NGAWI (Republik Jatim) Beberapa hari terakhir arus lalu-lintas di persimpangan Tugu Gading Kartonyono semrawut akibat lampu traffic light mati.
Matinya alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) disebabkan kabel bawah tanah yang tertanam putus setelah adanya proyek pengerukan pipa disepanjang jalan Yos Sudarso yang dilakukan perusahaan daerah air minum (PDAM) milik Pemkab Ngawi.
Kondisi lampu traffic light itu terjadi sejak lima hari terakhir tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Selain mengacaukan arus lalu lintas, matinya lampu di perempatan tersebut juga berpotensi rawan terjadinya kecelakaan.
"Untuk traffic light Kartonyono mati disebabkan karena ada pekerjaan proyek lain yaitu penggalian pipa PDAM, alat berat yang melakukan pengerukan memutuskan kabel sambungan" terang Agus Riyanto Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Ngawi, Kamis, (29/10/2020).
Ditambahkan Agus, kondisi di Tugu Kartonyono diperparah dengan datangnya hujan membuat galian pipa PDAM terendam air hingga kabel mengalami trouble serta korsleting. Untuk mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas saat ini dipasang papan himbauan keselamatan dari arah timur.
"Kita akan datangkan teknisi untuk memperbaiki troublenya kabel APILL dampak proyek penggalian pipa PDAM, Mudahan-mudahan secepatnya kembali normal," pungkasnya. (And)
Editor : Redaksi