Ajak Berkas Belum Lengkap Segera Dipenuhi, MWC NU Prambon Serahkan 64 Sertifikat Hak Wakaf Bertahap

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
WAKAF - Ketua MWC NU Prambon H Ashud didampingi Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) MWC NU Prambon M Tri Kisnomo Hadi menyerahan sertifikat hak wakaf di Kantor MWC NU Prambon, Minggu (08/02/2026).
WAKAF - Ketua MWC NU Prambon H Ashud didampingi Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) MWC NU Prambon M Tri Kisnomo Hadi menyerahan sertifikat hak wakaf di Kantor MWC NU Prambon, Minggu (08/02/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk kesekian kalinya, Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) MWC NU Prambon melaksanakan kegiatan penyerahan sertifikat hak wakaf, Minggu (08/02/2026). Dalam acara itu, dihadiri jajaran pengurus MWC NU Prambon, Camat Prambon, KUA Prambon dan BWI.

Kegiatan ini, menjadi bagian dari ikhtiar penertiban dan penguatan legalitas aset wakaf di wilayah Kecamatan Prambon. Harapannya, agar memiliki kepastian hukum dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan demi kemaslahatan umat.

Ketua LWP NU Prambon, M Tri Kisnowo Hadi SPd I mengatakan saat ini, tercatat sebanyak 64 bidang tanah wakaf telah keluar sertifikat hak wakaf. Dari jumlah itu, sebanyak lima sertifikat sudah dibagikan kepada nadzir dan pengelola terkait. 

"Sedangkan, untuk sisanya dijadwalkan dibagikan pada hari yang sama secara bertahap," ujar Ketua LWP NU Prambon, M Tri Kisnowo Hadi kepada republikjatim.com, Minggu (08/02/2026).

Selama ini, pengurus NU yang akrab disapa Mas Tri ini, selalu turut memberikan penjelasan terkait proses pendataan dan pengukuran bidang wakaf itu. Pihaknya, juga menyampaikan masih terdapat sejumlah berkas yang belum dapat dilanjutkan ke tahap sertifikasi meskipun pengukuran telah dilakukan.

"Berdasarkan datanya, terdapat sebanyak 15 berkas sudah dilakukan pengukuran. Tetapi, sampai saat ini belum ada tindak lanjut proses administrasinya. Bagi kami ini penting. Karena kelengkapan dokumen dan kejelasan status lahan menjadi syarat agar proses sertifikasi tidak terhambat selama proses pengajuan sertifikat," ungkap aktivis yang juga alumni Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) ini.

Selain itu, lanjut Tri terdapat pula dua berkas yang harus dicabut dari permohonan pengajuan. Hal ini, karena objek tanah masih menyatu dengan bangunan rumah wakif.

"Dampaknya, belum memenuhi syarat pemisahan bidang untuk didaftarkan sebagai tanah wakaf tersendiri. Makanya, kami (LWP MWC NU Prambon) terus mendorong para pengelola wakaf agar melengkapi persyaratan administrasi itu. Harapannya, agar seluruh aset wakaf dapat segera memiliki sertifikat resmi," tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua MWC NU Prambon, H Ashud MPd I. Pihaknya sangat mengapresiasi gebrakan yang sudah dilaksanakan LWP MWC NU Prambon yang mampu menggerakkan para takmir untuk mengurus sertifikat wakaf secara serentak.

"Karena bagi kami tugas mulia ini tidak mudah. Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebagai kewajiban pemohon sertifikat," paparnya.

Begitu juga Camat Prambon, Herry Santoso menekankan agar para takmir musala dan masjid dapat merangkul para pemuda di sekitarnya.

"Langkah ini diharapkan memperkuat perlindungan hukum aset wakaf sekaligus menunjang program pemberdayaan umat berbasis wakaf di wilayah Prambon," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Bebas Banjir dan Limbah Industri, Pemkab Sidoarjo Kerahkan 8 Ekskavator Bersihkan Sungai Candi dan Tanggulangin

Bebas Banjir dan Limbah Industri, Pemkab Sidoarjo Kerahkan 8 Ekskavator Bersihkan Sungai Candi dan Tanggulangin

Senin, 21 Sep 2026 20:31 WIB

Senin, 21 Sep 2026 20:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang datangnya musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tancap gas melakukan langkah preventif untuk mencegah…

Kasus TKD Damarsi Buduran Jadi Rumah Kos Elit Jalan di Tempat, Warga Ancam Demo Kejari Sidoarjo Berjilid-Jilid

Kasus TKD Damarsi Buduran Jadi Rumah Kos Elit Jalan di Tempat, Warga Ancam Demo Kejari Sidoarjo Berjilid-Jilid

Senin, 21 Sep 2026 12:53 WIB

Senin, 21 Sep 2026 12:53 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penanganan kasus dugaan alih fungsi Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran menjadi kawasan rumah kos elit yang…

Pesta Rakyat Durungbedug Pecah, CFD Perdana Bertabur 360 UMKM, Wabup Mimik Tawari Modal Usaha Bunga 2 % Tanpa Jaminan

Pesta Rakyat Durungbedug Pecah, CFD Perdana Bertabur 360 UMKM, Wabup Mimik Tawari Modal Usaha Bunga 2 % Tanpa Jaminan

Minggu, 20 Sep 2026 18:28 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 18:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Jalan Raya Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, Sidoarjo mendadak riuh dan dipenuhi lautan manusia, Minggu (20/09/2026) pagi. …

Sapa Warga Banjarbendo hingga Urangagung, Bupati Subandi Serahkan Bantuan Kursi Roda 5 Warga Sidoarjo Kota

Sapa Warga Banjarbendo hingga Urangagung, Bupati Subandi Serahkan Bantuan Kursi Roda 5 Warga Sidoarjo Kota

Sabtu, 19 Sep 2026 18:34 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 18:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi kembali turun langsung ke masyarakat untuk menyerahkan bantuan alat bantu mobilitas berupa kursi roda…

Dedikasi Kemanusiaan 5.286 Pendonor Darah Sidoarjo Terima Penghargaan, Bupati Subandi Ajak Warga Tak Lelah Bantu Sesama

Dedikasi Kemanusiaan 5.286 Pendonor Darah Sidoarjo Terima Penghargaan, Bupati Subandi Ajak Warga Tak Lelah Bantu Sesama

Sabtu, 19 Sep 2026 18:01 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 18:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyerahkan tanda penghargaan kepada 5.286 pendonor darah sukarela dalam rangka …

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) menggelar…