Pertanyakan Perkembangan Laporan, Warga Banjarkemantren Persoalkan Pungli Rp 200.000 - Rp 600.000 BLTS Kesra

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PUNGLI - Sejumlah tokoh masyarakat (Tomas) Desa Kemantren, Kecamatan Buduran mendatangi Polresta Sidoarjo mempertanyakan perkembangan laporan dugaan Pungli penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra), Selasa (10/02/2026).
PUNGLI - Sejumlah tokoh masyarakat (Tomas) Desa Kemantren, Kecamatan Buduran mendatangi Polresta Sidoarjo mempertanyakan perkembangan laporan dugaan Pungli penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra), Selasa (10/02/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah warga dan Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo mendatangi tim penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo, Selasa (10/02/2026). Mereka mempertanyakan perkembangan kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang diduga dilakukan oknum perangkat desa setempat yang menjabat Kepala Dusun (Kasun) Pandean, terhadap beberapa penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) baik yang mengambil di Kantor Pos maupun di Balai Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran.

Rombongan ini mempertanyakan perkembangan berkas pelimpahan kasus dugaan tindak korupsi berupa dugaan Pungli itu dari Polda Jatim. Terutama soal, dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) yang diduga dilakukan salah satu oknum Kepala Dusun (Kasun) Pandean, Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Warga terpaksa melaporkan ulah oknum perangkat desa ini ke penyidik Reskrim, Polda Jatim. Hal ini, setelah oknum perangkat desa ini, diduga melakukan pungutan liar (Pungli) atau pemotongan kepada puluhan warga yang menerima BLTS Kesra. Nilai potongan itu beragam mulai dari Rp 200.000 hingga Rp 600.000 per penerima dari bangunan sebesar Rp 900.000 per penerima.

"Hari ini, kami kesini (Polresta) untuk mendampingi korban (pungli) dalam rangka menanyakan kasus pemotongan BLTS Kesra yang diduga dilakukan salah satu oknum Kadus Pandean," ujar Koordinator Warga Banjarkemantren,  Indra Sution kepada republikjatim.com, Selasa (10/02/2026).

Lebih jauh, Indra yang juga Koordinator Laskar Pejuang Masyarakat (LPM) Desa Banjarkemantren ini, usai keluar dari Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo menguraikan oknum Kadus Pandean dilaporkan ke Polda Jatim pada tanggal 2 Januari 2026 lalu atas kasus dugaan melakukan tindak pidana korupsi Pungli penerima BLTS Kesra itu. Laporan itu, sesuai dalam Undang Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Kami ke Polresta Sidoarjo ini, setelah kami menerima surat pemberitahuan perkembangan penanganan laporan yang dilimpahkan dari penyidik Polda Jatim ke Polresta Sidoarjo pada tanggal 29 Januari 2026 kemarin. Kami hanya ingin tahu kepastian proses penyelidikannya sampai mana," ungkapnya.

Namun sayangnya, kata Indra warga Desa Banjarkemantren harus memendam rasa kecewa setelah mendapat kabar dari bagian pelayanan Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo yang belum menerima surat pelimpahan berkas laporan kasus dugaan Pungli itu dari penyidik Polda Jatim.

"Akhirnya, kami bersama para korban membuat pengaduan (laporan) baru ke Polresta Sidoarjo soal dugaan pemotongan BLTS Kesra bagi warga Desa Banjarkemantren Tahun Anggaran (TA) 2025 yang diduga dilakukan  oknum Kasun Pandean itu," tegasnya.

Laporan itu, lanjut Andik disampaikan para korban di ruang layanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Sidoarjo. Pihaknya juga meminta membuat surat pengaduan baru itu yang ditujukan kepada Kapolresta Sidoarjo. 

"Sekarang kami dan warga lainnya hanya bisa menunggu perkembangan laporan baru itu sekaligus menunggu berkas pelimpahan dari Polda Jatim. Kami sepakat kasus ini akan kami kawal hingga selesai agar tidak ada korban lainnya. Karena penerima BLTS Kesra merupakan warga yang membutuhkan secara ekonomi," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Terbukti Bersalah Korupsi Rusunawa Tambahsawah, 4 Mantan Kadis P2CKTR Sidoarjo Diganjar 2 Tahun Denda Rp 50 Juta

Terbukti Bersalah Korupsi Rusunawa Tambahsawah, 4 Mantan Kadis P2CKTR Sidoarjo Diganjar 2 Tahun Denda Rp 50 Juta

Rabu, 11 Mar 2026 18:42 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 18:42 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak empat mantan Kepala Dinas (Kadis) Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (P2CKTR) Pemkab Sidoarjo divonis…

PWI Sidoarjo Tebarkan Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Berbagi Ratusan Paket Takjil ke Pengguna Jalan

PWI Sidoarjo Tebarkan Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Berbagi Ratusan Paket Takjil ke Pengguna Jalan

Selasa, 10 Mar 2026 21:20 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 21:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kekompakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo memang tak diragukan lagi. Termasuk, dalam kegiatan yang…

Pimpinan Beserta Staf Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Pimpinan Beserta Staf Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Senin, 09 Mar 2026 23:46 WIB

Senin, 09 Mar 2026 23:46 WIB

Pimpinan Beserta Staf Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkab Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul…

Kawal Kasus TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elit, Perwakilan Warga Luruk Kejari Sidoarjo Penyidik Janji Panggil Pengembang

Kawal Kasus TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elit, Perwakilan Warga Luruk Kejari Sidoarjo Penyidik Janji Panggil Pengembang

Senin, 09 Mar 2026 21:03 WIB

Senin, 09 Mar 2026 21:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sekitar 11 orang perwakilan warga Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Senin…

Berbagi Jelang Lebaran, Smamda Sidoarjo Bagikan 750 Paket Zakat dan Parsel untuk Warga 4 RT di Sekitar Sekolah

Berbagi Jelang Lebaran, Smamda Sidoarjo Bagikan 750 Paket Zakat dan Parsel untuk Warga 4 RT di Sekitar Sekolah

Senin, 09 Mar 2026 10:38 WIB

Senin, 09 Mar 2026 10:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo kembali menunjukkan kepedulian sosialnya…

Usut Dugaan Korupsi TKD Damarsi, Tim Penyidik Kejari Sidoarjo Mulai Cek Rumah Kos Elit Minta Detail Bukti Pembayaran

Usut Dugaan Korupsi TKD Damarsi, Tim Penyidik Kejari Sidoarjo Mulai Cek Rumah Kos Elit Minta Detail Bukti Pembayaran

Minggu, 08 Mar 2026 20:35 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 20:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus mendalami kasus dugaan korupsi tata kelola Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi,…