Sidoarjo (republikjatim.com) - Dengan hanya berbekal KTP, para pelajar (calon mahasiswa) asal Kecamatan Wonoayu dapat mengikuti rapid test. Ini menyusul surat keterangan hasil pemeriksaan rapid test saat ini dibutuhkan pelajar sebagai kelengkpan administrasi untuk mendaftar pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Atas kebutuhan itu, UPT Puskesmas Wonoayu sebagai kepanjangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo memberikan pelayanan rapid test secara gratis.
Kepala UPT Puskesmas Wonoayu, dr B Irawaty R mengatakan kegiatan ini program Dinkes Pemkab Sidoarjo dalam memberikan kemudahan kepada pelajar. Terutama pelajar yang membutuhkan surat keterangan hasil rapid test sebagai sarat administrasi mendaftar ke jenjang pendidikan selanjutnya. Selain itu, juga dimungkinkan sebagai scraning.
"Rapid test yang dilaksanakan di halaman Puskesmas Wonoayu ini juga untuk mendeteksi kondisi warga. Kegiatan ini sebagai salah satu upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujarnya kepada republikjatim.com, Rabu (15/07/2020) saat memantau rapid test.
Irawaty menjelaskan para pelajar memiliki kesempatan (waktu) mengikuti rapid test selama 3 hari ke depan. Sedangkan kuota peserta yang tersedia hanya 50 orang setiap hari.
"Tapi, tidak menutup kemungkinan kalau ada penambahan kuota jika peminatnya melebihi kuota bakal bisa ditambah," tegasnya.
Sementara Sekretaris UPT Puskesmas Wonoayu, Budiono menegaskan jika masih ada permintaan pelajar ikut rapid test gratis ini bakal langsung diusulkan. Hal ini jika ada permintaan rapid test masih banyak dan melebihi kuota yang ditetapkan.
"Kalau ada tambahan akan kami usulkan ke Dinkes. Seperti waktu rapid test di Kecamatan kemarin. Dari 300 kuota yang disediakan, karena masih banyak warga yang ingin mengikuti rapid test maka kami usulkan. Hasilnya, tambahannya rapid testnya dilaksanakan di Puskesmas hingga seluruhnya mencapai 400 orang peserta itu," tandasnya. Rto/Hel/Waw
Editor : Redaksi