Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Desa (Pemdes) Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo akhirnya menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap II. Pencairan. BLT DD Tahap dua ini untuk 108 warga desa setempat yang terdampak Covid-19.
Dalam pembagian BLT DD itu, Pemdes Temu juga menerapkan sejumlah protokol kesehatan. Karena itu, pembagian BLT DD tahap dua ini mendapatkan apresiasi dari Kepala Desa (Kades) Temu, Salikan.
"Kami berpesan agar warga tetap melaksanakan protokol kesehatan saat di rumah. Mulai memakai masker, hand sanitizer, petugas mengukur suhu tubuh serta duduk berjarak itu sudah bagus. Saya berharap ini juga dilakukan saat di luar dan di rumah, agar kita tetap sehat," pintahnya Salikan, Rabu (24/06/2020) seusai menyerahkan BLT DD tahap dua.
Salikan menjelaskan untuk 108 warganya yang menerima BLT DD Tahap dua masing-masing Rp 600.000 agar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok hidup sehari-hari. Meski banyak barang-barang menarik perhatian di sejumlah toko.
"Saya berpesan, agar bapak dan ibu benar-benar memanfaatkan uang itu untuk hal yang bermanfaat. Yakni untuk kebutuhan pokok sehari-hari. Jangan untuk belanja barang-barang yang kurang bermanfaat. Mengingat saat ini masa pandemi Covid-19 situasinya banyak keterbatasan," pintahnya.
Sementara Sekdes Temu, Edy Purwanto menegaskan penetapan jumlah penerima 108 orang itu berdasarkan hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Jumlah prosentasenya maksimal 25 persen dari jumlah Dana Desa (DD) yang ada. Sedangkan DD yang diterima desa dari pusat sebesar Rp 781 juta.
"Kami ingin memaksimalkan kesejahteraan semua warga. Maka kami memaksimalkan anggaran yang diperbolehkan regulasi untuk diperbantukan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 melalui BLT DD dalam 3 tahap. Yakni 25 persen dari Dana Desa yang ada dengan total mencapai Rp 194,4 juta," tandasnya. Rto/Hel/Waw
Editor : Redaksi