Sidoarjo (republikjatim.com) - Nyonya Kasminah, warga Jalan Ngingas Selatan Baru RT 02 RW 01, Desa Ngingas Kecamatan Waru, Sidoarjo mengalami luka babras di sekujur tubuhnya. Ibu rumah tangga ini, terluka lantaran terseret motor jambret saat mempertahankan kalung emas 16 gram miliknya.
Saat dijambret di jalan desa itu, korban tak mau kehilangan kalung emas miliknya itu. Sehingga saat kalung dijambret dan dibawa kabur, korban berusaha mempertahankannya hingga terluka itu.
Aksi kejahatan jalanan itu bermula saat dua pelaku menggunakan motor Honda Beat Putih Biru berada di sekitar Jalan Ngingas Selatan Baru. Saat itu pelaku berpura-pura membeli minuman di warung korban. Tak lama pelaku pergi, lalu kembali lagi memanggil korban.
"Kedua pelaku ini berpura-pura mencari tukang pijat di sekitar lokasi. Waktu itu, ibu saya tidak curiga sama sekali," kata anak korban, Adi Minggu (21/06/20).
Saat itu, lanjut Adi korban keluar dari warung dan bermaksud menunjukkan rumah tukang pijat yang kebetulan tidak jauh dari warung korban. Saat menunjukkan arah rumah tukang pijat itu, pelaku yang masih duduk di atas motor yang masih menyala itu langsung menarik kalung korban.
"Sadar kalungnya ditarik, spontan ibu langsung berusaha menarik motor pelaku sambil berteriak maling. Bahkan ibu sampai terseret motor pelaku hingga puluhan meter. Akhirnya ibu tak kuat menahan rasa sakit saat terseret dan melepas motor pelaku itu. Sekarang ibu menderita luka memar dan lecet mulai dari bahu sampai ujung kaki," ungkapnya.
Sementara akibat aksi jambret itu, kalung korban sebesar 16 gram lenyap dibawa kabur pelaku. Aksi pelaku sempat terekam CCTV rumah warga sekitar. Sayangnya, plat nomor motor pelaku tak dapat dikenali. Selain itu, korban tidak melapor atas kejadian itu lantaran tidak memiliki petunjuk lebih terkait aksi jambret itu.
"Waktu itu, kami (keluarga) juga panik. Kami lebih mengutamakan merawat ibu. Karena saat ini, ibu masih agak trauma," tandas Adi. K2/Yan/Waw
Editor : Redaksi