Sidoarjo (republikjatim.com) - Seorang penjual Es Tape, Edi Susanto (51) warga Desa/Kecamatan Krembung, Sidoarjo ditemukan tewaa mendadak di tepi jalan di depan SDN Mojoruntut II, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, Selasa (12/05/2020). Diduga korban tewas mendadak karena sakit kencing manis dan hipertensi yang dideritanya sejak Tahun 1996 kambuh.
"Saya sudah melarang Bapak untuk tidak berjualan. Karena sejak beberapa hari kemarin mengeluhkan sakit. Tapi Bapak tetap memaksa berjualan Es Tape," ujar Putri Dwi Natalia anak kandung korban, Selasa (12/05/2020).
Kapolsek Krembung, AKP Purwanto mengungkapkan berdasarkan keterangan Putri Dwi Natalia (18) dan M Chandra Purwanto yang tak lain anak kandung korban menyebutkan korban sebelumnya memiliki riwayat kencing manis dan hipertensi sejak Tahun 1996 lalu. Bahkan dua hari sebelumnya, korban sempat beberapa kali mengeluh sakit.
"Makanya anak korban sudah melarang berjualan, tapi korban tetap memaksa untuk berjualan Es Tape hingga ditemukan tak bernyawa itu," kata mantan Kanit Intel Polsekta Sidoarjo.
Purwanto menegaskan usai mendapat laporan ada warga tewas mendasak petugas Polsek Krembung dan tim inafis Polresta Sidoarjo menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu berkoordinasi dengan puskesmas serta perangkat desa setempat. Kemudian, secara bersama-sama menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) mendatangi lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban.
"Jenazah korban dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Poronf untuk divisum. Tapi pihak keluarga menolak dan tidak mau divisum. Itu dibuktikan dengan membuat surat pernyataan. Setelah itu korban dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai protokol kesehatan," pungkasnya. Yan/Waw
Editor : Redaksi