Sidoarjo (republikjatim.com) - Kecelakaan terjadi di jalur Sidoarjo - Krian, Desa Lebo, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo, Jumat (13/03/2020) malam. Dalam kecelakaan adu moncong ini, diduga disebabkan kurang hati-hatinya pengendara motor.
Akibat kecelakaan ini, selain bodi depan Toyota Rush ringsek juga menyebabkan motor Honda Mega Pro hancur hingga tak berbentuk lagi. Selain itu, juga mengakibatkan dua pengendara motor mengalami luka- luka.
Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni motor Honda Mega Pro bernopol S 6377VG yang dikendarai Muhammad Ilham F (15) warga Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Mojokerto. Sedangkan lawannya, mobil Toyota Rush bernopol W 846 XI yang dikemudikan M Rifai (62) warga Desa Modong, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo.
"Dugaan sementara berdasarkan hasil olah TKP faktor penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor," terang Kanit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo, AKP Sugeng Sulistyono kepada republikjatim.com, Jumat (13/03/2020) malam.
Lebih jauh, Sugeng menceritakan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Mega Pro berjalan dari arah Barat (Krian) menuju Timur (Sidoarjo). Tepat di TKP, diduga mendadak motor oleng ke kanan (selatan). Akibatnya bertabrakan dengan Toyota Rush yang berjalan dari arah timur ke barat (berlawanan).
"Motor rusak berat karena jenis tabrakannta merupakan tabrakan depan (adu moncong)," tegasnya.
Dua korban yang mengalami luka-luka yakni pengendara motor yang masih berstatus pelajar dan temannya yang dibonceng Muhammad Ipung Wijaya (15) warga Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Keduanya mengalami luka ringan.
"Usia mengevakuasi korban kami menggelar olah TKP, mencari dan menyita barang bukti, mencari saksi-saksi, meminta visum luka dan melakukan penyidikan lebih lanjut. Karena kasus ini ditangani Unit Laka Satuan Lantas Polresta Sidoarjo," tandasnya. Yan/Waw
Editor : Redaksi