Sidoarjo (republikjatim.com) - Kecelakaan beruntun terjadi di JL Raya Surabaya - Mojokerto, tepatnya di Dusun Kendal, Desa Bakungpringgondani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Jumat (13/03/2020). Dalam kecelakaan karambol yang melibatkan 3 motor sekaligus ini, menyebabkan tiga pengendara motor terluka.
Salah satu korbannya adalah Devita Putri Ramdani (14) siswi SMPN 2 Balongbendo warga Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Korban yang hendak berangkat sekolah ini mengalami kecelakaan hingga terluka di bagian kedua kakinya.
"Korban yang masih siswi SMP tadi harus dibopong karena terluka di kedua kakinya," terang saksi Artati kepada republikjatim.com, Jumat (13/03/2020).
Artati yang tak lain pemilik warung di Jembatan Kendal ini menceritakan kecelakaan berawal saat motor Honda Beat merah bernopol W 5618 ZY yang dikendarai Devita Putri Ramdani (14) menyeberang dari arah utara ke selatan. Pada saat bersamaan, dari arah barat (Mojokerto) menuju timur (Surabaya) melaju dengan kecepatan tinggi motor Honda Vario hitam bernopol W 2666 VW yang dikendarai Muchammad Fadli (42) warga Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo berjajar dengan motor Honda Kharisma hitam bernopol S 4873 NJ yang dikendarai Ali Musthofa (44) warga Dusun Kalitengah, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Mojokerto dengan kecepatan tinggi. Kedua motor ini menabrak motor pelajar yang sudah menyeberang sampai di tengah jalur propinsi itu.
"Akibatnya motor Honda Vario terpental ke selatan 5 meter hingga kondisi motor hancur tak berbodi. Sedangkan pengendaranya Muchammad Fadli mengalami luka kaki kiri patah. Sedangkan pengendara motor Honda Kharisma Ali Musthofa hanya mengalami luka lecet ringan di pergelangan tangan dan kaki," imbuhnya.
Sementara petugas Polsek Balongbendo, Aiptu Asrori yang tiba di TKP berusaha mengurai kemacetan lajur dari Mojokerto dan Surabaya. Menurutnya, korban yang masih siswi SMP dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk ditangani tim medis.
"Penyebab kecelakaan diduga kurang hati-hatinya pengendara motor saat menyeberang itu. Apalagi dia pelajar yang masih SMP disarankan untuk menggunakan helem atau diantar orangtua saat berangkat sekolah," tegasnya.
Usai para korban dievakuasi kata Asrori petugas Lantas Polsek Balongbendo masih menyelidi penyebab utama kecelakaan ini. Selain itu menggelar olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Sedangkan untuk ketiga bangkai motor yang terlibat kecelakaan karambol diamankan ke Polsek Balongbendo," tandasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi