Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk mewujudkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) lebih baik, Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin meminta semua pihak saling mendukung. Salah satunya dukungan itu dari pemerintah desa.
"Anggaran desa (APBDes) dapat dipergunakan bagi pengembangan dan kemajuan PAUD yang ada di desa," katanya saat menghadiri Sosialisasi Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 50 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Aula Delta Graha, Pemkab Sidoarjo, Kamis (05/03/2020).
Lebih jauh, Wabup yang akrab dipanggil Cak Nur ini menjelaskan dana desa memungkinkan untuk mendukung pengembangan PAUD. Yakni APBDes diplotting (direncanakan) untuk kegiatan pendidikan (PAUD). Oleh karenanya diharapkan terjadi kerjasama yang baik antara pengurus PAUD dan pemerintah desa.
"Dana APBDes baik dari pusat maupun dari kabupaten dan ADD itu yang bisa diplotting untuk kegiatan yang ada di lembaga pendidikan ibu-ibu, tinggal komunikasinya yang baik," imbuhnya.
Wabup menguraikan secara regulasi, APBDes memungkinkan untuk dipergunakan membantu PAUD. Hal itu, tinggal komunikasi yang baik. Ada sinergi bersama mewujudkan lembaga pendidikan dapat berjalan lebih baik lagi. Menurutnya pemerintah desa tidak akan rugi membantu keberadaan lembaga pendidikan seperti PAUD.
"Manfaatnya sangat besar dalam mencetak generasi yang akan datang. Keberadaan lembaga PAUD sangat diperlukan. Pendidikan usia emas sangat menentukan pendidikan di masa mendatang. Sejak dini, anak harus lebih banyak diajarkan kebiasaan baik. Ini dapat dimulai dari PAUD. Aktivitas-aktivitas baik harus diajarkan agar menjadi kebiasaan di masa mendatang serta anak-anak lebih condong ke sesuatu yang positif dan bermanfaat untuk cita-citanya," tegasnya.
Wabup menyakini jika penanganan anak-anak berjalan baik, maka perkembangan pendidikan anak-anak dapat berjalan baik. Untuk menciptakan keadaan yang lebih baik di masa datang, kuncinya mempersiapkan generasi saat ini. Apalagi perkembangan teknologi saat ini yang sangat luar biasa. Bagi Wabup generasi hebat dilahirkan dalam keluarga dan lembaga pendidikan yang hebat.
"Generasi hebat adalah generasi yang tidak hanya memiliki intelektual yang luar biasa saja. Tetapi generasi yang juga memilki spiritual yang baik," paparnya.
Untuk itu, Cak Nur meminta sejak kecil anak-anak tidak hanya dilatih untuk memiliki intelektual yang baik. Namun dilatih akhlak yang mapan. Kedua-keduanya harus dipersiapkan sedari dini.
"Generasi seperti inilah generasi yang ditunggu-tunggu sekarang ini. Dengan generasi ini akan dapat menjawab permasalahan yang ada. Mulai dari PAUD kita akan menyiapkan generasi yang akan datang dan siap menerima estafet kepemimpinan mendatang," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi