Tak Terima Saudara Ditelantarkan, Kakak Beradik Hajar Ipar 

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PENGEROYOK - Tersangka kasus pengroyokan, Tri Wahyudi Anto dan M Taufik digelandang anggota Polsek Krembung, Rabu (17/01/2018). Insert foto korban dirawat di Puskesmas Krembung.
PENGEROYOK - Tersangka kasus pengroyokan, Tri Wahyudi Anto dan M Taufik digelandang anggota Polsek Krembung, Rabu (17/01/2018). Insert foto korban dirawat di Puskesmas Krembung.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kakak beradik Tri Wahyudi Anto (32) dan M.Taufik (23) keduanya warga RT 10, RW 05, Desa Kedungrawan, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo terpaksa berurusan dengan petugas polsek Krembung. Mereka berdua mengeroyok dan menganiaya, Bambang Irawan (29) tukang tambal ban warga RT 13, RW 07, Dusun Kates, Desa Wangkal, Kecamatan Krembung yang tak lain masih adik iparnya sendiri suami dari Kumalasari (23). Kini, kedua tersangka meringkuk dibalik jeruji besi Polsek Krembung untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Aksi pengeroyokan yang dilakukan kakak beradik ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Hal itu dipicu korban diduga menelantarkan istrinya yang tak lain saudara kedua tersangka. Kedua tersangka merasa sakit hati dan menganiaya korban hingga mengalami luka sobek di bagian pelipis mata dan berlumuran darah.

Awalnya, Senin (15/01/2018) korban beserta temannya Ismail (26) sedang nongkrong di pinggir jalan yang tidak jauh dari rumahnya. Saat duduk-duduk di atas jok motor, tiba-tiba dihampiri Tri Wahyudi Anto, M Taufik dan rekan-rekannya. Seperti jagoan, tersangka Tri Wahyudi Anto langsung turun dari jok motornya sambil bertanya pekerjaan korban apa dan dimana. Saat itu korban menjawab tidak bekerja karena habis sakit. Tanpa basa-basi, tersangka Tri Wahyudi Anto langsung melayangkan bogem mentah berungkali ke wajah korban hinggah terjatuh dari atas jok motornya.

Melihat korban tidak berdaya dan terjebur ke parit (got) tersangka M Taufik langsung memukuli serta menendang tubuh korban. Tidak hanya itu, korban sempat berusaha berdiri. Namun kedua tersangka semakin beringas tetap memukuli dan menendang tubuh korban berulangkali hingga berlumuran darah.

"Karena merasa kesakitan dan sempoyongan, korban berusaha lari menyelamatkan diri ke arah utara (Dusun Kates). Dengan wajah berlumuran darah, seketika peristiwa yang baru saja menimpah korban dilaporkan ke Polsek Krembung," terang Kapolsek Krembung AKP Saadun kepada republikjatim.com, Rabu (17/01/2018).

Menurut mantan Kasat Lantas Polres Probolinggo ini, motif prnganiayaan kedua tersangka didasari dendam dan sakit hati. Hal itu dipicu korban diduga melantarkan istrinya yang tak lain saudara kedua tersangka.

"Kedua tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang Tindak Pidana Pengroyokan. Sedangkan sebuah cicin diamankan sebagai barang bukti," ungkapnya.

Sementara tersangka, Tri Wahyudi Anto dihadapan penyidik mengaku dirinya bersama adiknya merasa sakit hati dan dendam kepada korban karena saudaranya ditelantarkan korban.

"Sengaja saya aniaya biar tahu rasa. Sebab selama ini tidak pernah, mengurusi istrinya (Kumalasari)," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Proyek Flyover Gedangan Makin Dekat Realisasinya, Pemkab dan BPN Sidoarjo Mulai Ukur 122 Bidang Lahan Terdampak

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 21:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk mengurai simpul kemacetan parah di jalur utama Surabaya - Sidoarjo terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten…

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Elektabilitas Partai Gerindra Naik 14,4 Persen di Sidoarjo, Rahmat Muhajirin : Bukti Program Presiden Diterima Warga

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tren positif terus ditunjukkan oleh Partai Gerindra di Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Accurate…

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Perketat Standar Makanan Santri dan Siswa, Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas Khusus Awasi Program MBG di Kota Delta

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengambil langkah tegas dan responsif untuk menjamin keamanan serta kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).…

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Kambuh Usai Keracunan MBG, Alami Trauma Makanan 45 Santri di Sidoarjo Kembali Dilarikan Lagi ke RSUD dan RSI Siti Hajar

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Duka dan trauma akibat insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sepenuhnya usai bagi para santri Pondok Pesantren…

Sentuhan Hangat Pemkab Sidoarjo, Wabup Mimik Salurkan Bantuan 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Sentuhan Hangat Pemkab Sidoarjo, Wabup Mimik Salurkan Bantuan 300 Janda Perintis Kemerdekaan dan Warakawuri

Selasa, 08 Sep 2026 17:18 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 17:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen dan perhatian mendalamnya terhadap para pendamping setia pejuang…

Dana Rp 23 M Nganggur 12 Tahun, DPRD Sidoarjo Desak Dikbud Konsultasi Kemendikbud Manfaatkan Tunjangan Guru Terpencil

Dana Rp 23 M Nganggur 12 Tahun, DPRD Sidoarjo Desak Dikbud Konsultasi Kemendikbud Manfaatkan Tunjangan Guru Terpencil

Selasa, 08 Sep 2026 16:56 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 16:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo menyoroti mandeknya penyaluran…