Lagi, Pengungsi Wamena Tiba di Kampung Halaman Ponorogo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SAMBUT - Sejumlah keluarga menyambut kedatangan para pengungsi dari Wamena di Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial P3A) Pemkab Ponorogo, Kamis (03/10/2019) malam.
SAMBUT - Sejumlah keluarga menyambut kedatangan para pengungsi dari Wamena di Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial P3A) Pemkab Ponorogo, Kamis (03/10/2019) malam.

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Setelah Kamis (03/10/2019) dini hari, sebanyak tujuh orang pengungsi tiba di Ponorogo, kali ini kembali menyusul lima pengungsi Wamena tiba di Ponorogo. Kelima orang dari Wamena ini pulang ke Ponorogo terbagi dalam dua kloter. Kloter pertama turun di Bandara Juanda, Sidoarjo tiga orang dan kloter kedua turun di Bandara Abdul Rahman Saleh, Malang berjumlah dua orang, Kamis (03/10/2019) malam.

Kelima pengungsi ini diterima Dinas Sosial Provinsi Jatim dan diantar ke Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial P3A) Pemkab Ponorogo. Kedatangan mereka dari Wamena langsung disambut Kepala Dinas Sosial P3A Pemkab Ponorogo, Supriyadi. Selanjutnya, mereka diantar ke rumah asalnya masing-masing dan diserahkan ke pihak keluarga atau kerabatnya.

Kelima pengungsi ini adalah Susarno (42), Masruroh (37), Yafi (3,5), Sujak dan Sukanti. Diketahui Susarno, Masruroh dan Yafi ini satu keluarga. Satu keluarga ini akan pulang ke RT 2 RW 2 Dusun Sembung Desa/Kecamatan Bungkal. Sedangkan Sujak akan pulang ke Desa Jarak, Kecamatan Siman. Sementara Sukanti akan pulang ke Desa/Kecamatan Mlarak, Ponorogo.

"Susarno di Wamena kerja di bangunan dan Masruroh sebagai guru," kata Siti yang tak lain ibu kandung Masruroh.

Susarno dan keluarganya ketika datang dan ketemu ibu kandungnya langsung pecah isak tangisnya. Dia mengaku sudah seminggu di pengungsian.

"Saya sudah seminggu di pengungsian yaitu di Polres dan dilanjut di Kodim Wamena. Kemudian pindah ke Sentani dan baru pulang. Yang di pengungsian masih banyak di Sentani saja ada 200 orang lebih dari Ponorogo. Karena ada paguyuban. Pokoknya yang penting harapan mereka dipulangkan," pintahnya.

Hal yang sama disampaikan Masruroh. Dia mengaku cemas tinggal di Bonbon Wamena karena ada kerusuhan dan penjarahan. Awal mulainya itu Senin tanggal 23 September 2019 kemarin.

"Pokoknya usai upacara langsung kayak orang demo karena perusuh menggunakan seragam SMA. Ruko depan rumah dibakar, teras rumahku dirusak termasuk harta kami dijarah sekaligus motor juga ikut dijarah," ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial P3A Pemkab Ponorogo, Supriyadi menegaskan ada 3 gelombang pengungsi yang bakal datang di Ponorogo. Gelombang pertama ada 2 orang, gelombang kedua ada 7 orang dan gelombang ketiga ada sebanyak lima warga ini. Ditanya soal masih ada yang akan dipulangkan lagi, Supriyadi mengaku belum tahu. Alasannya, infornasi kepulangan ini dari Dinas Sosial Provinsi Jatim mendadak atau spontan.

"Pemberitahuan pulangnya kelima warga ini baru dapat kabar pukul 17.00 WIB. Semua akan diantar ke rumah masing-masing. Semua akan didata. Kami beri bantuan berupa bahan makan dan kebutuhan sehari -hari serta kesehatannya dicek," papar mantan Kabag Humas Protokoler Pemkab Ponorogo ini.

Selain itu, Supriyadi menyampaikan ketujuh orang yang pulang dini hari sudah trauma di Wamena. Ketujuh orang yang pulang itu, sudah tidak akan kembali lagi ke Wamena.

"Dari informasi warga yang pulang masih ada warga Ponorogo yang berada di pengungsian. Tapi nggak tahu pulang ke Ponorogo atau tidak?," pungkasnya. Mal/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Waspadai Ancaman Sesar Waru M 6,8, BMKG dan Pemkab Sidoarjo Gembleng Warga Lewat Sekolah Lapang Gempa

Waspadai Ancaman Sesar Waru M 6,8, BMKG dan Pemkab Sidoarjo Gembleng Warga Lewat Sekolah Lapang Gempa

Sabtu, 17 Okt 2026 21:26 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 21:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keberadaan struktur patahan aktif Sesar Waru yang melintasi wilayah Kabupaten Sidoarjo kini menjadi perhatian serius.…

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memperingati Hari Ulang Tahun ke 75 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Kabupaten Sidoarjo…

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum krusial untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa dari ancaman bahaya…

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Pangan dan Pertanian…

Sambangi Industri Sepeda Terbesar Asia di Sidoarjo, Wapres Gibran Dorong Selaraskan Pendidikan Vokasi dan Dunia Kerja

Sambangi Industri Sepeda Terbesar Asia di Sidoarjo, Wapres Gibran Dorong Selaraskan Pendidikan Vokasi dan Dunia Kerja

Sabtu, 17 Okt 2026 12:35 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat…

Kisah "ROKET" dan Mitos BPJS Bikin Penyakit Gatal Minta Dirawat di IGD serta Layanan Tanpa Tunggakan ala RSI Siti Hajar

Kisah "ROKET" dan Mitos BPJS Bikin Penyakit Gatal Minta Dirawat di IGD serta Layanan Tanpa Tunggakan ala RSI Siti Hajar

Sabtu, 17 Okt 2026 06:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 06:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kerap diwarnai dengan cerita-cerita unik di masyarakat. Direktur …