Dua Komplotan Rampok Nasabah Bank Ditembak, 1 Tewas 1 Terluka 4 DPO

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DITEMBAK - Tersangka perampokan nasabah bank, Muzammil (30) warga Dusun Muragung, Kelurahan Sanggra Agung, Kecamatan Socah, Bangkalan ditembak kaki kanannya karena melawan saat ditangkap polisi, Kamis (08/08/2019) petang.
DITEMBAK - Tersangka perampokan nasabah bank, Muzammil (30) warga Dusun Muragung, Kelurahan Sanggra Agung, Kecamatan Socah, Bangkalan ditembak kaki kanannya karena melawan saat ditangkap polisi, Kamis (08/08/2019) petang.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Petugas Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo berhasil meringkus dua dari enam anggota komplotan jaringan perampok spesialis nasabah bank. Dua perampok itu, ditembak saat ditangkap. Hasilnya seorang tersangka ditangkap dalam keadaan hidup dengan kaki kanan tertembak timah panas. Selain itu, seorang tersangka lainnya ditembak hingga tewas saat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Kedua tersangka yang diringkus itu adalah Muzammil (30) warga Dusun Muragung, Kelurahan Sanggra Agung, Kecamatan Socah, Bangkalan yang tertembak kaki kanannya. Sedangkan rekannya, Muhib alias Munir (49) warga Dusun Labang Timur, Desa Labang, Kecamatan Labang, Bangkalan. Tersangka juga merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Pasuruan dalam kasus perampokan nasabah bank Tahun 2015 lalu.

"Tersangka Muhib saat ditangkap menabrakkan motornya ke anggota dan melawan dengan sajam. Karena membahayakan petugas dan sudah diberi tembakan peringatan, tersangka kabur dan menyerang petugas. Karena itu diberi tindakan tegas. Saat dibawa ke RS Bhayangkara tersangka meninggal dunia," terang Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho kepada republikjatim.com, Kamis (08/08/2019).

Lebih jauh, Zain menceritakan meski menangkap dua tersangka, Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR). Yakni menangkap 4 jaringan komplotan perampok lainnya. Mereka sudah ditetapkan menjadi DPO Polresta Sidoarjo. Keempat DPO itu adalah Muhammad, Mat Tinggal, Jupri dan Khusairi alias Siri. Keempat DPO ini merupakan warga Bangkalan, Madura.

"Keempatnya merupakan residivis kasus yang sama. Mereka beroperasi di wilayah Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya dan Mojokerto," imbuhnya.

Mantan Sekpri Kapolri ini menguraikan kasus di Sidoarjo komplotan rampok berjumlah 6 orang ini sudah 3 kali menjalankan aksinya di Sidoarjo selama 2019. Diantaranya karyawan Basnaz Sidoarjo dan nasabah Bank Jatim kerugian Rp 10 juta, JL Kampung Perumahan Kraton Regency, Krian nasabah BCA kerugian Rp 118 juta, dan terakhir karyawan PT Hasil Karya JL Bypass Krian nasabah BCA sebesar Rp 407 juta.

"Para tersangka bakal dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," tegasnya.

Dalam modusnya keenam komplotan itu bergiliran peran. Mulai dari joki, eksekutor hingga pemantau saat korban berada di dalam bank untuk memastikan uang yang diambil korban dari banknya masing-masing.

"Termasuk kedua tersangka dan keempat DPO bisa jadi joki maupun ekskutor perampasan," ungkapnya.

Sementara tersangka, Muzammil yang ditembak kaki kanannya mengaku terpaksa merampok karena kesulitan mencari kerja. Selain itu diajak rekan-rekannya itu.

"Ya terpaksa saja. Kalau ada kerjaan tidak merampok," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Bisa Tiru Program Warih Andono, Bupati Ajak Anggota Dewan Sidoarjo Manfaatkan Pokir untuk Betonisasi Jalan

Bisa Tiru Program Warih Andono, Bupati Ajak Anggota Dewan Sidoarjo Manfaatkan Pokir untuk Betonisasi Jalan

Minggu, 08 Feb 2026 20:34 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 20:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Jalan Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo sudah nyaman dilalui kendaraan roda dua, empat atau lebih. Jalan yang…

Bupati dan Baznas Sidoarjo Serahkan Bantuan Kursi Roda Sekaligus Janji Perbaiki 3 Rumah Warga Miskin di Gedangan

Bupati dan Baznas Sidoarjo Serahkan Bantuan Kursi Roda Sekaligus Janji Perbaiki 3 Rumah Warga Miskin di Gedangan

Minggu, 08 Feb 2026 19:56 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 19:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus direalisasikan. Sasarannya, rumah-rumah milik warga tidak mampu yang butuh…

Nyadran Nelayan Sidoarjo ke Makam Dewi Sekardadu di Kepentingan Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Nyadran Nelayan Sidoarjo ke Makam Dewi Sekardadu di Kepentingan Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Minggu, 08 Feb 2026 18:57 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 18:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ribuan Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Sidoarjo kembali menggelar tradisi Nyadran ke makam Dewi Sekardadu yang berada di Dusun…

Wabup Sidoarjo Tutup Tanggulangin Fair 2026 Lewat Riding Bersama Komunitas VW dan Vespa Kota Delta

Wabup Sidoarjo Tutup Tanggulangin Fair 2026 Lewat Riding Bersama Komunitas VW dan Vespa Kota Delta

Minggu, 08 Feb 2026 18:32 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 18:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana mengikuti kegiatan riding bersama komunitas Volkswagen (VW) dan Vespa. Kegiatan…

Lakon Semar Bangun Kayangan Ramaikan Pagelaran Wayang Kulit Rangkaian Harjasda ke 167 di Kota Delta

Lakon Semar Bangun Kayangan Ramaikan Pagelaran Wayang Kulit Rangkaian Harjasda ke 167 di Kota Delta

Minggu, 08 Feb 2026 17:54 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 17:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Pendopo Delta Wibawa disulap menjadi panggung budaya, Sabtu…

Kelebihan Beban, Perahu Sound Horeg Milik Warga Jombang Tenggelam saat Nyadran di Balongdowo Candi Sidoarjo

Kelebihan Beban, Perahu Sound Horeg Milik Warga Jombang Tenggelam saat Nyadran di Balongdowo Candi Sidoarjo

Minggu, 08 Feb 2026 00:22 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 00:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Puluhan warga Balongdowo berjibaku menyelamatkan seperangkat sound system (Horeg) yang diangkut sebuah perahu dari 39 Perahu…