Viralkan Video Hot di Medsos, Pemuda Ponorogo Diringkus Polisi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DIRINGKUS - Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant menunjukkan tersangka, CAP (21) dan barang kasus penyebaran video mesum di Medsos, Senin (22/07/2019).
DIRINGKUS - Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant menunjukkan tersangka, CAP (21) dan barang kasus penyebaran video mesum di Medsos, Senin (22/07/2019).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Tersangka CAP (21) warga Dusun Krajan, Desa Pulungmerdiko, Kecamatan Pulung, Ponorogo diringkus anggota Polres Ponorogo di Balongpanggang, Gresik, Sabtu (20/07/2019) kemarin. Tersangka dituding menyebarkan video hot kekasihnya di Media Sosial (Medsos).

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant mengatakan tersangka nekad menyebar video syur korban lantaran ajakan untuk berhubungan intim ditolak korban. Akibatnya, tersangka memviralkan video dan foto-foto milik korban di Medsos.

"Penangkapan tersangka ini berdasarkan laporan orangtua korban. Apalagi, tersangka dan korban sudah beberapa kali berhubungan intim. Pertama di rumah tersangka, kemudian beberapa kali di penginapan yang berada di sekitar obyek wisata Telaga Ngebel," terang AKBP Radiant kepada republikjatim.com, Senin (22/07/2019).

Radiant mengungkapkan penangkapan tersangka bermula saat Rabu (17/07/2019) sekira pukul 18.00 WIB orangtua korban mendapat informasi dari warga sekitar soal tersebarnya foto dan video asusila korban di Medsos. Selanjutnya orangtua korban menanyakan informasi itu kepada korban. Hasilnya, korban mengaku yang ada dalam foto dan video yang tersebar di Medsos itu adalah dirinya.

"Korban mengakui jika foto dan video itu pernah dikirimkan korban kepada tersangka yang juga pacarnya itu," imbuhnya.

Laporan ke polisi itu, kata Radiant setelah orangtua korban mendatangi rumah tersangka untuk meminta penjelasan. Namun saat itu tersangka sedang tidur dan hanya ditemui orang tuanya. Karena tidak memiliki foto dan video serta korban tidak ikut, kemudian orangtua korban memutuskan untuk pulang.

"Namun saat korban di kosan yang berada di wilayah Kota Ponorogo mengetahui video-videonya sudah tersebar luas di Medsos. Saat itu korban menangis dan hanya diam saja tidak tahu harus berbuat apa. Setelah itu, korban menelepon ibunya dan menceritakan hal itu. Seketika orangtua korban menjemput korban di kosan dan mengajak pulang ke rumah hingga lapor ke Polsek Pulung itu," tegasnya.

Sementara atas perbuatanya, lanjut Radiant tersangka dijerat pasal 81 ayat (2) dan atau pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas). Selain itu dijerat UU ITE yaitu pasal 45 ayat (1) dan ayat (4) UURI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 6 tahun," tandasnya. Ami/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Berbekal Semangat dan Karantina Ketat, Siswi SMAN 4 Sidoarjo Jessica Claudia Incar Mahkota Putri Kebaya Jatim 2026

Berbekal Semangat dan Karantina Ketat, Siswi SMAN 4 Sidoarjo Jessica Claudia Incar Mahkota Putri Kebaya Jatim 2026

Jumat, 04 Sep 2026 22:22 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Setelah sukses mengamankan gelar sebagai Putri Kebaya Sidoarjo pada awal Januari 2026 lalu, Jessica Claudia Latif kini mantap…

Pelantikan Pengurus Baru, Wamenag Romo Syafi’i Minta HMI Sidoarjo Tidak Hanya Kritis, Tapi Juga Solutif dan Kolaboratif

Pelantikan Pengurus Baru, Wamenag Romo Syafi’i Minta HMI Sidoarjo Tidak Hanya Kritis, Tapi Juga Solutif dan Kolaboratif

Jumat, 04 Sep 2026 21:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo resmi dimulai. Bertempat di Pendopo Belakang Pemerintah…

Wujud Kepedulian dan Solidaritas Almarhum Affan Kurniawan, Pemkab Sidoarjo Bagi 1.000 Paket Beras Bagi Pejuang Aspal

Wujud Kepedulian dan Solidaritas Almarhum Affan Kurniawan, Pemkab Sidoarjo Bagi 1.000 Paket Beras Bagi Pejuang Aspal

Jumat, 04 Sep 2026 19:49 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Senyum bahagia terpancar dari wajah para pengemudi Ojek Online (Ojol) di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (04/09/2026). Pemerintah…

Usai 748 Santri dan Pelajar Sidoarjo Keracunan Massal, BGN Suspend SPPG, Copot Kepala Dapur, Terjunkan Tim Investigasi

Usai 748 Santri dan Pelajar Sidoarjo Keracunan Massal, BGN Suspend SPPG, Copot Kepala Dapur, Terjunkan Tim Investigasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:15 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut musibah keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 748 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam…

Buntut 730 Santri dan Pelajar Keracunan Massal, KAHMI Sidoarjo Desak Evaluasi Total SPPG Usul Khusus di Pesantren

Buntut 730 Santri dan Pelajar Keracunan Massal, KAHMI Sidoarjo Desak Evaluasi Total SPPG Usul Khusus di Pesantren

Jumat, 04 Sep 2026 15:15 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 15:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Insiden keracunan massal yang menimpa 730 santri dan pelajar di Sidoarjo memicu reaksi keras berbagai pihak. Berada di lokasi…

Kupas Regulasi Hingga Antropologi, DPD Partai NasDem Sidoarjo Siapkan Kajian Sains Data Pemetaan Dapil Pemilu 2029

Kupas Regulasi Hingga Antropologi, DPD Partai NasDem Sidoarjo Siapkan Kajian Sains Data Pemetaan Dapil Pemilu 2029

Kamis, 03 Sep 2026 21:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 tidak lagi sekadar urusan membagi jumlah penduduk dengan…