Nagih Hutang Pakai Airshoft Gun, 2 Jagoan Kampung Asal Prambon Kabur Satu Ditahan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
LESUH - Tersangka AA alias Bodong (38) warga Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo tertunduk lesuh saat diamankan Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo beserta bukti airshoft gun dan selongsong peluru, Senin (03/06/2019).
LESUH - Tersangka AA alias Bodong (38) warga Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo tertunduk lesuh saat diamankan Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo beserta bukti airshoft gun dan selongsong peluru, Senin (03/06/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tersangka AA alias Bodong (38) warga asal Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo tak menyangka jika ulahnya bakal berbuntut panjang. Bahkan kini, tersangka harus mendekam di dalam tahanan Polresta Sidoarjo.

Hal ini lantaran tersangka AA dituding turut serta dalam kasus pengeroyokan terhadap DS atau Aje. Tersangka diamankan polisi beserta barang buktinya 1 unit Senjata Api (Senpi) jenis Airshoft Gun beserta 6 butir selongsong pelurunya.

Namun sayangnya, dua rekan tersangka yakni B alias Pakde (43) warga Desa Ngingas, Kecamatan Krian dan K (40) warga Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo berhasil kabur dan meloloskan diri usai menganiaya korban. Akan tetapi, keduanya ditetapkan polisi menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) yang sudah diketahui identitasnya.

"Dalam kasus penganiayaan ini, kami baru berhasil menangkap tersangka AA saja. Untuk dua rekannya memang kabur tapi sudah kami tetapkan sebagai DPO," terang Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris kepada republikjatim.com, Senin (03/06/2019).

Harris menceritakan kasus pengeroyokan ini bermula saat korban DS alias Aje disuruh temannya, E untuk mengambil sepeda motornya di rumah Y. Sesampai di rumah Y, tak lama kemudian datang tersangka AA dan dua kawannya. AA kemudian mengajak korban pergi dan dibonceng motor lalu dibawa ke rumah L alias Cempluk warga Desa Temu, Kecamatan Prambon. Di ruang tamu rumah Cempluk, korban dipukuli lalu kemudian dimasukkan ke dalam kamar.

"Di TKP pertama ini, korban memang sempat diancam dengan menggunakan senjata airsoft gun oleh DPO, K. Selain itu, memaksa korban untuk menunjukkan kebaradan E," imbuhnya.

Kemudian, ketika diintrogasi mengenai keberadaan E di rumah Cempluk, korban menjawab tidak tahu. Kemudian datang B alias Pakde (DPO) dengan membawa pisau dan langsung menendang korban. B sempat mengeluarkan pisaunya dan dipukulkan ke kepala korban.

"Setelah itu, korban dipukuli bergantian. Diduga karena korban merasa kesakitan, akhirnya memberitahukan keberadaan E di Surabaya. Seketika korban diajak naik mobil Honda Brio menuju kos E di dekat Kodam V Brawijaya Surabaya. Sayangnya di kosannya itu, E tidak ada," tegasnya.

Lantaran E tak ada di kosnya itu, lanjut Harris tersangka, korban dan rombongannya melajukan mobil Honda Brio menuju Prambon, Sidoarjo. Saat masih dalam perjalanan pulang korban dibawa mampir terlebih dahulu ke rumah B di Desa Ngingas, Kecamatan Krian. Di rumah B, korban justru kembali dipukuli lagi tersangka dan rekan-rekannya.

"Usai dianiaya di lokasi kedua, korban dimasukkan lagi kedalam mobil dan diajak dikembalikan menuju ke rumah Y tempat tersangka dan dua temannya menjemput korban. Dalam kasus ini, korban dikeroyok beramai-ramai di dua lokasi berbeda. Yakni di Desa Temu dan Desa Ngingas," paparnya.

Dalam kasus ini, polisi menyita sebuah senjata airsoft gun jenis revolver warna hitam dan 6 butir selongsong berisi pelor (gotri). Tersangka, kata Harris bakal dijerat Pasal 170 Ayat (1), (2) ke 1e KUHP tentang Kepemilikan Senpi dan atau Pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang Pengeroyokan.

"Ancaman hukuman bagi para tersangka adalah 7 tahun penjara," ungkapnya.

Sementara tersangka AA alias Bodong mengaku dirinya dan dua temannya mencari E karena disuruh teman lainnya untuk urusan menagih uang pinjaman mobil yang belum dikembalikan. Atas kasus ini, pria bertato di dadanya ini menyesali perbuatannya.

"Sebenarnya yang punya masalah bukan saya. Karena saya hanya disuruh teman saya. Kebetulan yang tau orang yang saya cari (E) hanya korban, Aje saja," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Siapkan Skema Perbaikan Jalan Rusak Serempak, Dinas PUBM dan SDA Sidoarjo Targetkan Selesai Sebelum Lebaran

Siapkan Skema Perbaikan Jalan Rusak Serempak, Dinas PUBM dan SDA Sidoarjo Targetkan Selesai Sebelum Lebaran

Rabu, 04 Feb 2026 23:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 23:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo berupaya terus mempercepat penanganan…

Begini Hearing Pimpinan Dewan Sidoarjo Bersama Satpol PP dan P2CKTR Soal Pembongkaran Tembok Mutiara Regency

Begini Hearing Pimpinan Dewan Sidoarjo Bersama Satpol PP dan P2CKTR Soal Pembongkaran Tembok Mutiara Regency

Rabu, 04 Feb 2026 20:56 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 20:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Jajaran pimpinan DPRD Sidoarjo bersama anggota Komisi A dan Komisi C menggelar hearing bersama Satuan Polisi Pamong Praja…

Christine Wu Ajak Wali Murid Optimis Siswa SMAN 4 Sidoarjo Mudah Masuk PTN Sekaligus Jadi Generasi Emas 2045

Christine Wu Ajak Wali Murid Optimis Siswa SMAN 4 Sidoarjo Mudah Masuk PTN Sekaligus Jadi Generasi Emas 2045

Rabu, 04 Feb 2026 20:07 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 20:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Program Gathering dan Sosialisasi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memberi manfaat luar biasa bagi siswa dan siswi serta wali…

Dorong Generasi Cerdas dan Berdaya Saing, Pemkab Sidoarjo Luncurkan 4.000 Beasiswa Pelajar Tahun 2026

Dorong Generasi Cerdas dan Berdaya Saing, Pemkab Sidoarjo Luncurkan 4.000 Beasiswa Pelajar Tahun 2026

Rabu, 04 Feb 2026 15:51 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelaksanaan…

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Selasa, 03 Feb 2026 17:11 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 17:11 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Anggota DPR RI, Arzeti Bilbina menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar kebangsaan yang menjadi tugas anggota DPR dan MPR RI…

Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Selasa, 03 Feb 2026 16:27 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Sidoarjo menggelar Gebyar Literasi Anak dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten…