Ngaku Anggota BNN, Arek Ngawi Embat Dua Motor Korban

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KOMPLOTAN - Tiga komplotan penipuan termasuk salah satunya tersangka Eko Setiawan (25) warga asal Ngawi yang menyaru sebagai anggota BNN berhasil menggondol motor para korbannya, Minggu (14/04/2019).
KOMPLOTAN - Tiga komplotan penipuan termasuk salah satunya tersangka Eko Setiawan (25) warga asal Ngawi yang menyaru sebagai anggota BNN berhasil menggondol motor para korbannya, Minggu (14/04/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sedikitnya 3 komplotan penipuan dan penggelapan sekaligus penadah berhasil diringkus anggota Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo. Ketiga tersangka diringkus di lokasi yang berbeda-beda.

"Para tersangka ini tugasnya berbeda-beda. Satu tersangka sebagai pelaku penipuan dan dua lainnya penadah barang hasil penipuan," terang Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris kepada republikjatim.com, Minggu (14/04/2019).

Lebih jauh, Harris menceritakan tersangka yang ditangkap pertama dari komplotan ini adalah Eko Setiawan alias Eza. Pemuda 25 tahun warga asal Ngawi ini kerap mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) yang bertugas di Polda. Pemuda yang tinggal di Perum Sidokare Indah ini, Sidoarjo berhasil menipu dam memperdayai sejumlah korbannya.

"Atas aksi tersangka penipuan dan penggelapan itu ada 2 korban yang melapor ke polisi," imbuhnya.

Korban pertama, kata Harris adalah Ibnu Akbar Maulana Rizky (21) warga Jojoran Baru, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Korban kehilangan sepeda motor Honda Beat L 3409 AB akibat ulah tipu muslihat tersangka Eza. Caranya, Eza yang mengaku sebagai anggota BNN berdalih hendak membuka warung kopi. Kemudian menawarkan korban untuk dijadikan pekerja di warungnya. 

"Seketika korban diajak ke Sidoarjo dengan dalih melihat langsung lokasi warung. Namun kemudian, motor korban dipinjam dengan alasan untuk ke Polresta Sidoarjo. Termasuk ponsel Samsung milik adik korban juga dibawa tersangka. Selanjutnya, tersangka menghilang dan tidak bisa dihubungi. Korban kemudian melapor ke polisi," ungkapnya.

Korban kedua dari anggota BNN gadungan ini adalah seorang perempuan, Ratnawati (27) warga Desa Magersari, Kecamatan Sidoarjo. Korban kehilangan motor Honda Beat W 6784 UK miliknya yang dibawa kabur tersangka. Kasus penipuan kedua ini terjadi di Perum Sidokare. Awalnya tersangka mengajak korban ke rumah sakit di Surabaya untuk menjenguk orangtuanya yang sedang dirawat. Tapi dalam perjalanan, korban dibawa ke rumah Andik Sugiarto warga Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. 

"Tanpa sepengetahuan korban, motor digadaikan ke Andik seharga Rp 2 juta. Tersangka berdalih motor dititipkan di situ, kemudian ke Surabaya dengan naik taksi online," tegasnya.

Sementara itu, berdasar laporan kedua korban itu, polisi kemudian menyelidiki perkara penipuan itu. Hasilnya, polisi berhasil menangkap ketiga tersangka. Yakni Eza yang mengaku anggota BNN gadungan serta dua rekannya Andik Sugiarto dan Saifullah warga asal Sampang, Madura. Saat ini tersangka Eza ditetapkan tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan. Sementara kedua rekannya ditetapkan tersangka karena sebagai penadah barang hasil penipuan.

"Ketiga tersangka sudah ditahan di Polresta Sidoarjo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Kami juga masih berusaha mengembangkan perkara ini. Termasuk menyelidiki apakah ada korban lain atau aksi kejahatan lain yang dilakukan ketiga tersangka ini," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Tiga Bulan Beroperasi Sudah Penuhi Standar, SPPG Kepuhkemiri Tulangan Disidak Wabup Sidoarjo

Tiga Bulan Beroperasi Sudah Penuhi Standar, SPPG Kepuhkemiri Tulangan Disidak Wabup Sidoarjo

Selasa, 31 Mar 2026 15:35 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 15:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di…

Ketua KAI Jatim Siap 'Buka-Bukaan' ke KPK dan Mabes Polri Soal Dugaan Gratifikasi di Sidoarjo

Ketua KAI Jatim Siap 'Buka-Bukaan' ke KPK dan Mabes Polri Soal Dugaan Gratifikasi di Sidoarjo

Selasa, 31 Mar 2026 09:23 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 09:23 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur (Jatim), H Abdul Malik SH MH menyatakan kesiapannya untuk memberikan keterangan…

Dituding Pungli Pengembang Hampir Rp 1 Miliar, Penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo Tahan Kades Mulyodadi Wonoayu

Dituding Pungli Pengembang Hampir Rp 1 Miliar, Penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo Tahan Kades Mulyodadi Wonoayu

Senin, 30 Mar 2026 22:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 22:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus), Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo resmi menetapkan Kepala Desa Mulyodadi, Kecamatan…

Perkuat Hubungan Sekaligus Minta Saran, Bupati dan Para Pejabat Sidoarjo Silaturahmi ke Sejumlah Kiai Sepuh

Perkuat Hubungan Sekaligus Minta Saran, Bupati dan Para Pejabat Sidoarjo Silaturahmi ke Sejumlah Kiai Sepuh

Senin, 30 Mar 2026 20:16 WIB

Senin, 30 Mar 2026 20:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kepala BNN Sidoarjo, Kombes Pol Gatot…

Jelang Muscab PKB Sidoarjo, Anik Maslachah Pilih Tidak Running Jagokan Kader Internal di Bursa Calon Ketua

Jelang Muscab PKB Sidoarjo, Anik Maslachah Pilih Tidak Running Jagokan Kader Internal di Bursa Calon Ketua

Senin, 30 Mar 2026 19:30 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sidoarjo yang dijadwalkan digelar 4 April 2026 mendatang, dinamika internal DPC PKB…

Halal Bihalal Bareng Ribuan ASN, Bupati Sidoarjo Ingatkan Kedisiplinan dan Empati di Setiap Bentuk Pelayanan

Halal Bihalal Bareng Ribuan ASN, Bupati Sidoarjo Ingatkan Kedisiplinan dan Empati di Setiap Bentuk Pelayanan

Senin, 30 Mar 2026 14:08 WIB

Senin, 30 Mar 2026 14:08 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi memimpin apel pagi sekaligus rangkaian acara halal bihalal yang dihadiri seluruh Aparatur Sipil Negara…