Ekspose Realisasi Pengadaan Barang dan Jasa, Serapan Dindik Sidoarjo Paling Rendah

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RAKOR - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah memimpin rapat koodinasi (Rakor) serapan pengadaan barang dan jasa di seluruh OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Senin (15/04/2019) petang.
RAKOR - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah memimpin rapat koodinasi (Rakor) serapan pengadaan barang dan jasa di seluruh OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Senin (15/04/2019) petang.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Pemkab Sidoarjo Tahun 2017 dan 2018 relatif cukup tinggi. Yakni Tahun 2017 Silpa mencapai Rp 864 miliar dan Tahun 2018 Silpa mencapai Rp 1 triliun.

Karena itu, sejumlah langkah preventif dan proaktif disiapkan Pemkab Sidoarjo agar pelaksanaan realisasi penyerapan anggaran Tahun 2019 sesuai dengan target perencanaan. Salah satunya, evaluasi penyerapan dipantau sejak anggaran triwulan pertama Tahun 2019.

"Memang paling rendah serapan Dinas Pendidikan (Dindik). Tapi masalahnya karena dana dari pusat itu baru ditransfer pada akhir triwulan pertama atau akhir Maret 2019 kemarin. Tapi ada juga dinas yang serapannya mencapai 72 sampai 89 persen," terang Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah kepada republikjatim.com, Senin (15/04/2019) petang usai Ekspose Realisasi Pengadaan Barang/Jasa dan Realisasi Penyerapan Anggaran Triwulan I Tahun 2019 di Pendopo Delta Wibawa.

Khusus untuk paket pengadaan strategis seperti Frontage Road (FR), saat ini dalam proses tender paket MK (manajemen konstruksi). Baginya Pembangunan frontage road yang selama ini menjadi sorotan publik karena proses pembangunannya sampai sekarang belum rampung harus mendapat perhatian serius.

"Saya berharap proyek frontage road ini segera dibangun. Untuk itu Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air segera melakukan langkah-langkah percepatan, termasuk permasalahan lahan warga dan PT KAI harus diselesaikan," tegasnya.

Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Sidoarjo, Muhammad Nur menjelaskan Tahun 2019 Kabupaten Sidoarjo memiliki Total APBD sebesar kurang lebih Rp 4,846 triliun. Hal ini terdiri Belanja Tidak langsung sebesar Rp 2,399 triliun rupiah dan belanja langsung sebesar Rp 2,447 triliun. Sampai Triwulan Pertama Tahun 2019, belanja tidak langsung yang terealisasi sebesar Rp 320 miliar atau sebesar 13,35 persen dan belanja langsung sebesar Rp 171 miliar atau sebesar 6,99 persen.

"Dari realisasi belanja langsung sebesar Rp 171 miliar, Rp 19 miliar adalah belanja pegawai, Rp 146 miliar adalah belanja barang dan jasa dan Rp 6 miliar merupakan belanja modal," katanya.

Sedangkan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Sidoarjo, Sanadjihitu Sangaji menguraikan sejak Februari, semua OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo mengumumkan 11.059 paket pengadaan di dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Isinya meliputi semua jenis pengadaan, baik pengadaan langsung, e-purchasing, tender cepat, dan tender atau seleksi.

"Khusus pengadaan barang/jasa melalui tender dan seleksi, terdapat 492 paket pengadaan. Adapun Target triwulan satu sejumlah 204 paket. Namun sampai saat ini jumlah paket yang diusulkan untuk diproses di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, berjumlah 66 paket Pengadaan. Terdiri dari 7 Paket Pengadaan Barang, 38 Paket Pengadaan Jasa lain, 12 Paket Pengadaan Jasa Konsultansi dan 9 Paket Pekerjaan Konstruksi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Sidoarjo, Asrofi mengaku lamban menyerap anggaran. Bahkan di akhir tri wulan pertama baru terserap 31 persen. Hal ini, kata mantan Kepala Dishub Pemkab Sidoarjo ini, lantaran anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat pencairannya melalui propinsi baru kemudian ke sekolah-sekolah.

"Kalau transfernya dana BOS dan dana tunjangan sertifikasi guru misalnya dicairkan akhir Maret 2019, otomatis serapannya akan terlambat. Jadi itu masalah utamanya. Kalau triwulan kedua kami harap awal Mei sudah ditransfer agar realisasinya bisa lebih cepat. Kalau belanja langsung lainnya tak ada masalah," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Solusi Macet Jangka Panjang, Flyover Gedangan Dirancang Enam Lajur, Tahan Beban Lalu Lintas Hingga 30 Tahun

Solusi Macet Jangka Panjang, Flyover Gedangan Dirancang Enam Lajur, Tahan Beban Lalu Lintas Hingga 30 Tahun

Jumat, 02 Okt 2026 07:26 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:26 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali resmi bersepakat untuk merancang Flyover…

Bupati Subandi Pangkas Pungutan Pedagang CFD Sidoarjo Jadi Rp 5.000, Minta Jangan Terlalu Bebani Rakyat

Bupati Subandi Pangkas Pungutan Pedagang CFD Sidoarjo Jadi Rp 5.000, Minta Jangan Terlalu Bebani Rakyat

Kamis, 01 Okt 2026 18:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar segar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menggantungkan nasib di kawasan Car Free Day (CFD)…

Perkokoh Ideologi Bangsa, Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Khidmat Hari Kesaktian Pancasila 2026

Perkokoh Ideologi Bangsa, Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Khidmat Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 01 Okt 2026 17:24 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Alun-Alun Sidoarjo dipenuhi ratusan peserta upacara dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Kamis (01/10/2026)…

Tak Sekadar Kejar Penghargaan, Sidoarjo Boyong Tim Pusat Sisir 6 Lokus Sanitasi Keren Demi STBM Award Paripurna 2026

Tak Sekadar Kejar Penghargaan, Sidoarjo Boyong Tim Pusat Sisir 6 Lokus Sanitasi Keren Demi STBM Award Paripurna 2026

Kamis, 01 Okt 2026 14:17 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat. Tim Verifikator Nasional turun…

Gagal Berangkat Umrah, Uang 17 Jamaah Rp546,5 Juta Diduga Digelapkan

Gagal Berangkat Umrah, Uang 17 Jamaah Rp546,5 Juta Diduga Digelapkan

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:15 WIB

Ngawi (republikjatim.com) — Satreskrim Polres Ngawi mengungkap kasus dugaan penggelapan uang calon jamaah umrah dengan total kerugian mencapai Rp546,5 juta. P…

12 Provider Nunggak Pajak, Kabel Semrawut Resahkan Warga, DPRD Sidoarjo Semprot Absensinya Dinas PUBM SDA

12 Provider Nunggak Pajak, Kabel Semrawut Resahkan Warga, DPRD Sidoarjo Semprot Absensinya Dinas PUBM SDA

Kamis, 01 Okt 2026 09:48 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 09:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Keberadaan kabel fiber optik milik provider internet yang menjuntai tak beraturan dan membahayakan keselamatan warga di …