Arek Sidoarjo Penganiaya Kekasih di Konter Diringkus di Jakarta

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TERTANGKAP - Pelaku penganiayaan MN (20) warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo yang menganiaya kekasihnya hingga babak belur ditangkap anggota Buser Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo di Jakarta, Jumat (15/02/2019).
TERTANGKAP - Pelaku penganiayaan MN (20) warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo yang menganiaya kekasihnya hingga babak belur ditangkap anggota Buser Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo di Jakarta, Jumat (15/02/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Buru Sergap (Buser), Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo berhasil menangkap MN pelaku kasus penganiayan terhadap kekasihnya YN (19) di salah satu konter Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Pelaku penganiayaan berusia 20 tahun ini ditangkap saat perjalanan pulang dari rumah kakaknya di Jakarta.

Saat ditangkap pelaku tidak memberikan perlawanan sama sekali. Lantaran sebelumnya tim Buser ini juga sudah mendatangi rumah kakak pelaku yang dijadikan pelarian sejak kasus ini viral dan dilaporkan ke Polresta Sidoarjo.

"Perkembangan kasus penganiayaan di Desa Buncitan ada perkembangan baru. Pelaku kami tangkap dalam perjalanan dari Jakarta menuju Sidoarjo tadi pagi," terang Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris kepada republikjatim.com, Jumat (15/02/2019).

Harris menceritakan kasus penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap kekasihnya itu terjadi pada 7 Pebruari 2019. Namun selang sehari selanjutnya, 8 Pebruari 2019 pelaku berpamitan ke orangtuanya untuk pergi ke rumah kakaknya di Jakarta. Alasannya untuk menenangkan diri.

"Kami sudah melakukan upaya persuasif melalui surat pangggilan. Tapi pelaku tak ada di tempat. Makanya tim Satuan Reskrim ke rumah kakak pelaku di Jakarta untuk pengecekan. Hasilnya memang pelaku sempat singgah disana (rumah kakaknya) tetapi sudah perjalanan kembali ke Sidoarjo. Saat masih di Jakarta mau ke Sidoarjo itu pelaku tertangkap," imbuhnya.

Saat ditanya orangtua pelaku mengerahui anaknya menganiaya kekasihnya, Harris membernarkan orangtua pelaku mengetahui anaknya menganiaya kekasihnya. Bahkan setelah kejadian antara korban dan pelaku sempat berkomunikasi dan meminta maaf.

"Tapi karena orangtua korban tak terima dengan modal CCTV melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polresta Sidoarjo. Sekarang CCTV dan bukti lain helem sudah kami amankan. Sekarang pelaku perjalanan dari Jakarta menuju Sidoarjo," tegasnya.

Sementara saat ini, meski kondisi korban mulai membaik akan tetapi masih terdapat sejumlah luka. Diantaranya luka lebam di wajah, pipi, mata bengkak dan mulut korban.

"Motifnya memang karena pelaku cemburu terhadap korban. Kalau soal orangtuanya tokoh masyarakat belum kami dalami," katanya.

Sementara saat ditanya soal status pelaku, Harris mengaku masih sebagai saksi. Rencananya pelaku bakal diperiksa dahulu saat sampai di Sidoarjo.

"Baru nanti ditetap tersangka kalau pemeriksaannya lengkap. Pelaku ke Jakarta lewat jalur darat dan ke Sidoarjo sekarang lewat jalur darat," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam mengurai kemacetan kronis di kawasan Perempatan Gedangan. Langkah konkret ini, terus…

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Untuk mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori tetapi juga siap tempur di dunia kerja, Program Studi (Prodi) Ilmu Politik…

Hari Pajak 2026, Target Melesat 24,6 Persen, Kanwil DJP Jatim II Pacu Implementasi Coretax dan Perkuat Sinergi

Hari Pajak 2026, Target Melesat 24,6 Persen, Kanwil DJP Jatim II Pacu Implementasi Coretax dan Perkuat Sinergi

Rabu, 15 Jul 2026 17:33 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II menggelar Upacara Peringatan Hari Pajak Tahun 2026…

Nahkodai Muaythai Sidoarjo 2026 - 2030, Zakaria Dimas Siap Cetak Prestasi Lokal Hingga Internasional

Nahkodai Muaythai Sidoarjo 2026 - 2030, Zakaria Dimas Siap Cetak Prestasi Lokal Hingga Internasional

Rabu, 15 Jul 2026 07:54 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 07:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Muaythai Indonesia Pengurus Kabupaten (Pengkab) Sidoarjo Tahun 2026 yang diselenggarakan di…

Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

Selasa, 14 Jul 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 19:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru persidangan kasus dugaan suap jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencapai puncaknya. Dalam…

Sedia Payung Sebelum Hujan, Musim Kemarau Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai dan Afvoer Pemicu Banjir

Sedia Payung Sebelum Hujan, Musim Kemarau Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai dan Afvoer Pemicu Banjir

Selasa, 14 Jul 2026 18:22 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 18:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk mengantisipasi banjir tidak harus menunggu musim hujan tiba. Langkah preventif itulah yang kini tengah digenjot Pemerintah…