Soal Caleg Dicoret KPU, Sikap Partai Gerindra Sidoarjo Tunggu Rekomendasi DPD Jatim

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Suwono
Sekretaris DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Suwono

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - DPC Partai Gerindra Sidoarjo belum bisa mengambil langkah tegas terkait kasus pencoretan Calon Legislatif (Caleg) Dapil V (Taman dan Sukodono), M Rifai yang diputuskan KPU Sidoarjo. Alasannya, lantaran sikap dan langkah selanjutnya harus menunggu rekomendasi dari DPD Partai Gerindra Jawa Timur.

"Belum ada jawaban. Surat pencoretan KPU Sidoarjo sudah kami kirim ke DPD Jatim. Tapi belum dapat jawaban karena Ketua DPD Partai Gerindra Jatim sedang luar kota," terang Sekretaris DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Suwono kepada republikjatim.com, Kamis (24/01/2019) di DPRD Sidoarjo.

Lebih jauh, Suwono yang juga menjabat LO Partai Gerindra Sidoarjo ini menguraikan lantaran belum dapat keputusan langkah selanjutnya dari DPD Jatim, pihaknya mengabarkan keputusan pencoretan yang dilakukan KPU Sidoarjo itu ke M Rifai. Akan tetapi M Rifai sudah mendapakan kabar itu sebelum dirinya memberikan kabar lewat ponsel itu.

"Kemungkinan Pak M Rifai sudah dapat informasinya dari KPU atau lainnya. Kabarnya dia (M Rifai) ada kemungkinan bakal mengajukan gugatan. Gugatan itu bisa pribadi juga bisa partai. Tapi partai sibuk untuk proses pemenangan para Caleg dan pemenangan Capres dan Cawapres," imbuhnya.

Bagi Suwono seluruh langkah yang bakal diambil DPC Partai Gerindra Sidoarjo tinggal menunggu keputusan DPD Partai Gerindra Jatim dan DPP Partai Gerindra Pusat. Termasuk soal rencana penggantian M Rifai sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo lantaran harus menjalani hukuman sesuai keputusan Mahkamah Agung (MA) 6 bulan penjara itu.

"Di partai kami kalau ada yang tersangkut kasus pidana biasanya langsung diganti. Apalagi sudah ada keputusan hukum tetap. Tapi tetap harus rekomendasi Jatim dan pusat. Karena yang menentukan penggantinya DPD Jatim dan pusat itu. Tidak ada mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) di partai kami," tegasnya.

Kendati demikian, kata Suwono pihaknya menyayangkan pencoretan itu lantaran bisa mengurangi perolehan suara dalam Pemilu 2019 ini. Apalagi, selain M Rifai diprediksi bakal menjadi Caleg jadi juga menduduki jabatan strategis sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo.

"Pasti ada pengaruhnya dalam perolehan suara. Karena di setiap TPS di Dapil V itu pasti bakal diumumkan KPU Caleg nomor urut 1 (M Rifai) itu sudah sicoret KPU," ungkapnya.

Meski begitu, Suwono meyakini para Caleg Partai Gerindra Sidoarjo lainnya bakal berlomba-lomba secara maksimal meraih suara sebanyak-banyaknya. Apalagi, pemilih yang tetap memilih M Rifai masih menjadi suara sah yang bakal masuk ke suara partai.

"Kalau kemarin (2014) dapat 7 kursi, kami optimis dalam Pemilu 2019 besok kami targetkan dapat meraih 10 kursi," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpaksa mencoret nama salah satu Calon Legislatif (Caleg) Partai Gerinda Dapil V Sidoarjo (Taman dan Sukodono), M Rifai. Ini menyusul putusan kasasi Mahmakah Agung (MA) yang menyatakan mantan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo non aktif ini divonis MA 6 bulan kurang penjara.

Putusan ini berbeda dengan putusan Pengadilan Negeri Sidoarjo yang memutus terdakwa M Rifai 1 tahun percobaan dalam kasus dugaan penggunaan ijazah palsu. Begitu juga putusan banding di Pengadilan Tinggi Jawa Timur di Surabaya yang putusannya menguatkan putusan Pengadilan Negeri Sidoarjo itu. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam mengurai kemacetan kronis di kawasan Perempatan Gedangan. Langkah konkret ini, terus…

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Untuk mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori tetapi juga siap tempur di dunia kerja, Program Studi (Prodi) Ilmu Politik…

Hari Pajak 2026, Target Melesat 24,6 Persen, Kanwil DJP Jatim II Pacu Implementasi Coretax dan Perkuat Sinergi

Hari Pajak 2026, Target Melesat 24,6 Persen, Kanwil DJP Jatim II Pacu Implementasi Coretax dan Perkuat Sinergi

Rabu, 15 Jul 2026 17:33 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II menggelar Upacara Peringatan Hari Pajak Tahun 2026…

Nahkodai Muaythai Sidoarjo 2026 - 2030, Zakaria Dimas Siap Cetak Prestasi Lokal Hingga Internasional

Nahkodai Muaythai Sidoarjo 2026 - 2030, Zakaria Dimas Siap Cetak Prestasi Lokal Hingga Internasional

Rabu, 15 Jul 2026 07:54 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 07:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Muaythai Indonesia Pengurus Kabupaten (Pengkab) Sidoarjo Tahun 2026 yang diselenggarakan di…

Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

Selasa, 14 Jul 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 19:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru persidangan kasus dugaan suap jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencapai puncaknya. Dalam…

Sedia Payung Sebelum Hujan, Musim Kemarau Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai dan Afvoer Pemicu Banjir

Sedia Payung Sebelum Hujan, Musim Kemarau Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai dan Afvoer Pemicu Banjir

Selasa, 14 Jul 2026 18:22 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 18:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk mengantisipasi banjir tidak harus menunggu musim hujan tiba. Langkah preventif itulah yang kini tengah digenjot Pemerintah…