Dua Penambang Sirtu di Ngawi Tewas Tertimbun Longsor

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
OLAH TKP - Sejumlah anggota Polsek Paron dan Polres Ngawi menggelar olah TKP lokasi 2 penambang pasir yang tewas tertimbun longsor di Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Ngawi, Selasa (22/01/2019).
OLAH TKP - Sejumlah anggota Polsek Paron dan Polres Ngawi menggelar olah TKP lokasi 2 penambang pasir yang tewas tertimbun longsor di Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Ngawi, Selasa (22/01/2019).

i

Ngawi (republikjatim.com) - Sedikitnya 2 orang penambang Pasir Batu (Sirtu) di tepian sungai Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Ngawi tewas tertimbun tanah longsor. Kedua korban tak bisa diselamatkan karena tebing di dekat lokasi mereka menambang Sirtu mendadak ambrol dan menimpa tubuh kedua korban.

Kedua penambang Sirtu yang tewas itu masing-masing adalah Sukoyo (53) dan rekannya, Wagiman (58) warga setempat. Keduanya ditemukan tewas dalam kondisi tertimbun pasir bercampur batu. Kedua korban tertimbun pasir saat beristirahat bersama belasan rekan penambang lainnya.

Akibat kejadian ini, istri salah seorang korban Ny Yati warga Desa Kedungputri, Kecamatan Paron menangis histeris. Ibu 45 tahun ini tak menyangka suaminya tewas saat sedang istirahat kerja itu.

"Para korban ini menggali pasir di lokasi ini. Saat itu kedua korban beristrirahat mendadak terkena longsor. Di lokasi yang mencari pasir 12 orang. Para rekan korban langsung melakukan pencarian. Saat ditemukan kedua korban ditemukan dalam kondisi sudah tewas," terang Arif Mustofa warga setempat kepada republikjatim.com, Selasa (22/01/2019) sore.

Arif menceritakan peristiwa tragis ini bermula ssat sekitar 12 penambang sirtu tradisional menambang secara illegal di tepian sungai. Meski ada larangan dari pihak Perhutani tetapi para korban dan rekannya tetap menambang secara sembunyi-sembunyi.

"Kedua korban itu tengah beristirahat dibawa tebing. Mendadak tebing longsor dan menimbun korban. Warga berusaha mencari korban dengan alat seadanya. Jenazah Sukoyo pertama kali ditemukan langsung dibawa ke rumah duka. Sedangkan jenazah rekannya (Wagiman) ditemukan masih tertimbun hingga dievakuasi warga," ungkapnya.

Sementara Kapolsek Paron, AKP Widodo menegaskan polisi yang datang ke lokasi langsung menggelar olah TKP. Seluruh peralatan tambang tradisional diamankan polisi sebagai barang bukti.

"Sebenarnya ini kawasan Perhutani. Mereka sudah dilarang, tetapi para penambang ini diam-diam berkativitas hingga terjadi dua korban tewas tertimbun longsoran ini," tegasnya.

Usai divisum di lokasi kejadian, kata Widodo jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarganya untuk segera dimakamkan.

"Pasca kejadian ini, kami (polisi) bakal menggelar razia dan menutup kawasan tambang pasir ilegal di kawasan Perhutani ini. Sepanjang Sungai Kedungturi bakal kami tertibkan," tandasnya. And/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam mengurai kemacetan kronis di kawasan Perempatan Gedangan. Langkah konkret ini, terus…

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Untuk mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori tetapi juga siap tempur di dunia kerja, Program Studi (Prodi) Ilmu Politik…

Hari Pajak 2026, Target Melesat 24,6 Persen, Kanwil DJP Jatim II Pacu Implementasi Coretax dan Perkuat Sinergi

Hari Pajak 2026, Target Melesat 24,6 Persen, Kanwil DJP Jatim II Pacu Implementasi Coretax dan Perkuat Sinergi

Rabu, 15 Jul 2026 17:33 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II menggelar Upacara Peringatan Hari Pajak Tahun 2026…

Nahkodai Muaythai Sidoarjo 2026 - 2030, Zakaria Dimas Siap Cetak Prestasi Lokal Hingga Internasional

Nahkodai Muaythai Sidoarjo 2026 - 2030, Zakaria Dimas Siap Cetak Prestasi Lokal Hingga Internasional

Rabu, 15 Jul 2026 07:54 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 07:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Muaythai Indonesia Pengurus Kabupaten (Pengkab) Sidoarjo Tahun 2026 yang diselenggarakan di…

Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

Selasa, 14 Jul 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 19:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru persidangan kasus dugaan suap jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencapai puncaknya. Dalam…

Sedia Payung Sebelum Hujan, Musim Kemarau Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai dan Afvoer Pemicu Banjir

Sedia Payung Sebelum Hujan, Musim Kemarau Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai dan Afvoer Pemicu Banjir

Selasa, 14 Jul 2026 18:22 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 18:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk mengantisipasi banjir tidak harus menunggu musim hujan tiba. Langkah preventif itulah yang kini tengah digenjot Pemerintah…