Tersengat Listrik, Pekerja Asal Wonogiri Luka Bakar Terjatuh dari Gedung

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TERSENGAT - Petugas Polsek Sumoroto menunjukkan lokasi korban tersengat listrik dan korban saat dirawat di Rumah Sakit Darmayu, Sabtu (05/01/2019).
TERSENGAT - Petugas Polsek Sumoroto menunjukkan lokasi korban tersengat listrik dan korban saat dirawat di Rumah Sakit Darmayu, Sabtu (05/01/2019).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Akhirnya tim penyidik kepolisian turun tangan untuk menjawab kusak kusuk kabar yang menyebar dari mulut - mulut warga Kecamatan Kauman. Hal ini untuk menjawab kabar adanya pekerja yang jatuh saat mengerjakan proyek pembuatan dinding panel di teras KUD Bantarangin. Korban terjatuh setelah tersengat aliran listrik jaringan tinggi, Jumat (04/01/2019) sekira pukul 10.30 WIB.

Korban tersengat listrik itu adalah Moch Abdul Nafik (21) warga Dusun Crabak, Desa Gambiranom, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri, Jateng. Korban harus dirawat di RS Darmayu JL dr Sutomo Ponorogo lantaran mengalami luka bakar.

"Kasus ini saat kejadian tidak dilaporkan ke polisi. Tapi, akhirnya petugas Polsek Sumoroto mendapat Informasi dari masyarakat tentang adanya kejadian itu kemudian melakukan penyelidikan. Sabtu (05/01/2019) sekira pukul 06.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Somoroto baru menemukan tempat korban di rawat itu," terang Kasubag Humas Polres Ponorogo, Ipda Teguh Satrio kepada republikjatim.com, Minggu (06/01/2019).

Ceritanya kata Teguh kasus korban tersengat listrik hingga jatuh ke tanah itu bermula sejak sekitar 4 minggu lalu, korban bersama dengan 4 pekerja lain memasang Papan Dinding Panel teras depan KUD Bantarangin, Somoroto. Saat itu, korban bekerja dengan Dimas mengerjakan dinding bagian atas menggunakan alat panjat scaffolding (sejenis tangga) dengan ketinggian 8 meter.

"Saat itu korban bermaksud memberikan salah satu alat kerja berupa gerinda (gerindo) sebagai alat penghalus ujung bekas potongan (pinggiran) hasil kerjaan kepada Dimas. Tanpa disadari korban tempat kerjanya berdekatan dengan kabel listrik bertegangan tinggi," imbuhnya.

Ketika korban berdiri, tubuh korban menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi yang membentang di atasnya. Sehingga korban tersengat listrik hingga kaos korban terbakar dan mengakibatkan korban jatuh menyangkut kerangka besi kanopi. Kemudian jatuh lagi ke tanah dengan posisi tengkurap di lantai.

"Selanjutnya korban diberikan pertolongan temannya diantar ke RS Darmayu Ponorogo," tegasnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan para saksi kata Teguh, korban bekerja di ketinggian tidak menggunakan alat pengaman baik sabuk pengaman badan maupun alat pengaman lain (pelindung kepala). Selian itu, jarak bangunan dengan kabel listrik bertegangan tinggi terlalu dekat kurang 3 meter. Sedangkan jarak antara kabel tegangan tinggi yang membentang dengan papan bangunan hanya 1 meter. Dalam kasus ini, petugas berhasil mengamankan pakaian korban yang terbakar, visum dokter dalam proses dan foto korban saat di rawat serta lampiran surat keterangan (gambar) situasi TKP. Selain itu juga sudah memintai keterangan kepada para saksinya.

"Untuk kondisi korban saat ini mengalami luka bakar bagian wajah, telinga, leher, dan bagian dada. Korban dalam keadaan sadar dan masih rawat (opname) di RS Darmayu JL dr Sutomo Ponorogo," pungkasnya. Ami/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam mengurai kemacetan kronis di kawasan Perempatan Gedangan. Langkah konkret ini, terus…

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Untuk mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori tetapi juga siap tempur di dunia kerja, Program Studi (Prodi) Ilmu Politik…

Hari Pajak 2026, Target Melesat 24,6 Persen, Kanwil DJP Jatim II Pacu Implementasi Coretax dan Perkuat Sinergi

Hari Pajak 2026, Target Melesat 24,6 Persen, Kanwil DJP Jatim II Pacu Implementasi Coretax dan Perkuat Sinergi

Rabu, 15 Jul 2026 17:33 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II menggelar Upacara Peringatan Hari Pajak Tahun 2026…

Nahkodai Muaythai Sidoarjo 2026 - 2030, Zakaria Dimas Siap Cetak Prestasi Lokal Hingga Internasional

Nahkodai Muaythai Sidoarjo 2026 - 2030, Zakaria Dimas Siap Cetak Prestasi Lokal Hingga Internasional

Rabu, 15 Jul 2026 07:54 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 07:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Muaythai Indonesia Pengurus Kabupaten (Pengkab) Sidoarjo Tahun 2026 yang diselenggarakan di…

Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

Selasa, 14 Jul 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 19:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru persidangan kasus dugaan suap jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencapai puncaknya. Dalam…

Sedia Payung Sebelum Hujan, Musim Kemarau Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai dan Afvoer Pemicu Banjir

Sedia Payung Sebelum Hujan, Musim Kemarau Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai dan Afvoer Pemicu Banjir

Selasa, 14 Jul 2026 18:22 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 18:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk mengantisipasi banjir tidak harus menunggu musim hujan tiba. Langkah preventif itulah yang kini tengah digenjot Pemerintah…