Expander Putih Tabrak 4 Motor Seorang Guru Olahraga Tewas, 4 Terluka

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BERUNTUN - Sebuah mobil Mitsubishi Expander menabrak 4 motor di JL Raya Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo hingga menyebabkan seorang korban tewas dan 3 lainnya terluka, Rabu (02/01/2019).
BERUNTUN - Sebuah mobil Mitsubishi Expander menabrak 4 motor di JL Raya Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo hingga menyebabkan seorang korban tewas dan 3 lainnya terluka, Rabu (02/01/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kecelakaan beruntun terjadi JL Raya Desa Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Rabu (02/01/2019). Dalam kecelakaan yang melibatkan 4 motor dan sebuah mobil Mitsubishi Expander ini, menyebabkan seorang guru tewas di lokasi kejadian. Sedangkan 4 korban lainnya mengalami luka-luka dilarikan ke Rumah Sakit Yapalis, Krian.

Kini, pengendaara mobil Expander yang berhenti usai menabrak penjualan Gypsum itu, diperiksa Unit Laka Satuan Lantas Polresta Sidoarjo. Sedangkan 4 motor dan mobil Expander yang ringsek di bagian depannya diamankan sebagai barang buktinya. Berdasarkan datanya kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil Expander bernopol W 1406 VC yang dikendarai Utsman Ihsan (66) warga Desa Seruni, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Lawannya adalah empat motor yang ditabrak dari arah berlawanan.

Keempat motor yang ditabrak itu, diantaranya Honda Vario bernopol W-5202-ZZ yang dikendarai Ferry Febrianto (23), guru olahraga asal Desa Ketimang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, motor Honda Megapro bernopol W 3709 BO yang dikendarai Ahmad Miftakhul Ilmi (24) pemuda asal Desa Lebaniwaras, Kecamatan Wringinanom, Gresik, Honda Revo bernopol W 2890 NP yang ditumpangi Mustakim (49) warga Tawangsari, Simoketawang, Sidoarjo dan Honda CB bernopol S 2569 HM yang dikendarai Dian Ahmad (29) yang berboncengan dengan Wahyudi (29) warga asal Jetis, Mojokerto. Sedangkan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

"Mobil Expander rusak parah bagian depan. Sedangkan 4 motor yang ditabrak rusak berat diantaranya ada motor hancur hingga tak berbentuk lagi," terang salah seorang warga, Bagus Pratama di lokasi kejadian.

Dalam kecelakaan itu, kata Bagus pengendara motor Honda Vario yang tak lain guru olah raga SDN Tanggul tewas dengan luka parah di lokasi kejadian.

"Yang meninggal di TKP, guru olahraga itu. Karena mengalami luka parah terutama di bagian kepalanya. Sedangkan korban lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Yapalis Krian," imbuhnya.

Korban lain yang terluka yakni, pengendara motor Honda Megapro Ahmad Miftakhul Ilmi (24) warga asal Desa Lebaniwaras, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Korban mengalami luka-luka di kaki dan tangan dalam kecelakaan itu. Kemudian, pengendara motor Honda Revo Mustakim (49) warga Tawangsari, Simoketawang, Sidoarjo mengalami luka-luka serta pengendara motor Honda CB bernopol S 2569 HM, Dian Ahmad (29) yang berboncengan dengan Wahyudi (29). Keduanya pemuda asal Jetis, Mojokerto.

"Mobil melaju dari timur (Sidoarjo) menuju ke barat (Krian) masuk lajur berlawanan. Kemudian mobil menabrak keempat motor di depannya yang melaju dari arah berlawanan," tegasnya.

Sementara Kanit Lantas Polsek Wonoayu, Ipda J Kurniawan menegaskan sejumlah warga dan petugas kepolisian yang datang ke TKP langsung mengevakuasi korban menuju rumah sakit. Selain itu, petugas juga melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kecelakaan ini.

"Para korban terluka dibawa ke rumah sakit Yapalis Krian. Satu korban meninggal dunia dan empat korban luka," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam mengurai kemacetan kronis di kawasan Perempatan Gedangan. Langkah konkret ini, terus…

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Untuk mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori tetapi juga siap tempur di dunia kerja, Program Studi (Prodi) Ilmu Politik…

Hari Pajak 2026, Target Melesat 24,6 Persen, Kanwil DJP Jatim II Pacu Implementasi Coretax dan Perkuat Sinergi

Hari Pajak 2026, Target Melesat 24,6 Persen, Kanwil DJP Jatim II Pacu Implementasi Coretax dan Perkuat Sinergi

Rabu, 15 Jul 2026 17:33 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur (Jatim) II menggelar Upacara Peringatan Hari Pajak Tahun 2026…

Nahkodai Muaythai Sidoarjo 2026 - 2030, Zakaria Dimas Siap Cetak Prestasi Lokal Hingga Internasional

Nahkodai Muaythai Sidoarjo 2026 - 2030, Zakaria Dimas Siap Cetak Prestasi Lokal Hingga Internasional

Rabu, 15 Jul 2026 07:54 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 07:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Muaythai Indonesia Pengurus Kabupaten (Pengkab) Sidoarjo Tahun 2026 yang diselenggarakan di…

Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

Selasa, 14 Jul 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 19:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru persidangan kasus dugaan suap jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mencapai puncaknya. Dalam…

Sedia Payung Sebelum Hujan, Musim Kemarau Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai dan Afvoer Pemicu Banjir

Sedia Payung Sebelum Hujan, Musim Kemarau Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai dan Afvoer Pemicu Banjir

Selasa, 14 Jul 2026 18:22 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 18:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk mengantisipasi banjir tidak harus menunggu musim hujan tiba. Langkah preventif itulah yang kini tengah digenjot Pemerintah…