Kejari Sidoarjo Utamakan Pencegahan Daripada Penindakan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BAGI BUNGA - Kepala Kejari Sidoarjo, Budi Handaka dan jajarannya membagikan bunga tanda peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Jumat (08/12/2017).
BAGI BUNGA - Kepala Kejari Sidoarjo, Budi Handaka dan jajarannya membagikan bunga tanda peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Jumat (08/12/2017).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kendati baru mendapatkan kado pahit menjelang Hari Anti Korupsi Sedunia, dengan kalah dalam gugatan praperadilan yang diajukan dua tersangka kasus dugaan pungutan liar (pungli) Pabrik Gula (PG) Krembung dalam pekan ini, tak menyurutkan semangat Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo dalam menangani perkara korupsi. Kejari Sidoarjo dibawa nahkoda Budi Handaka ini mendeklarasikan diri mengutaman pencegahan korupsi dibandingkan penindakan.

Deklarasi itu disampaikan dihadapan puluhan wartawan media cetak, elektronik dan online yang menghadiri acara Press Release Capaian Kinerja Penanganan Korupsi Tahun 2017 di Aula Kejari Sidoarjo, Jumat (08/12/2017).

"Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kalau ramai sidangnya itu berarti pemberantasan korupsi tidak berhasil. Kalau sepi (persidangan) itu justru berhasil. Kita harus mengutamakan paradigma pencegahan bukan penindakan," terang Budi Handaka kepada republikjatim.com, Jumat (08/12/2017).

Karena mengutamakan pencegahan lanjut Budi maka semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD dan BUMN harus memanfaatkan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah ( TP4D) Kejari Sidoarjo sejak awal pelaksanaan program kerja hingga realisasinya. Menurutnya dalam setiap proyek pembangunan yang didampingi tim TP4D dipastikan berjalan sesuai aturan dan dijamin tidak bakal korupsi.

"Kalau tidak mau didampingi TP4D, itu harus saya curigai. Karena ada yang ditutup-tutupi. Atau kalau tidak mau didampingi TP4D akan berpikir tidak bisa nyolong (korupsi) uang negara," katanya.

Mantan Aspidum Kejati NTT ini menguraikan tujuan TP4D adalah memberikan kepastian dalam pembangunan. Selain itu untuk menciptakan iklim investasi karena tidak akan adalagi minim penyerapan anggaran dan ragu melaksanakan kebijakan pemerintah.

"Kebijakan pencegahan ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan masyarakat dalam memberantas korupsi ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Kejari Sidoarjo, Budi Handaka, bersama jajaran Kasi dan stafnya membagikan pin dan bunga mawar warna putih dan merah kepada warga dan pengguna jalan yang mintas di JL Sultan Agung depan Kantor Kejari Sidoarjo. Para pengendara motor, mobil dan warga yang melintas motor melintas depan Kejari diberikan pin warna hijau yang bertuliskan Anti Korupsi dan bunga warga merah dan putih. Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi anti korupsi kepada semua lapisan masyarakat. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah, Bupati Sidoarjo Ajak Warga Pererat Persaudaraan Perkuat Silaturrahmi

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 20:49 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi dan saling memaafkan pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447…

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Bupati Sidoarjo Bersama Forkopimda Pantau Arus Mudik Lebaran

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 18:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Inspeksi Mendadak (Sidak) dilaksankan Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Forkopimda Sidoarjo ke sejumlah pos pengamanan pada …

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Pintu Terbuka Lebar di Candi Kala Hj Mimik Idayana Melebur Bersama Warga Sidoarjo di Momen Idul Fitri 1447 Hijriyah

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 17:11 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana di Perum TNI AL Blok C1 No 18, Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Sidoarjo tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak…

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Geger Klaim Dukungan Jelang Muscab PKB Sidoarjo, PCNU dan MWCNU Tegaskan Netral Tak Dukung Subandi di Acara Bukber

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 16:07 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Sidoarjo yang dijadwalkan pada awal April mendatang, tensi politik di internal partai…

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

DPAC PKB Mulai Bantah Klaim Subandi, Sebut Tak Ada Dukungan Kembali Pimpin PKB Sidoarjo Justru Buka Lpj Dana Banpol

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Gejolak internal mulai memanas di tubuh DPC PKB Sidoarjo menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab). Pernyataan Bupati…

Menembus Ombak Sungai, Perjalanan Tim CCD MBM Vancouver Puri Surya Jaya Serahkan Beras 700 Kilogram di Pesisir Sidoarjo

Menembus Ombak Sungai, Perjalanan Tim CCD MBM Vancouver Puri Surya Jaya Serahkan Beras 700 Kilogram di Pesisir Sidoarjo

Kamis, 19 Mar 2026 19:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 19:46 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mentari belum terlalu tinggi saat rombongan Tim Crisis Center Dhuafa (CCD) MBM Vancouver Puri Surya Jaya, Gedangan, Sidoarjo…