Sidoarjo (republikjatim.com) -
Eskalasi politik menjelang pemilihan Ketua DPC PKB Sidoarjo kian menghangat. Terbaru, Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kabupaten Sidoarjo secara tegas menyatakan keberatannya atas aksi oknum yang mengatasnamakan organisasi untuk mendukung mantan kader partai yang telah dipecat, yakni Subandi untuk maju lagi menjadi Calon Ketua DPC PKB Sidoarjo di Tahun 2026 ini.
Ketua DKC Garda Bangsa Sidoarjo, Wahyu Sejati mengaku sangat menyesalkan adanya pihak-pihak yang mencoba menyeret nama badan otonom (Banom) PKB ini, demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Menurut, Wahyu Garda Bangsa memiliki mekanisme organisasi yang baku. Tindakan dukung-mendukung di luar jalur resmi dianggap sebagai pelanggaran etik dan merusak marwah organisasi.
"Kami sangat menyayangkan adanya oknum yang membawa nama Garda Bangsa untuk kepentingan pribadi. Apalagi, dikaitkan dengan dukungan terhadap mantan kader yang sudah tidak lagi menjadi bagian dari partai," ujar Wahyu dalam keterangan resminya.
Lebih jauh, Wahyu mengungkapkan
Soliditas Partai selalu dijaga. Bahkan, Garda Bangsa tetap patuh dan tegak lurus terhadap keputusan partai. Bahkan, organisasi hanya akan mendukung kader internal resmi (bukan mantan kader) untuk menahkodai DPC PKB Sidoarjo ke depan agar lebih baik.
"Bagi kami tidak ada toleransi bagi pengurus atau anggota yang melanggar garis komando. Kami berharap
masyarakat tidak terprovokasi oleh klaim-klaim sepihak yang tidak melalui kanal komunikasi resmi organisasi," pintanya.
Karena itu, lanjut Wahyu untuk menjaga kondusivitas menuju Muscab semua bagian partai harus menjaga diri. Bahkan, Wahyu mengajak seluruh kader untuk merapatkan barisan dan menjaga loyalitas. Ia berharap klarifikasi ini dapat menghentikan berbagai upaya pecah belah yang dilakukan oleh pihak luar.
"Sekali lagi kami tegaskan, sikap kami sudah jelas dan tegak lurus. Kami mendukung kader internal untuk memimpin DPC PKB Sidoarjo. Kami pastikan situasi internal tetap kondusif dan solid sampai hari ini," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi