Beberapa Pemohon Terkendala Dokumen Letter C, Pemdes Sidokepung Buka Sertifikasi Massal Lewat Program PTSL

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
LAYANAN - Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo kembali mendapatkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026 seperti pelaksanaan PTSL Tahun 2023 lalu, Rabu (25/02/2026).
LAYANAN - Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo kembali mendapatkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026 seperti pelaksanaan PTSL Tahun 2023 lalu, Rabu (25/02/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo kembali mendapatkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2026. Kondisi itu, sama saat pelaksanaan PTSL Tahun 2023 lalu. Saat itu, Desa Sidokepung mendapat program yang sama dengan kuota 1.000 bidang tanah. Namun, menyisakan permasalahan hukum akhir pelaksanaannya.

Pengalaman Tahun 2023 itu, membuat program ini disambut warga masyarakat Sidokepung dengan antusias. Sayangnya, ada dugaan permasalahan mendasar yang dikeluhkan warga setempat sebagai pemohon PTSL.

Salah satu permasalahan itu, soal hilangnya bukti yuridis tanah berupa dokumen Leter C. Hal ini, seperti yang disampaikan Samai. Salah satu pemohon sertifikasi tanah lewat proses PTSL Tahun 2026 ini. 

Samai menceritakan dirinya sudah melengkapi berkas persyaratan administrasi untuk permohonan sertifikasi tanah miliknya. Yakni mulai dari data administrasi kependudukan, surat keterangan waris dan lain sebagainya. Namun, saat mendatangi Kantor (Balai) Desa untuk mendapatkan syarat terkait bukti yuridis tanah yang dikuasai belum berhasil.

"Karena Pemerintah Desa (Pemdes) Sidokepung, tidak dapat menunjukkan bukti Letter C itu. Saat kami minta pejabat desa juga diminta untuk mencari sendiri nama dan nomor Leter C yang ada di buku leter C tanah desa. Sayangnya, sampai sekarang juga tidak ditemukan," ujar Samai kepada republikjatim.com, Rabu (25/02/2026).

Selama ini, Samai mengaku sudah berusaha memenuhi semua persyaratan administrasinya sebagai pemohon sertifikasi lewat program PTSL. Bahkan, juga sudah menghadirkan saudara - saudaranya yang dari luar desa untuk hadir di kantor Desa Sidokepung.

"Sekarang tinggal Letter C dan riwayat tanah serta sporadik yang dikeluarkan oleh pemerintah desa yang belum ada.  Sampai hari ini dokumen Letter C masih belum ditemukan. Saya heran dokumen yang begitu penting kok bisa hilang di pemerintah desa," tegas Samai.

Menurut Samai, tidak hanya dirinya yang mengalami kendala seperti itu. Berdasarkan pengakuan warga lainnya, masih ada sekitar tujuh orang lainnya yang mengalami kendala yang sama.

"Sepengetahuan saya masih ada pemohon PTSL lainnya yang mengalami nasib yang sama seperti saya. Mereka Letter C juga hilang. Saat mengurus pendaftaran permohonan sertifikat di program PTSL ini, tidak hanya Letter C saya yang hilang. Tetapi yang saya ketahui ada sekitar tujuh orang mengalami hal yang sama. Mungkin masih ada yang lainnya lagi, tapi saya kurang tahu," ungkapnya.

Sementara secara terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Sidokepung, Samsul Hariadi yang sekaligus menjabat Plt Kepala Desa (Kades) Sidokepung tidak ada di kantornya. Menurut keterangan staf pelayanan umum, Plt Kades Sidokepung sedang dirawat di RSUD RT Notopuro Sidoarjo. 

Namun saat ditanya melalui ponselnya, Plt Kades Sidokepung yang juga menjabat Sekdes Sidokepung ini mengakui program PTSL di kampungnya baru dimulai untuk proses Tahun 2026 ini.

"Masih baru proses pembukaan (pendaftaran PTSL) sekarang," tandasnya singkat.

Diketahui kelengkapan berkas pemohon PTSL bakal menjadi janggal jika dokumen penting seperti Letter C itu, belum dipenuhi. Bahkan, bisa berdampak terhadap hajat para pemohon PTSL yang berkasnya kurang lengkap. Apalagi, Pemerintah Desa (Pemdes) Sidokepung terutama Sekdes sebagai pejabat pengelola informasi dan dokumentasi harus bertanggung jawab atas dugaan hilangnya dokumen Letter C itu.

Sedangkan setiap program PTSL,  Pemerintah Desa (Pemdes) berkewajiban mmbantu mengumpulkan dokumen kepemilikan (Letter C, Akta Jual Beli, Riwayat Tanah, KTP/KK) dari pemohon. Termasuk, memastikan warga memasang tanda batas tanah (patok) dan menyelesaikan sengketa batas secara kekeluargaan sebelum pengukuran. Perangkat Desa juga wajib mendampingi Tim Fisik BPN saat pengukuran di lapangan untuk menunjukkan batas tanah. Hal itu, diatur dalam peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan juga Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Hel/Waw

Berita Terbaru

Puluhan Tiang PJU di Jantung Kota Delta Keropos Dibiarkan Rawan Ambruk, Dishub Sidoarjo Ngaku Terbentur Anggaran

Puluhan Tiang PJU di Jantung Kota Delta Keropos Dibiarkan Rawan Ambruk, Dishub Sidoarjo Ngaku Terbentur Anggaran

Rabu, 11 Mar 2026 14:03 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 14:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kondisi sejumlah infrastruktur di pusat Kota Delta tengah menjadi sorotan tajam. Hal ini, karena aset milik Pemkab Sidoarjo itu,…

PWI Sidoarjo Tebarkan Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Berbagi Ratusan Paket Takjil ke Pengguna Jalan

PWI Sidoarjo Tebarkan Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Berbagi Ratusan Paket Takjil ke Pengguna Jalan

Selasa, 10 Mar 2026 21:20 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 21:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kekompakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo memang tak diragukan lagi. Termasuk, dalam kegiatan yang…

Pimpinan Beserta Staf Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Pimpinan Beserta Staf Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Senin, 09 Mar 2026 23:46 WIB

Senin, 09 Mar 2026 23:46 WIB

Pimpinan Beserta Staf Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkab Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul…

Kawal Kasus TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elit, Perwakilan Warga Luruk Kejari Sidoarjo Penyidik Janji Panggil Pengembang

Kawal Kasus TKD Damarsi Jadi Rumah Kos Elit, Perwakilan Warga Luruk Kejari Sidoarjo Penyidik Janji Panggil Pengembang

Senin, 09 Mar 2026 21:03 WIB

Senin, 09 Mar 2026 21:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sekitar 11 orang perwakilan warga Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, Senin…

Berbagi Jelang Lebaran, Smamda Sidoarjo Bagikan 750 Paket Zakat dan Parsel untuk Warga 4 RT di Sekitar Sekolah

Berbagi Jelang Lebaran, Smamda Sidoarjo Bagikan 750 Paket Zakat dan Parsel untuk Warga 4 RT di Sekitar Sekolah

Senin, 09 Mar 2026 10:38 WIB

Senin, 09 Mar 2026 10:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo kembali menunjukkan kepedulian sosialnya…

Usut Dugaan Korupsi TKD Damarsi, Tim Penyidik Kejari Sidoarjo Mulai Cek Rumah Kos Elit Minta Detail Bukti Pembayaran

Usut Dugaan Korupsi TKD Damarsi, Tim Penyidik Kejari Sidoarjo Mulai Cek Rumah Kos Elit Minta Detail Bukti Pembayaran

Minggu, 08 Mar 2026 20:35 WIB

Minggu, 08 Mar 2026 20:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus mendalami kasus dugaan korupsi tata kelola Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi,…