Atap Kelas SMPN 1 Gedangan Ambruk Dimakan Rayap, DPRD Sidoarjo Dorong Dikbud Evaluasi Semua Sekolah Rawan Roboh

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AMBRUK - Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono melaksanakan sidak ke ruang kelas SMPN 1 Gedangan ambruk yang ada di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Senin (23/02/2026).
AMBRUK - Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono melaksanakan sidak ke ruang kelas SMPN 1 Gedangan ambruk yang ada di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Senin (23/02/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peristiwa ​ambruknya atap ruang kelas di SMPN 1 Gedangan, Sidoarjo menjadi perhatian serius jajaran legislatif (DPRD) Sidoarjo. Bahkan peristiwa ini, menyulut perhatian serius Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pemkab Sidoarjo masih sangat minim. Terutama soal pemetaan sarana dan prasarana bangunan sekolah.

Salah satu perhatian serius itu diberikan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono. Politisi senior Partai Golkar Sidoarjo ini, memberikan tanggapan langsung terkait kondisi infrastruktur pendidikan yang dinilai rapuh itu. Bahkan, Warih Andono melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) ke bangunan ruang kelas yang ambruk itu.

"Kami sangat prihatin atas musibah ambruknya bangunan ruang kelas ini. Peristiwa ini seharusnya tidak terjadi kalau Dinas Pendidikan bisa mengantisipasinya. Artinya ada maping (pendataan) bangunan ruang kelas yang rawan ambruk dan mengkhawatirkan," ujar Wakil Ketua III DPRD Sidoarjo, Warih Andono ini kepada republikjatim.com, Senin (23/02/2026).

Apalagi, berdasarkan tinjauan (Sidak) di lapangan, Warih Andono memastikan kerusakan bangunan ruang kelas itu, murni disebabkan oleh faktor usia dan kondisi fisik material bangunan. Warih memastikan penyebab bangunan atap ruang kelas ambruk bukan karena bencana alam seperti angin puting beliung atau lainnya.

"​Faktor utama bangunan ambruk karena rayap. Jelas terlihat semua kayu penyangga atap diketahui sudah sangat lapuk karena dimakan rayap. Bahkan, kondisi bangunan dan material bangunan sudah tua dan rapuh sehingga tidak mampu lagi menahan beban hingga ambruk itu," ungkapnya.

Karena itu, ​Warih Andono menekankan keprihatinan mendalam atas kejadian ambruknya bangunan ruang kelas itu. Pihaknya, menekankan beberapa poin penting sebagai langkah tindak lanjutnya. Diantaranya DPRD Sidoarjo mendorong pemerintah daerah (Pemkab Sidoarjo) untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap gedung-gedung sekolah lain yang sudah berumur. Hal itu, untuk mencegah kejadian serupa (ambruknya ruang kelas) terulang kembali.

"Soal teknis penggunaan dana APBD yang memerlukan penyesuaian prosedur dan kewenangan untuk perbaikan mendadak seperti ini karena 
keterbatasan anggaran. Tercatat adanya kendala mengenai penggunaan dana APBD secara langsung untuk perbaikan mendadak karena prosedur kewenangan yang ada. Kalau dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tidak bisa maka baru bisa dianggarkan di Tahun 2027. Karena rehab ruang kelas itu tidak hanya satu ruang saja akan tetapi sampai empat ruang kelas," tandasnya.

Sementara dalam sidak itu, Warih Andono tidak hanya ditemani Kepala SMPN 1 Gedangan bersama staf dan para guru lainnya. Warih juga ditemani Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Sidoarjo. Ary/Waw

Berita Terbaru

Bukan di Kelas Malah Asyik Nongkrong di Warkop, Pelajar Bolos di Sidoarjo Terjaring Razia Petugas Satpol PP

Bukan di Kelas Malah Asyik Nongkrong di Warkop, Pelajar Bolos di Sidoarjo Terjaring Razia Petugas Satpol PP

Kamis, 20 Agu 2026 14:21 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:21 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bukannya duduk manis mendengarkan pelajaran di dalam kelas, belasan pelajar di Kabupaten Sidoarjo justru asyik nongkrong di…

Grebek Sindikat Meterai Palsu Antarprovinsi, DJP dan Polda Metro Jaya Selamatkan Kerugian Negara Rp 1 Triliun

Grebek Sindikat Meterai Palsu Antarprovinsi, DJP dan Polda Metro Jaya Selamatkan Kerugian Negara Rp 1 Triliun

Kamis, 20 Agu 2026 10:37 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 10:37 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Sinergi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Polda Metro Jaya sukses membongkar jaringan lintas provinsi pembuat dan pengedar…

Komitmen Bangun Karakter Anak, Pemkab Sidoarjo Gelontorkan Rp 23 Miliar untuk 5.500 Guru Ngaji di Kota Delta

Komitmen Bangun Karakter Anak, Pemkab Sidoarjo Gelontorkan Rp 23 Miliar untuk 5.500 Guru Ngaji di Kota Delta

Kamis, 20 Agu 2026 08:43 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 08:43 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan pendidik keagamaan. Sebanyak,…

Tidak Hanya Kejar Target, Pemkab Sidoarjo Dorong Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan hingga Siswa Magang

Tidak Hanya Kejar Target, Pemkab Sidoarjo Dorong Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan hingga Siswa Magang

Rabu, 19 Agu 2026 06:57 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 06:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sidoarjo boleh saja melampaui target hingga 46,27 persen dari target awal…

Sinergi HMI dan Pemkab Sidoarjo, Siap Berantas Miras Ilegal, Tekan HIV/AIDS hingga Fasilitasi Pelantikan di Pendopo

Sinergi HMI dan Pemkab Sidoarjo, Siap Berantas Miras Ilegal, Tekan HIV/AIDS hingga Fasilitasi Pelantikan di Pendopo

Selasa, 18 Agu 2026 21:59 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 21:59 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dukungan terhadap sikap Pemkab Sidoarjo dalam menertibkan peredaran Minuman Keras (Miras) ilegal dan menekan angka HIV/AIDS…

Ubah Mall Jadi Kelas Terbuka, 74 Siswa Spemduta Guncang Royal Plaza Surabaya Lewat Pentas Wonderland

Ubah Mall Jadi Kelas Terbuka, 74 Siswa Spemduta Guncang Royal Plaza Surabaya Lewat Pentas Wonderland

Selasa, 18 Agu 2026 20:56 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 20:56 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Atrium Royal Plaza Surabaya mendadak riuh oleh aksi memukau dari 74 siswa kelas 7 SMP Muhammadiyah 2 Taman (Spemduta), Kecamatan…