Sidoarjo (republikjatim.com) - SMP Al Muslim menyelenggarakan kegiatan Healthy Day dalam rangka Peringatan Hari Gizi Nasional dengan mengusung tema Smart Eating, Strong Living. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menanamkan kesadaran pentingnya gizi seimbang, pola makan sehat serta gaya hidup aktif kepada seluruh siswa.
Healthy Day diikuti seluruh warga sekolah dengan suasana yang edukatif dan penuh antusiasme. Healthy Day dirancang sebagai kegiatan pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan edukasi kesehatan dengan praktik langsung. Beragam aktivitas dilaksanakan, mulai dari senam bersama, presentasi bekal sehat yang dirancang dan dibuat sendiri oleh siswa, hingga pembiasaan memilih makanan sehat di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami kesehatan merupakan fondasi utama dalam mendukung proses belajar dan tumbuh kembang remaja.
Kepala SMP Al Muslim, Ustadzah Ika Sriyaningsih mengatakan Healthy Day menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk peserta didik yang unggul secara akademik sekaligus sehat secara fisik dan mental.
"Kegiatan Healthy Day ini kami selenggarakan sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap kesehatan siswa. Kami ingin siswa memahami prestasi dan semangat belajar sangat dipengaruhi kondisi tubuh yang sehat dan asupan gizi yang baik," ujar Ika Sriyaningsih, Kamis (22/01/2026).
Lebih jauh, Ika menjelaskan tema Smart Eating, Strong Living dipilih agar siswa memiliki pemahaman yang tepat tentang pola makan sehat. Melalui tema ini, pihaknya ingin menanamkan kesadaran makan bukan hanya untuk kenyang, tetapi harus cerdas dan bergizi.
"Kalau siswa terbiasa makan sehat, maka mereka akan memiliki daya tahan tubuh yang baik dan lebih siap menghadapi tantangan belajar," imbuhnya.
Ketua Panitia Healthy Day, Ustadzah Eka Puji Lestari menguraikan kegiatan ini dirancang dengan pendekatan yang menyenangkan agar pesan tentang gizi dapat diterima dengan baik oleh siswa. Menurutnya, keterlibatan aktif siswa menjadi kunci keberhasilan kegiatan.
"Kami ingin siswa terlibat langsung dan tidak hanya sebagai peserta pasif. Karena itu, kami menghadirkan kegiatan seperti presentasi bekal sehat dan identifikasi kandungan gizi agar siswa belajar dari pengalaman nyata," tegasnya.
Selain itu, Eka juga menegaskan Healthy Day tidak hanya bersifat seremonial saja. Akan tetapi, diharapkan mampu membentuk kebiasaan jangka panjang.
"Harapan kami, setelah mengikuti Healthy Day, siswa menjadi lebih sadar dalam memilih makanan, lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan mampu menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah," paparnya.
Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas VIII, Adelia Cadamba mengaku senang dapat mengikuti Healthy Day karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya.
"Saya senang mengikuti kegiatan ini, karena jadi tahu lebih banyak tentang gizi dan makanan sehat. Ternyata, menyusun bekal sehat itu tidak sulit, asal tahu kandungan gizinya," urainya.
Eka juga mengungkapkan kegiatan ini membuatnya lebih berhati-hati dalam memilih jajanan.
"Sekarang saya jadi lebih sadar untuk memilih makanan yang sehat dan mengurangi jajan sembarangan. Saya juga jadi ingin membiasakan sarapan dan membawa bekal dari rumah," urainya.
Sementara melalui kegiatan Healthy Day dalam rangka Peringatan Hari Gizi Nasional, SMP Al Muslim berharap dapat membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengajak seluruh warga sekolah berkolaborasi menciptakan lingkungan yang mendukung kebiasaan hidup sehat.
"Dengan semangat Smart Eating, Strong Living, SMP Al Muslim berkomitmen untuk terus mendampingi siswa agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, cerdas dan berkarakter," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi