Sidoarjo (republikjatim.com) - Sedikitnya tiga wilayah kecamatan di Sidoarjo terdampak hujan deras dan amukan angin puting beliung. Selain menyebabkan puluhan pohon tumbang, amukan angin kencang itu, juga menyebabkan puluhan rumah warga rusak terutama ambruk dibagian atapnya.
Hujan deras disertai angin kencang itu melanda wilayah Kecamatan Buduran, Candi dan Kecamatan Jabon. Kondisi terparah terjadi di Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo akibat bencana alam sebagai dampak cuaca ekstrem itu, Sabtu (20/12/2025) sore.
Akibat amukan angin kencang itu, puluhan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang dan berat. Selain itu, puluhan pohon juga tumbang di beberapa titik. Kendati demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa amukan angin kencang itu.
Berdasarkan data awalnya, sejumlah wilayah yang terdampak angin puting beliung itu diantaranya Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Jabon, Desa Sidodadi, Kecamatan Candi, Kecamatan Sedati; serta Desa Prasung, Kecamatan Buduran yang mengalami kerusakan paling parah.
Kasi Pelayanan Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Nur Audha mengatakan hujan deras disertai angin kencang terjadi secara tiba-tiba. Akibatnya, sejumlah rumah warga di empat RT mengalami kerusakan cukup parah.
"Di kampung kami, amukan angin kencang menerpa rumah warga di empat RT. Diantaranya wilayah RT yang terdampak itu RT 8 dan RT 10 RW 04 serta RT 11 dan RT 12 RW 05. Kerusakan rumah warga kategori ringan hingga sedang. Tapi soal jumlah pastinya masih dalam proses pendataan," Nur Auda di Desa Prasung, Sabtu (20/12/2025) petang.
Lebih jauh, perangkat yang akrab disapa Nur ini mengungkapkan sebelum kejadian, kondisi cuaca sempat terlihat mendung gelap. Tak berselang lama, kemudian hujan turun sangat deras disertai angin kencang yang berlangsung cukup singkat. Akan tetapi, berdampaknya cukup signifikan karena mampu menerbangkan atap rumah warganya.
"Amukan angin kencang itu menyebabkan puluhan rumah warga rusak. Saat ini kami bersama pihak terkait lainnya masih melakukan proses pendataan. Kami yakin jumlahnya bisa terus bertambah," tandasnya.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano membenarkan adanya peristiwa hujan angin yang berdampak di tiga kecamatan itu. Menurutnya, hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan puluhan rumah warga rusak di beberapa kecamatan.
"Saat ini, petugas BPBD bersama unsur terkait masih melakukan pendataan dan assessment di lapangan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Terutama, saat hujan deras disertai angin kencang yang masih berpeluang terjadi di wilayah Sidoarjo dalam beberapa hari ke depan," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi