Lima Bandit Berusia Belia Diringkus, Usai Peras 3 Pelajar di Museum Mpu Tantular

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DIRINGKUS - Sebanyak 5 bandit berusia belia diringkus jajaran Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo bersama barang bukti 3 unit Hand Phone (HP) dan sebuah paving besar yang digunakan mengancam 3 pelajar korbannya, Jumat (12/10/2018).
DIRINGKUS - Sebanyak 5 bandit berusia belia diringkus jajaran Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo bersama barang bukti 3 unit Hand Phone (HP) dan sebuah paving besar yang digunakan mengancam 3 pelajar korbannya, Jumat (12/10/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sedikitnya 5 anggota komplotan bandit berusia belia (remaja) diringkus anggota Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo. Salah satu tersangka masih berusia dibawa umur (pelajar). Mereka diringkus di dua tempat yang berbeda dalam waktu yang hampir bersamaan.

Jika aksi mereka dilakukan pada 23 September 2018 di kawasan Museum Mpu Tantular, Sidoarjo. Mereka ditangkap pada 8 Oktober 2018 di kawasan Desa Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo dan sebagian ditangkap di wilayah Kecamatan Candi, Sidoarjo.

Kelima tersangka ini masing-masing adalah Rido Saputra (22) warga perum BMS, Desa Klurak, Kecamatan Candi, Givril Fardan (20) warga JL Jambu Desa Seruni, Kecamatan Gedangan, Achmad Zaelani (21) warga perum BMS Desa Klurak, Kecamatan Candi, dan Moh Ashar (20) warga Desa Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo. Selain itu, salah seorang tersangka yang masih dibawa umur adalah AR warga Kecamatan Gedangan. Meski tak ditahan akan tetapi proses hukum AR tetap berjalan.

Sedangkan para korbannya adalah para pelajar. Diantaranya, AV (15) warga Sukodono, RA (15) warga Candi dan FS (16) warga Sukodono. Sementara barang bukti yang diamankan dari para bandit bertato ini, selain 3 unit HP dan paving adalah 1 unit motor Suzuki dan 1 unit motor Yamaha Mio.

"Kelimanya kalau bermain selalu bersama-sama. Meski bukan geng tapi ini termasuk berkelakuan layaknya penjahat jalanan," terang Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris kepada republikjatim.com, Jumat (12/10/2018).

Harris menceritakan kelimanya ditangkap setelah memeras tiga pelajar yang sedang berfoto-foto (berselfie) di sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo. Seluruh HP dan uang milik ketiga korbab dirampas ketiga tersangka. Padahal, awalnya para tersangka ini bersepeda motor hendak menuju GOR Delta Sidoarjo. Melihat beberapa pelajar berfoto ria mereka langsung mendekati dan memeras para korban itu.

"Para penjahat jalanan ini, sengaja mendekati korban untuk meminta uang. Para tersangka ini juga memegang paving untuk menakuti dan mengancam para korban. Dua tersangka sempat memukuli korban agar segera menyerahkan uang dan HP yang dimilikinya," imbuhnya.

Sementara itu, karena ketakutan, para korban menyerahkan uang dan HPnya masing-masing. Kemudian para tersangka langsung kabur. Bahkan mereka juga sempat menjual HP hasil kejahatannya.

"Tapi HP seluruhnya bisa kami amankan kembali untuk dijadikan barang bukti," tegasnya.

Beruntung dalam kasus ini, kata Harris para korban segera melapor ke polisi. Akhirnya para pemuda bandit ini berhasil diringkus polisi. Kini para bandit ini harus meringkuk di dalam tahanan Polresta Sidoarjo.

"Para tersangka kami jerat pasal 368 KUHP tentang Perampasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," pungkasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keresahan mendalam melanda warga Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo. Ini menyusul, kehadiran outlet yang secara bebas menjual…

Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency

Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency

Jumat, 17 Jul 2026 18:12 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 18:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kebijakan Pemkab Sidoarjo terkait integrasi jalan antarperumahan berujung kekalahan di meja hijau. Pengadilan Tata Usaha Negara…

Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon

Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan menekan polusi udara. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana…

Cetak ‘Green Leader’ Masa Depan, 612 Siswa Baru SMK YPM 8 Sidoarjo Bersihkan Sungai Lepas 18.000 Benih Ikan

Cetak ‘Green Leader’ Masa Depan, 612 Siswa Baru SMK YPM 8 Sidoarjo Bersihkan Sungai Lepas 18.000 Benih Ikan

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun ajaran 2026/2027 di SMK YPM 8 Sidoarjo ditutup dengan cara yang tidak biasa.…

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam mengurai kemacetan kronis di kawasan Perempatan Gedangan. Langkah konkret ini, terus…

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Untuk mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori tetapi juga siap tempur di dunia kerja, Program Studi (Prodi) Ilmu Politik…