Dorong Partisipasi Warga, Banggar DPRD Sidoarjo Desak Pemkab Naikkan Anggaran Mitigasi Bencana Banjir

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MITIGASI - Anggota Komisi C yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo Muh Zakaria Dimas Pratama mendesak Pemkab Sidoarjo menaikkan anggaran mitigasi penanganan darurat banjir saat Rapat Banggar di ruang rapat paripurna DPRD Sidoarjo kemarin
MITIGASI - Anggota Komisi C yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo Muh Zakaria Dimas Pratama mendesak Pemkab Sidoarjo menaikkan anggaran mitigasi penanganan darurat banjir saat Rapat Banggar di ruang rapat paripurna DPRD Sidoarjo kemarin

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo, Muh Zakaria Dimas Pratama menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo perlu segera mengalihkan fokus dari penyusunan grand design penanggulangan banjir ke langkah-langkah mitigasi yang lebih konkret dan mendesak dalam penanganan darurat banjir. Alasan Ketua Fraksi Demokrat - NasDem ini menilai pembahasan panjang mengenai rancangan besar penanganan banjir belum cukup menjawab persoalan yang terus berulang setiap musim penghujan tiba.

"Sekarang ini yang terpenting adalah mitigasi. Jangan sampai bencana itu seperti ‘terencana’. Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) selalu naik, tetapi mitigasinya tidak berjalan," ujar polisi muda Partai NasDem yang akrab disapa Dimas ini kepada republikjatim.com, Minggu (23/11/2025).

Karena itu, Dimas mendesak anggaran mitigasi bencana banjir dinaikkan. Dalam pembahasan anggaran, Dimas meminta Pemkab Sidoarjo menaikkan alokasi untuk mitigasi bencana banjir itu. Menurutnya, pemerintah daerah langsung merespons permintaan itu dan menyatakan kesiapan memperkuat anggaran.

"Sebagai anggota Banggar, saya minta anggaran mitigasi banjir dinaikkan dan dijadikan skala prioritas. Alhamdulillah, dalam rapat kemarin itu Pemkab Sidoarjo cepat merespon permintaan itu," ungkapnya.

Ketua DPD Partai NasDem Sidoarjo ini memaparkan penguatan anggaran penting dilakukan. Hal ini, karena kerugian akibat banjir terus berulang setiap tahun.

"Biaya perbaikan infrastruktur, kerugian petani, para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga beban warga selalu menjadi dampak yang tidak kecil setiap banjir melanda Sidoarjo," tegas politisi muda asal Dapil V Kecamatan Taman dan Kecamatan Sukodono ini.

Dimas juga mengingatkan penanganan banjir memang tidak dapat diselesaikan secara instan. Namun langkah mitigasi tidak boleh menunggu hingga master plan penanganan banjir selesai dirumuskan bersama tim akademisi.

"Penguatan mitigasi, harus mulai tampak melalui pembangunan embung (buzem) di kawasan rawan banjir, penambahan personel satgas air hingga perbaikan tanggul avour di sepanjang aliran sungai," paparnya.

Dimas menegaskan mitigasi merupakan langkah paling realistis untuk menekan risiko banjir sambil menunggu solusi jangka panjang berjalan. Selain menyusun grand design banjir, Pemkab Sidoarjo diminta memastikan upaya mitigasi dilakukan secara paralel dan konsisten.

"Kalau normalisasi sungai dan saluran menjadi salah satu langkah mendesak, terutama melalui pengerukan sedimentasi dan pembukaan akses saluran yang tertutup bangunan atau sampah. Penanganan ini, harus dilakukan secara rutin dan tidak hanya ketika banjir terjadi," ungkap Dimas.

Dimas juga menyoroti pentingnya memastikan rumah pompa bekerja optimal. Sejumlah titik rawan banjir yang selama ini bergantung pada pompa harus mendapat perhatian lebih serius, termasuk penambahan pompa permanen bila dibutuhkan.

"Di kawasan perkotaan misalnya, kami melihat penataan drainase menjadi pekerjaan besar yang harus segera diprioritaskan. Sinkronisasi tinggi saluran antarwilayah perlu dipastikan agar aliran air tidak tersumbat atau terjebak sumbatan. Bagi kami drainase lama yang tidak lagi memadai harus diperbaiki. Sementara di daerah padat penduduk perlu dibangun saluran baru untuk memperlancar aliran air," papar Politisi Muda Partai NasDem ini.

Selain itu Dimas juga menyoroti pentingnya penguatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pembangunan sejumlah area resapan air. Pembangunan di wilayah yang seharusnya menjadi sabuk hijau, bagi Dinas harus dibatasi agar fungsi resapan tetap terjaga selama bertahun-tahun.

"Upaya mitigasi juga dianggap tidak akan berjalan efektif tanpa perbaikan pengelolaan sampah dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Karena perilaku membuang sampah sembarangan masih menjadi salah satu penyebab utama saluran tersumbat, terutama di kawasan permukiman padat dan di perkotaan," tandas Dimas yang juga menjabat sebagai Ketua BPC HIPMI Sidoarjo ini.

Dimas juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi. Menurutnya, data terkait risiko banjir harus disatukan dan dikoordinasi dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah desa, kecamatan, hingga komunitas warga yang peduli dengan lingkungan dan alam.

"Kami berharap partisipasi masyarakat ditingkatkan melalui program berkelanjutan untuk menjaga kebersihan sungai. Pemkab Sidoarjo harus menghidupkan kembali kegiatan seperti lomba SIDORESIK, yang sebelumnya terbukti mendorong kesadaran warga merawat lingkungan sungai. Karena kegiatan SIDORESIK atau lomba kebersihan sungai terbukti mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai di lingkungan masing-masing," pungkas Dimas. Ary/Waw

Berita Terbaru

Genjot Ekonomi Desa, Bupati Subandi Wajibkan ASN hingga RT dan RW Gabung Koperasi Merah Putih

Genjot Ekonomi Desa, Bupati Subandi Wajibkan ASN hingga RT dan RW Gabung Koperasi Merah Putih

Selasa, 16 Jun 2026 21:54 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah besar diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk memperkuat fondasi ekonomi dari lini paling bawah. Bupati…

Hadiri Wisuda SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Titip 4 Resep Sukses Bagi Generasi Muda

Hadiri Wisuda SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Titip 4 Resep Sukses Bagi Generasi Muda

Selasa, 16 Jun 2026 21:12 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 21:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana memberikan pembekalan spiritual dan mental yang mendalam bagi generasi muda…

Momentum 1 Muharram 1448 H, Bupati Subandi Resmikan Menara Masjid At Taqwa Kalanganyar Bawa Kabar Baik Warga Pesisir

Momentum 1 Muharram 1448 H, Bupati Subandi Resmikan Menara Masjid At Taqwa Kalanganyar Bawa Kabar Baik Warga Pesisir

Selasa, 16 Jun 2026 19:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah menjadi momen yang sangat bersejarah bagi warga Desa Kalanganyar, Kecamatan…

Kisah Pilu M Izzan Korban Kebakaran yang Kini Dimentori Langsung Pemkab Sidoarjo Dirawat di RSUD RT Notopuro

Kisah Pilu M Izzan Korban Kebakaran yang Kini Dimentori Langsung Pemkab Sidoarjo Dirawat di RSUD RT Notopuro

Selasa, 16 Jun 2026 18:43 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 18:43 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Senyum bocah berusia tujuh tahun itu sempat terenggut. Muhammad Izzan Dwi Arifianto, yang setahun lalu kehilangan ibu dan…

Targetkan Rebut Posisi Runner Up di Porprov Jatim, 5.600 Atlet Sidoarjo Siap Unjuk Gigi di Porkab 2026

Targetkan Rebut Posisi Runner Up di Porprov Jatim, 5.600 Atlet Sidoarjo Siap Unjuk Gigi di Porkab 2026

Selasa, 16 Jun 2026 13:01 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Genderang perang perebutan prestasi dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 resmi Ditabuh. Wakil Bupati Sidoarjo,…

Peringati 1 Muharram 1448 Hijriyah, Ribuan Siswa SMK YPM 8 Sidoarjo Ikuti Fun Bike 10 KM di Kikav Panser Sumput

Peringati 1 Muharram 1448 Hijriyah, Ribuan Siswa SMK YPM 8 Sidoarjo Ikuti Fun Bike 10 KM di Kikav Panser Sumput

Selasa, 16 Jun 2026 08:10 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 08:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ribuan siswa dan siswi SMK YPM 8 Sidoarjo serta SMP YPM 7 Sidoarjo memadati markas Kompi Kavaleri (Kikav) Panser Sumput,…