Tak Mampu Terjemahkan Perencanaan, Serapan Penggunaan Anggaran Belanja Lemot, Potensi SILPA Sidoarjo Capai Rp 1,44 T

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SILPA - Potensi SiLPA dari anggaran Rp 5,44 triliun mencapai sekitar 1,44 triliun berdasarkan grafik penyerapan anggaran barang dan jasa di lingkungan Pemkab Sidoarjo, Jumat (21/11/2025).
SILPA - Potensi SiLPA dari anggaran Rp 5,44 triliun mencapai sekitar 1,44 triliun berdasarkan grafik penyerapan anggaran barang dan jasa di lingkungan Pemkab Sidoarjo, Jumat (21/11/2025).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Potensi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 diperkirakan mencapai Rp 1,44 triliun. Potensi itu, setelah dilaksanakan perhitungan berkala selama penggunaan anggaran dengan total nilai mencapai Rp 5,448 triliun itu hingga memasuki akhir Oktober 2025 tidak ada penambahan signifikan.

Besarnya potensi SILPA itu mendapatkan sorotan sejumlah kalangan. Termasuk Pemerhati Anggaran Daerah sekaligus Pengamat Kebijakan Publik, M Badrus Zaman. Menurut aktivis 1998 ini, menyayangkan besarnya SILPA itu. Padahal, sebelumnya SILPA hanya berkisaran antara Rp 400 miliar sampai Rp 600 miliar.

"Sebagai pemerhati anggaran daerah, kami menyoroti lemahnya Kinerja Penyerapan Anggaran Belanja Daerah Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025. Kami perkirakan akan ada sisa dana belanja yang tidak terserap dalam rentang yang sangat tinggi. Yakni mencapai antara Rp 1,267 triliun hingga Rp 1,445 triliun. Ini dalam catatan kami masuk SILPA tertinggi selama bertahun-tahun di Sidoarjo," ujar M Badrus Zaman kepada republikjatim.com, Jumat (21/11/2025) malam.

Menurut aktivis yang kerap menjadi narasumber di berbagai acara kegiatan sosial ini, angka potensi SILPA sebesar itu dinilainya sangat fantastis. Hal ini berdasarkan pada data realisasi APBD Perubahan (PAPBD) per 31 Oktober 2025 (data DJPK Kemenkeu).

"Kalau pendapatan daerah diasumsikan tercapai 100 persen dari pagu Rp 5,448 triliun, sementara realisasi belanja daerah per Oktober baru mencapai 61,16 persen dari pagu Rp 6,066 triliun.
Tingginya dana belanja yang tidak terserap ini dipicu rendahnya kinerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Hal ini jelas perlu digarisbawahi adanya masalah struktural yang serius dalam eksekusi fiskal (keuangan) di Kabupaten Sidoarjo," ungkap aktivis yang akrab disapa Cak Badrus ini.

Badrus menilai, penyebab utama melonjaknya dana yang tidak terserap adalah rendahnya kinerja penyerapan belanja. Meskipun diperkirakan terjadi lonjakan penyerapan pada dua bulan terakhir yang mendorong realisasi total mencapai 76,16 persen (skenario konservatif) hingga 79,16 persen (skenario optimis), target ini tetap menyisakan dana belanja lebih dari 20 persen yang tidak terserap.

"Dana sebesar Rp 1,2 triliun hingga Rp 1,4 triliun ini, potensi belanja yang gagal direalisasikan. Itu termasuk untuk pembangunan infrastruktur, pengadaan aset pelayanan publik dan program perlindungan sosial lainnya," tegas Badrus.

Menurut Badrus dalam perspektif ekonomi, tingginya sisa belanja ini menunjukkan opportunity cost yang signifikan. Yakni dana triliunan itu tidak berputar di masyarakat, menghambat pertumbuhan ekonomi lokal dan membuktikan ketidakmampuan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menerjemahkan perencanaan anggaran menjadi tindakan nyata yang berorientasi pada pelayanan publik.

"Tingginya dana yang tidak terserap sebesar itu, bukanlah termasuk dalam indikasi kehati-hatian anggaran, melainkan indikator inefisiensi dan kurang optimalnya tata kelola keuangan daerah. Bahkan bisa dikatakan tidak bisa menterjemahkan penggunaan anggaran dalam pembangunan dan pelayanan publik," ungkap Badrus.

Karena itu, lanjut Cak Badrus pihaknya mendesak Pemkab Sidoarjo untuk menyusun Perencanaan APBD di masa depan yang jauh lebih realistis dan mencerminkan kapasitas eksekusi yang sebenarnya. Masalah serapan belanja daerah yang menumpuk di Kas Daerah (Kasda) harus segera diatasi di tahun anggaran berikutnya.

"Misalnya melalui akselerasi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Tapi kalau tidak, rendahnya serapan belanja akan terus berulang, dan manfaat APBD tidak akan pernah dirasakan secara maksimal oleh seluruh warga Sidoarjo dan potensi SILPA bakal terus tinggi dan bahkan bisa berpotensi naik dari tahun ke tahun," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Genjot Ekonomi Desa, Bupati Subandi Wajibkan ASN hingga RT dan RW Gabung Koperasi Merah Putih

Genjot Ekonomi Desa, Bupati Subandi Wajibkan ASN hingga RT dan RW Gabung Koperasi Merah Putih

Selasa, 16 Jun 2026 21:54 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah besar diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk memperkuat fondasi ekonomi dari lini paling bawah. Bupati…

Hadiri Wisuda SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Titip 4 Resep Sukses Bagi Generasi Muda

Hadiri Wisuda SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Titip 4 Resep Sukses Bagi Generasi Muda

Selasa, 16 Jun 2026 21:12 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 21:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana memberikan pembekalan spiritual dan mental yang mendalam bagi generasi muda…

Momentum 1 Muharram 1448 H, Bupati Subandi Resmikan Menara Masjid At Taqwa Kalanganyar Bawa Kabar Baik Warga Pesisir

Momentum 1 Muharram 1448 H, Bupati Subandi Resmikan Menara Masjid At Taqwa Kalanganyar Bawa Kabar Baik Warga Pesisir

Selasa, 16 Jun 2026 19:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah menjadi momen yang sangat bersejarah bagi warga Desa Kalanganyar, Kecamatan…

Kisah Pilu M Izzan Korban Kebakaran yang Kini Dimentori Langsung Pemkab Sidoarjo Dirawat di RSUD RT Notopuro

Kisah Pilu M Izzan Korban Kebakaran yang Kini Dimentori Langsung Pemkab Sidoarjo Dirawat di RSUD RT Notopuro

Selasa, 16 Jun 2026 18:43 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 18:43 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Senyum bocah berusia tujuh tahun itu sempat terenggut. Muhammad Izzan Dwi Arifianto, yang setahun lalu kehilangan ibu dan…

Targetkan Rebut Posisi Runner Up di Porprov Jatim, 5.600 Atlet Sidoarjo Siap Unjuk Gigi di Porkab 2026

Targetkan Rebut Posisi Runner Up di Porprov Jatim, 5.600 Atlet Sidoarjo Siap Unjuk Gigi di Porkab 2026

Selasa, 16 Jun 2026 13:01 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Genderang perang perebutan prestasi dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 resmi Ditabuh. Wakil Bupati Sidoarjo,…

Peringati 1 Muharram 1448 Hijriyah, Ribuan Siswa SMK YPM 8 Sidoarjo Ikuti Fun Bike 10 KM di Kikav Panser Sumput

Peringati 1 Muharram 1448 Hijriyah, Ribuan Siswa SMK YPM 8 Sidoarjo Ikuti Fun Bike 10 KM di Kikav Panser Sumput

Selasa, 16 Jun 2026 08:10 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 08:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ribuan siswa dan siswi SMK YPM 8 Sidoarjo serta SMP YPM 7 Sidoarjo memadati markas Kompi Kavaleri (Kikav) Panser Sumput,…