Sejak 2018 Tak Ditangani Serius, Ini Beberapa Solusi Atasi Langganan Banjir di Depan Lippo Plaza Tawaran DPRD Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SIDAK - Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Anang Siswadoko dan anggotanya M Nizar didampingi para pejabat Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo sidak penyebab langganan banjir di depan Lippo Plaza dan dibawah Tol Sidoarjo, Rabu (12/11/2025).
SIDAK - Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Anang Siswadoko dan anggotanya M Nizar didampingi para pejabat Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo sidak penyebab langganan banjir di depan Lippo Plaza dan dibawah Tol Sidoarjo, Rabu (12/11/2025).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi C DPRD Sidoarjo menawarkan sejumlah solusi sebagai upaya penanganan langganan banjir di depan Lippo Plaza dan Tol Sidoarjo. Beberapa langkah solutif yang bisa dilaksanakan untuk mengatasi masalah langganan banjir itu, patut dilaksanakan sebagai upaya penanganan solutif dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Apalagi, banjir langganan di salah satu mall pusat Kota Delta yang terjadi sejak Tahun 2018 itu, tidak pernah ada solusi penanganannya. Terutama penanganan jangka panjang.

Sejak terjadi banjir 8 tahun lalu, solusinya hanya mensiagakan mesin pompa. Dari awalnya diberi 1 mesin pompa air, kini bertambah menjadi tiga mesin pompa air. Namun, banjir seakan tidak pernah kompromi hingga banjir besar dan genangan tertinggi terjadi pada Senin (10/11/2025) kemarin siang hingga malam hari.

Usia melaksanakan sidak ke lokasi banjir dengan mengecek tiga pompa air, saluran air (drainase) yang ada di selatan dan utara JL Raya Jati, pimpinan dan anggota Komisi C DPRD Sidoarjo menawarkan sejumlah solusi jangka pendek dan jangka panjang.

"Solusi jangka pendek yang harus segera dilaksanakan mulai pekan ini adalah mensiagakan mesin pompa air selama 24 jam. Harapannya, agar siap dioperasikan sesegera mungkin saat air hujan turun. Termasuk juga meyiapkan aliran listrik dan gensetnya. Jangan sampai mesin pompa air siap akan tetapi ketika aliran listrik padam tidak mesin pompa air yang disiagakan tidak dapat digunakan (dioperasionalkan)," ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswandoko kepada republikjatim.com, Rabu (12/11/2025) usai sidak di lokasi langgan banjir di depan Lippo Plaza Sidoarjo didampingi para pejabat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo mulai Dwi Eko Saptono, Suprayitno, Farid dan beberapa petugas jaga pompa air di depan Lippo Plaza Sidoarjo itu.

Selain itu, lanjut politisi Partai Gerindra Daerah Pilihan (Dapil) 1 meliputi Kecamatan Sidoarjo, Buduran dan Kecamatan Sedati ini juga dibarengi dengan pembersihan seluruh saluran air (drainase) yang ada di di kanan dan kiri atau utara dan selatan JL Raya Jati.

"Terutama membersihkan semua saluran air yang masih tertutup harus dibersihkan secara menyeluruh. Harapannya, agar tidak ada lagi sumbatan air saat hujan deras dengan intensitas tinggi dan terjadi selama berjam-jam," ungkap Anang Siswandoko yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sidoarjo ini.

Tidak hanya itu saja, lanjut Anang yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sidoarjo ini, harus ada pendampingan solusi lainnya. Diantaranya membuat sebanyak - banyaknya resapan air (biopori) di sekitar wilayah langganan banjir tahunan setiap musim hujan itu.

"Juga harus ada lubang resapan air (biopori) sebanyak mungkin di seluruh area langganan genangan air banjir. Karena biopori ini yang akan memungkinkan untuk meningkatkan resapan air di sekitar lokasi banjir. Beberapa solusi jangka pendek ini harus segera dilaksanakan pekan ini atau paling lambat dua pekan ke depan," tegas Anang Siswandoko yang dikenal berangkat menjadi anggota DPRD Sidoarjo dari jalur pengusaha (kontraktor) ini.

Hal yang sama disampaikan anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Muh Nizar yang juga turut dalam sidak pagi itu. Menurut Nizar terdapat beberapa solusi jangka panjang yang bisa dilaksanakan untuk menangani banjir di depan Lippo Plaza Sidoarjo itu. Salah satunya adalah
membuat (memasang pintu air) di saluran pembuangan dari mesin pompa air yang stand by 24 di depan Lippo Plaza Sidoarjo.

"Pemasang pintu air di lokasi pembuangan air dari mesin pompa ke arah selatan atau Sungai Sidokare itu sangat penting. Karena pintu air ini, akak berfungsi untuk menutup saluran saat air pasang dan membukanya saat surut. Termasuk mencegah air kembali meluber dari avour Sungai Sidokare agar tidak kembali (meluber) ke utara menuju JL Raya Jati saat mesin pompa air dihidupkan (dinyalahkan)," pinta politisi senior Partai Golkar Sidoarjo yang akrab disapa Cak Nizar ini.

Kemudian, lanjut Nizar sebanyak tiga mesin pompa air yang disiagakan di timur Tol Sidoarjo atau depan Lippo Plaza itu harus dipisah. Salah satu mesin pompa air itu harus ditempatkan di bagian Utara JL Raya Jati atau di sekitar pagar Lippo Plaza Sidoarjo.

"Pembagian penempatan mesin pompa air ini agar sistem pompa air berjalan maksimal. Kalai sistem penyedotan air dipisah menjadi dua yakni untuk wilayah selatan dan wilayah utara akan bekerja maksimal. Tatapannya, agar penyedotan dan pembuangan banjir tidak hanya terpusat di satu titik saja. Akan tetapi bisa dibagi dua dan sebagian disalurkan ke Utara untuk diarahkan ke Sungai Pucang. Hal itu, sebagai upaya saat terjadi peningkatkan debit air hujan atau air sudah menggenangi JL Raya Jati," urai Nizar yang dikenal sebagai politisi senior Partai Golkar Sidoarjo dari Dapil IV meliputi wilayah Kecamatan Krian, Balongbendo dan Kecamatan Tarik ini.

Menurut Nizar usai Sidak itu, pihaknya bakal menyampaikan beberapa solusi jangka pendek dan jangka panjang itu. Termasuk berencana membuka atau melepas plat beton yang menjadi pemicu utama saluran air tidak mengalir. Akan tetapi pembukaan atau pembongkaran plat beton itu, harus dikoordinasikan dengan pihak Lippo Plaza Sidoarjo dan tim Jasa Marga sebagai pihak pengelola Tol Sidoarjo.

"Semua temuan hasil sidak ini, akan kami sampaikan ke Dinas PUBM dan SDA serta Bupati Sidoarjo. Kami juga meminta Dinas PUBM dan SDA mengajak atau melibatkan Lippo Plaza dan Jasa Marga dalam mencari dan menangani langganan banjir yang sudah terjadi selama bertahun-tahun itu," paparnya.

Sedangkan untuk solusi penambahan dan pelebaran drainase di kanan dan kiri Lippo Plaza Sidoarjo hingga di depan Perumahan Pondok Mutiara itu, sebagai tambahan solusi jangka panjang saja. Apalagi, untuk proyek fisik perluasan dan penambangan drainase cadangan itu, baru bisa dikerjakan atau dilaksanakan tahun depan.

"Normalisasi saluran (drainase) maupun pelebaran) saluran air memang masih memungkinkan. Tapi itu masuk proyek jangka panjang yang mungkin baru bisa dilakukan tahun depan. Termasuk, target pelebaran drainase yang perlu dilebarkan menjadi 1,5 hingga 2 meter untuk meningkatkan kapasitas saluran air bakal dibahas penganggarannya secepatnya," jelas Nizar yang dikenal sebagai politisi Partai Golkar yang lebih dekat dengan masyarakat dan merakyat di wilayah Sidoarjo Barat ini.

Sementara Kepala Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo, Dwi Eko Saptono menegaskan genangan banjir yang terjadi di depan Lippo Plaza kemarin itu terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi. Yakni mencapai di atas 155 mm yang dikategorikan sebagai hujan ekstrem. Namun pihaknya juga melaksanakan kesiapan dan penanganan cepatnya dengan mensiagakan tiga pompa air yang sudah disiapkan di lokasi itu.

"Makanya dalam penanganan genangan air banjir Senin (10/11/2025) kemarin itu sudah dilakukan dengan cepat dan maksimal. Hingga area terdampak genangan air banjir sudah bisa kering pada pukul 21.00 WIB lebih genangan sudah kurang saat kejadian malam itu," katanya.

Selain itu, pejabat senior Pemkab Sidoarjo yang akrab disapa Dwi ini mengungkapkan pihaknya juga sudah berencana melaksanakan tindak lanjut dan solusi jangka panjang untuk penanganan banjir ini. Harapannya, agar tidak terjadi genangan air banjir lagi. Diantaranya Dinas PUBM dan SDA berencana memiliki rencana memperbaiki dan membersihkan saluran air. Termasuk, pembukaan dan pembersihan seluruh jaringan drainase yang berada di bawah jembatan (Tol) Sidoarjo akan dibuka dan dibersihkan meski hal ini memerlukan perizinan terlebih dahulu.

"Kemudian untuk pennganan sisi timur pembuangan air ke sisi selatan (arah Sungai Sidokare) sudah aman. Fokus selanjutnya sisi timur yang memerlukan koordinasi dengan Lippo Plaza dan pihak Jasa Marga. Termasuk,
pembongkaran plat beton penghambat saluran air. Karena terdapat beberapa jembatan atau plat beton yang menghalangi aliran air. Rencana akan dibongkar plat di Entry Tol Sidoarjo menggunakan breaker setelah ada kesepakatan, lalu memperbaikinya agar genangan air mengalir lancar," tandasnya.

Tidak hanya itu, kata Dwi pihaknya juga bakal berkoordinasi untuk peningkatan kapasitas aliran air. Khususnya di sekitar area Lippo Plaza utamanya di depan Lippo Plaza. Hal ini,
menunggu kesepakatan Lippo Plaza. Termasuk soal peninggian jembatan diharapkan pihak Lippo Plaza dapat membantu meninggikan jembatan, terutama di pintu masuk atau keluar) di depan Lippo Plaza dengan ketinggian kurang lebih 40 cm. Peninggian ini penting karena saat hujan, jembatan keluar masuk Lippo Plaza itu menghalangi aliran air.

"Rencana terakhir yakni
penyesuaian operator mesin pompa air. Karena masalah operator ini setelah peninggian jembatan harus disesuaikan. Karena mengingat terdapat jalan tersendiri dan tidak mengganggu kondisi jalan provinsi JL Raya Sidoarjo - Krian (JL Raya Jati)," pungkasnya. Adv/Ary/Waw

Berita Terbaru

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi meresmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu…

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo tengah memacu akselerasi layanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo.…

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus afirmasi atas berbagai…

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam merayakan usia setengah abad, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menggelar rangkaian Milad ke 50 dengan mengusung…

Harjasda ke 167, KB TK Al Muslim Gelar Perayaan Edukatif Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Kota Delta

Harjasda ke 167, KB TK Al Muslim Gelar Perayaan Edukatif Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Cinta Kota Delta

Sabtu, 31 Jan 2026 11:15 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 11:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - KB TK Al Muslim menggelar perayaan bertema Bangga Sidoarjo yang diikuti sekitar 170 siswa dari jenjang Kelompok Bermain (KB) dan…

Syukuran Harjasda ke 167, Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Jadikan Momen Refleksi dan Penguatan Nilai Kebersamaan

Syukuran Harjasda ke 167, Bupati Ajak Seluruh Masyarakat Jadikan Momen Refleksi dan Penguatan Nilai Kebersamaan

Sabtu, 31 Jan 2026 08:57 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Jadinya yang ke-167. Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ini, sebagai tonggak…