Ngawi (republikjatim.com) – Seorang wanita bernama Sri Wahyuni (49), warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, dilaporkan hilang diduga hanyut terbawa arus sungai saat hujan deras melanda wilayah tersebut, Rabu (23/10/2025). Hingga kini, tim SAR bersama petugas gabungan masih melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Cantel.
Peristiwa itu bermula ketika korban berpamitan kepada anaknya untuk buang hajat ke sungai yang berjarak sekitar 80 meter dari rumahnya. Namun setelah beberapa waktu, korban tak kunjung kembali hingga membuat keluarga panik dan melaporkannya ke warga sekitar.
Anak korban, Setyorini (30), mengatakan dirinya sempat mencari sang ibu ke sekitar sungai dan ke rumah kerabat terdekat, namun tidak membuahkan hasil.
“Ibu pamit ke sungai, biasanya tidak lama. Tapi setelah lama tidak pulang, saya cari ke sungai dan rumah saudara, tapi tidak ketemu,” ujar Setyorini saat ditemui di lokasi kejadian.
Mendapat laporan warga, petugas dari Pemadam Kebakaran, Tim SAR Sikat Ngawi, serta aparat kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian. Namun derasnya arus sungai akibat hujan deras membuat proses pencarian terkendala.
Tim SAR Sikat Ngawi, Broto Sanjoyo, mengatakan pencarian difokuskan pada aliran anak Sungai Bengawan Solo di sekitar Desa Cantel.
“Kami sudah menyisir sungai sejauh dua kilometer dari titik awal dugaan korban hanyut. Kondisi arus cukup deras dan jarak pandang terbatas karena cuaca masih hujan,” jelas Broto.
Hingga Rabu sore, korban belum ditemukan. Tim gabungan masih melanjutkan pencarian dengan menyusuri bantaran sungai dan memperluas area pencarian ke wilayah hilir.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian warga yang hanyut akibat meningkatnya debit air sungai di musim penghujan. Petugas mengimbau warga agar lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas di sekitar sungai saat hujan deras.(And)
Editor : Redaksi