Ngawi (republikjatim.com) — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Budi Sulistyono (Kanang), menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang membawa tantangan sekaligus peluang bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Hal itu disampaikan Kanang saat membuka kegiatan sosialisasi literasi digital di Ngawi. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Dr. Andriana Grahani, praktisi politik muda Aryo Seno Bagaskoro, serta influencer Yoga Gembul.
Dalam sambutannya, Kanang menilai teknologi digital merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Ia mendorong generasi milenial dan Gen Z agar mampu melihat peluang dan berani berinovasi, sehingga tidak hanya menjadi penonton di era disrupsi digital.
“Ke depan kita tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara tradisional. Diperlukan keberanian untuk berinovasi agar memiliki daya saing,” ujarnya.
Sebagai anggota Komisi VI DPR RI, Kanang juga memanfaatkan platform digital untuk transparansi kinerja parlemen dan komunikasi langsung dengan masyarakat. Ia berharap Gen Z mampu naik kelas, dari sekadar konsumen konten menjadi kreator yang produktif dan bernilai ekonomi.
Kanang mencontohkan keberhasilan influencer Yoga Gembul yang mampu mengembangkan hobi menjadi profesi di ranah digital. Menurutnya, inovasi yang dilakukan secara positif dan bertanggung jawab dapat membuka peluang kerja baru bagi generasi muda.(And)
Editor : Redaksi