Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana mengajak seluruh remaja putri di Kabupaten Sidoarjo untuk menjaga kesehatan sejak dini. Upaya ini, sebagai langkah penting dalam mencegah peningkatan angka kasus stunting pada generasi mendatang.
Ajakan itu, disampaikan Mimik Idayana saat membuka acara Gerakan Cegah Stunting melalui Workshop Kesehatan Remaja Putri dalam Upaya Menuju Generasi Emas di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Kamis (14/08/2025).
"Remaja putri adalah calon ibu bagi generasi masa depan. Menjaga kesehatan, memperhatikan asupan gizi, dan menerapkan pola hidup sehat sejak remaja adalah investasi besar untuk melahirkan generasi emas yang terbebas dari stunting," ujar Mimik Idayana.
Selain itu, Mimik menjelaskan pencegahan stunting tidak hanya menjadi tugas Pemkab Sidoarjo. Akan tetapi, juga memerlukan kesadaran pribadi dan dukungan dari lingkungan masyarakat itu sendiri.
"Kalau remaja putri sehat, kelak anak yang dilahirkan juga akan sehat, cerdas dan berkualitas," tegasnya.
Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, dr Lakhsmi Herawati Yuwantina mengungkapkan selain stunting, anemia pada remaja putri juga menjadi perhatian serius. Berdasarkan data Tahun 2023, prevalensi anemia pada remaja putri di Sidoarjo masih sebesar 51 persen atau sekitar 12.061 jiwa. Kemudian data di Tahun 2024 turun menjadi 26 persen atau sekitar 7.072 jiwa.
"Sementara data stunting menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 sebesar 8,4 persen dan pada Tahun 2024 naik menjadi 10,6 persen," katanya.
Menurutnya, dengan edukasi sejak dini para remaja putri, pihaknya berharap angka stunting menurun dan anemia pada remaja putri dapat terus ditekan. Remaja putri yang sehat akan berkontribusi langsung pada terciptanya generasi yang kuat dan berdaya saing.
"Kegiatan ini merupakan upaya menyongsong bonus demografi pada Tahun 2045 melahirkan generasi emas di Indonesia itu. Workshop ini diikuti 185 peserta dari berbagai sekolah, universitas (kampus) serta komunitas remaja putri di Sidoarjo. Acara ini menghadirkan narasumber dari tenaga kesehatan, ahli gizi dan praktisi kesehatan remaja," tandasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi