Sidoarjo (republikjatim.com) - Sedikitnya, 45 siswa Padepokan Harmoni mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang digelar di Kantor Kelurahan Cemengkalang, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo, Minggu (03/08/2025). Puluhan peserta ini, mengikuti tahapan demi tahapan yang dijadikan materi sekaligus dalam ujian bahan kenaikan tingkat itu, selama seharian.
Para peserta itu terdiri dari tiga ranting. Diantaranya Ranting Cemengkalang dan Rangkahkidul, Kecamatan Sidoarjo. Selain itu juga diikuti Ranting Wedoroklurak, Kecamatan Candi, Sidoarjo.
Puluhan peserta yang mengikuti UKT ke 22 Tahun 2025 ini, mereka ingin meraih beberapa tingkatan sabuk (strip). Yakni mulai sabuk atau strip Polos, Putih, Kuning, Merah hingga strip Biru. Mereka memeragakan berbagai jurus, pertandingan (sabung) hingga mengakhiri tahapan UKT dengan berenang bersama di Kolam Renang Perumahan Istana Mentari Sidoarjo yang berdekatan dengan markas padepokan.
"Usai sukses pelaksanaan UKT ke 22 tahun ini, kami berencana bakal melaksanakan lagi setiap enam bulan sekali. Hal itu, sesuai dengan peraturan dari Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Padepokan Harmoni. Semoga tahun yang akan datang lebih memiliki banyak peserta ujian. Kami berharap agar bisa meramaikan acara UKT di tahun-tahun yang akan datang," ujar Pengasuh sekaligus Pimpinan Padepokan Harmoni Sidoarjo, Ustadz Zainul Habibi kepada republikjatim.com, Senin (04/08/2025).
Zainul Habibi memberikan pesan kepada peserta UKT. Khusus bagi peserta yang dinyatakan lulus dalam UKT itu, pihaknya berperan agar membuktikan dedikasi dan kerja kerasnya. Selain itu, harus mampu bermimpi untuk mengejar sejumlah impiannya itu.
"Kelulusan kalian adalah bukti dengan usaha keras dan konsisten, segala hal itu bisa menjadi mungkin. Karena itu, teruslah rendah hati dan bersyukur atas pencapaianmu hari ini. Teruslah berbagi pengetahuan dan kebaikan dengan orang lain. Karena itu, bakal menjadi modal keberkahan hidup di masa mendatang," ungkap Zainul Habibi.
Sedangkan untuk yang dinyatakan belum beruntung atau belum lulus UKT, Zainul Habibi juga memberikan beberapa pesan. Diantaranya jangan pernah menyerah, teruslah berlatih dan berusaha dengan semaksimal mungkin dan sekuat tenaga.
"Karena kalian semua, memiliki potensi yang luar biasa. Percayalah pada dirimu sendiri dan manfaatkan waktu untuk beristirahat dan mengevaluasi diri. Kemudian susun rencana untuk meningkatkan hasil usaha dan kerja kerasmu dalam setiap pelatihan," tegasnya.
Sementara salah seorang siswa yang dinyatakan lulus dalam UKT, Muhammad Habibie Rasendriya Putra Sudarmawan mengaku bersyukur dan merasa sangat bahagia bisa mengikuti UKT sekaligus membuktikan kemampuannya dalam setiap Pelatihan Khusus (Pelatsus) di Padepokan Harmoni Sidoarjo.
"Sabuk (strip) merah ini, bukti Pelatsus yang selama ini rutin saya ikuti, baik hari Selasa, Rabu dan Jumat malam maupun di Hari Minggu ada buktinya saya bisa menerima materi yang disampaikan setiap pelatih. Kami akan menjaga dan menjalankan pesan-pesan yang disampaikan para pelatih dan pimpinan padepokan," tandas siswa kelas VI MI Al Huda Lebo, Kecamatan Sidoarjo ini. Ary/Waw
Editor : Redaksi