Ribuan GTT Ponorogo Istigotsah dan Doa Bersama Tolak Rekruitmen CPNS 2018

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DOA BERSAMA - Ribuan GTT dan PTT Ponorogo menggelar istigotsah dan doa bersama di alun-alun Ponorogo agar nasib mereka diperhatikan pemerintah, Kamis (27/09/2018).
DOA BERSAMA - Ribuan GTT dan PTT Ponorogo menggelar istigotsah dan doa bersama di alun-alun Ponorogo agar nasib mereka diperhatikan pemerintah, Kamis (27/09/2018).

i

Ponorogo (republikjatim.com) - Ribuan guru honorer Ponorogo yang tergabung dalam Forum Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) membanjiri alun-alun Ponorogo, Kamis (27/09/2018). Sekitar 3.000 guru ini menggelar aksi yang dikemas dengan acara istigatsah dan doa bersama.

Ribuan GTT/PTT ini meminta agar nasib mereka diperhatikan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dalam aksinya, ribuan guru honorer ini selain doa bersama juga berorasi bebas menyampaikan tuntutan menolak rekruitmen CPNS 2018. Selain itu, mereka membuat petisi dengan wujud membubuhkan tanda tangan di kain putih sepanjang 70 meter.

Ketua Forum GTT/PTT Ponorogo, Dwi Wahyu Nugroho disela sela aksinya menyampaikan aksi ini bentuk solidaritas menyatukan sikap terhadap kebijakan pemerintah. Selama ini GTT/ PTT sudah mengabdikan puluhan tahun, tapi tidak diberi kesempatan ikut seleksi CPNS. "Kegiatan ini murni spontan gerakan GTT/PTT. Kami menolak kebijakan pemerintah dalam rekruitmen atau tes CPNS Tahun 2018. Karena sangat merugikan GTT/PTT. Dari ribuan GTT/PTT ini 50 persen tidak bisa ikut tes karena usia di atas 35 tahun. Padahal sudah mengabdi puluhan tahun di sekolah masing-masing," terangnya kepada republikjatim.com, Kamis (27/09/2018).

Wahyu menjelaskan bentangan kain putih sepanjang 70 meter itu merupakan petisi Forum GTT/PTT Ponorogo. Menurutnya, bentangan kain dan pembubuhan tanda tangan itu merupakan penandatangan petisi kepada kebijakan pemerintah agar membuat kebijakan yang adil.

"Perjuangan ini motonya perjuangan tanpa batas. Sebelum perjuangan kami berhasil akan terus berlanjut," tegasnya.

Salah satu peserta aksi yang enggan namanya mengaku harapannya sia-sia ketika ada rekruitmen CPNS 2018. Alasannya, dirinya tidak bisa ikut karena usianya terlanjut lebih tua setahun dari usia batas maksimal.

"Kami menuntut dicabutnya moratorium PP No 48 Tahun 2005 dan menolak tes CPNS melalui jalur umur. Kami juga mrminta kesejahteraan para honor dipikirkan," ucap guru perempuan ini.

Sementara Wakil Bupati Ponorogo, Soedjarno membenarkan jika surat keterangan GTT/PTT bukanlah surat pengangkatan, melainkan landasan agar GTT/PTT bisa memperbaiki tingkat kesejahteraan mereka dengan intensif dari APBD.

"Kan juga bisa digaji dana BOS karena tentu surat penugasan itu jadi landasan utama tunjangan dari APBD. Dengan aksi ini Pemkab Ponorogo mendukung dan akan diagendakan untuk dibahas di paripurna dewan ," pungkasnya. Ami/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Wadul Fraksi PKB Sidoarjo, Tokoh Agama dan Pendidikan Sarirogo Desak Penutupan Toko Miras Meski Kantongi Izin

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Keresahan mendalam melanda warga Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo. Ini menyusul, kehadiran outlet yang secara bebas menjual…

Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency

Kalah di PTUN, Bupati Sidoarjo Diperintah Bangun Lagi Tembok Pembatas Perum Mutiara Regency

Jumat, 17 Jul 2026 18:12 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 18:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kebijakan Pemkab Sidoarjo terkait integrasi jalan antarperumahan berujung kekalahan di meja hijau. Pengadilan Tata Usaha Negara…

Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon

Gelorakan Sidoarjo ASRI, Wabup Mimik Idayana dan Arumi Bachsin Ajak Warga Budayakan Tanam Pohon

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan dan menekan polusi udara. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana…

Cetak ‘Green Leader’ Masa Depan, 612 Siswa Baru SMK YPM 8 Sidoarjo Bersihkan Sungai Lepas 18.000 Benih Ikan

Cetak ‘Green Leader’ Masa Depan, 612 Siswa Baru SMK YPM 8 Sidoarjo Bersihkan Sungai Lepas 18.000 Benih Ikan

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun ajaran 2026/2027 di SMK YPM 8 Sidoarjo ditutup dengan cara yang tidak biasa.…

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Ditarget Tuntas Tahun Ini, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo benar-benar serius dalam mengurai kemacetan kronis di kawasan Perempatan Gedangan. Langkah konkret ini, terus…

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Cetak Lulusan Siap Kerja Nyata, Ilmu Politik UNESA Gandeng DPRD hingga Media dan SMSI Rancang Kurikulum Siap Kerja

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:44 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Untuk mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori tetapi juga siap tempur di dunia kerja, Program Studi (Prodi) Ilmu Politik…