Pengasuh Ponpes di Pagerwojo Buduran Ditetapkan Tersangka Penyidik Polresta Sidoarjo, Warga Tetap Desak Penutupan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DESAK PENUTUPAN - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo tetap mendesak Ponpes Al Mahdiy ditutup meksi salah satu pengasuh Ponpes itu ditetapkan tersangka oleh penyidik Unit PPA, Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo, Rabu (26/06/2024).
DESAK PENUTUPAN - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo tetap mendesak Ponpes Al Mahdiy ditutup meksi salah satu pengasuh Ponpes itu ditetapkan tersangka oleh penyidik Unit PPA, Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo, Rabu (26/06/2024).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah warga Dusun Ngemplak, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo berkumpul hendak menggelar aksi unjuk rasa ke Ponpes Al-Mahdiy yang ada di kampungnya itu. Namun, aksi mereka dibatalkan setelah mendapat kabar dari penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo jika pengasuh Ponpes Al Mahdiy telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan.

Salah seorang warga setempat, Bramanda Pratama Putra mengatakan merasa lega setelah mendapatkan kabar jika pengasuh Ponpes Al Mahdiy di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satuan Reskrim, Polresta Sidoarjo.

"Kami sejak pukul 16.00 WIB memang sudah berkumpul rencana akan menggelar demo di depan Ponpes Al Mahdiy. Tapi niat itu dibatalkan karena mendapatkan kabar kalau pengasuh Ponpes sudah ditetapkan menjadi tersangka," ujar Bramanda Pratama Putra di depan Ponpes, Selasa (25/06/2024) petang.

Kendati sudah ada tersangka dalam kasus dugaan pencabulan santriwati, warga tetap berharap ada proses penutupan Ponpes yang bangunannya bertingkat hingga belakang itu.

"Kami berharap dengan penetapan tersangka pengasuh Ponpes itu kasusnya benar-benar diproses secara hukum. Kalau perlu Ponpes di desa kami ini lebih baiknya ditutup saja," pintanya.

Sementara secara terpisah Kasat Reskrim, Polresta Sidoarjo, Kompol Agus Sobarnapraja membenarkan jika pengasuh Ponpes Al Mahdiy di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran telah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap santriwatinya.

"Mulai malam ini pengasuh Ponpes sudah ditetapkan menjadi tersangka," kata Agus melalui ponselnya.

Agus menguraikan pihaknya menetapkan tersangka pengasuh Ponpes itu setelah proses pemeriksaan beberapa saksi. Selain itu, langkah penyelidikan juga dilakukan secara hati-hati dan ekstra cermat.

"Untuk menetapkan seorang tersangka dan terduga pelaku, kami telah memeriksa sebanyak 5 saksi. Termasuk korban itu sendiri sudah kami periksa," tandasnya.

Diketahui sebelumnya puluhan warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo memasang puluhan spanduk dan banner kecaman di depan Ponpes Almahdiy, Kamis (20/06/2024) malam. Isinya mulai soal desakan penyuapan Ponpes hingga kasus dugaan pencabulan yang sudah dilaporkan ke Polresta Sidoarjo sejak beberapa bulan lalu.

Sedangkan aksi lanjutan warga itu, lantaran warga sempat kesal akibat ulah pengasuh yang tidak datang dalam mediasi di Balai Desa Pagerwojo Jumat (21/06/2024) kemarin. Selain itu, pihak Ponpes juga mencabuti spanduk tuntutan warga tanpa sepengetahuan warga, Sabtu (22/06/2024) kemarin. Hel/Waw

Berita Terbaru

Persaingan Menuju Kursi Ketua Memanas, PWI Jatim Buka Masa Sanggah DPS Hingga 2 Oktober Sebagai Bahan Revisi

Persaingan Menuju Kursi Ketua Memanas, PWI Jatim Buka Masa Sanggah DPS Hingga 2 Oktober Sebagai Bahan Revisi

Rabu, 30 Sep 2026 22:01 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:01 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Atmosfer menjelang Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur XVI semakin hangat. PWI Pusat resmi mengeluarkan…

Pakai Uang Rakyat, Wabup Mimik Semprot Kontraktor RSUD Barat Proyek Molor 13 Persen, Kualitas Material Harus SNI

Pakai Uang Rakyat, Wabup Mimik Semprot Kontraktor RSUD Barat Proyek Molor 13 Persen, Kualitas Material Harus SNI

Rabu, 30 Sep 2026 18:41 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 18:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana mendadak menggelar inspeksi ke lokasi pembangunan Gedung Hemodialisis (HD) Lantai 2…

Sidak Proyek Beton Rp 3,3 Miliar di Tanggulangin, Wabup Mimik Senprot Kontraktor Soroti Potensi Banjir Rumah Warga

Sidak Proyek Beton Rp 3,3 Miliar di Tanggulangin, Wabup Mimik Senprot Kontraktor Soroti Potensi Banjir Rumah Warga

Rabu, 30 Sep 2026 16:50 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 16:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek peningkatan jalan beton di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo senilai Rp 3,3 miliar mendapat sorotan…

Sidoarjo Kerahkan Kader Desa Gempur TBC, Kemenkes Tambah 3 X-Ray Portable Sekaligus Beri Honor Kader Rp 500.000

Sidoarjo Kerahkan Kader Desa Gempur TBC, Kemenkes Tambah 3 X-Ray Portable Sekaligus Beri Honor Kader Rp 500.000

Rabu, 30 Sep 2026 09:30 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 09:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo semakin gencar memutus rantai penularan penyakit Tuberkulosis (TBC). Langkah ini, …

Gebrakan Pajak dan Perizinan, Pemkab Sidoarjo Buka Layanan Satu Pintu di Kawasan Industri Tambaksawah Waru

Gebrakan Pajak dan Perizinan, Pemkab Sidoarjo Buka Layanan Satu Pintu di Kawasan Industri Tambaksawah Waru

Rabu, 30 Sep 2026 09:03 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 09:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus berinovasi dalam mempermudah akses layanan publik bagi warga dan dunia usaha.…

Gelar Selter 5 Jabatan Strategis Tanpa Bising, Cara Pemkab Sidoarjo Mulai Cari Pejabat Eselon II Isi Kekosongan Jabatan

Gelar Selter 5 Jabatan Strategis Tanpa Bising, Cara Pemkab Sidoarjo Mulai Cari Pejabat Eselon II Isi Kekosongan Jabatan

Selasa, 29 Sep 2026 19:50 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo secara resmi membuka Seleksi Terbuka (Selter) pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) …