Berharap Dibangun Jembatan, Een Hamil Tua, Saksikan Suami dan Anak Terjebur Sungai Kalimas Saat Naik Perahu Tambang

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SEMASA HIDUP - Foto kenangan semasa hidup bapak dan anak, Nanda Freda Eryansyah (27) dan Erlangga (2,5) yang tenggelam di Sungai Kalimas perbatasan Sidoarjo dan Gresik yang baru ditemukan Sabtu (20/04/2024) kemarin dalam kondisi meninggal dunia.
SEMASA HIDUP - Foto kenangan semasa hidup bapak dan anak, Nanda Freda Eryansyah (27) dan Erlangga (2,5) yang tenggelam di Sungai Kalimas perbatasan Sidoarjo dan Gresik yang baru ditemukan Sabtu (20/04/2024) kemarin dalam kondisi meninggal dunia.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib pilu dialami Een Sutrisna. Perempuan yang dalam kondisi hamil tua ini, menyaksikan suaminya Nanda Freda Eryansyah (27) dan putranya Erlangga, (2,5) terjebur ke dalam Sungai Kalimas yang ada di perbatasan Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik. Saat kejadian, perempuan yang akrab disapa Een ini juga naik perahu tambang dari Desa Banjarpertapan, Kecamatan Taman, Sidoarjo menuju Desa/Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Kamis (18/04/2024) petang kemarin.

Akibat kejadian itu, Een tidak mampu membendung tetes air matanya. Apalagi, warga Driyorejo, Kabupaten Gresik itu dalam kondisi hamil tua.

"Saya masih terbayang-bayang kejadian saat anak (Erlangga) dan suami saya (Nanda) terjebur masuk ke dalam Sungai Kalimas. Peristiwa itu, saya lihat sendiri suami dan anak hanyut ke sungai," ujar Een kepada kemarin.

Berdasarkan ceritanya, saat itu Een dan keluarganya bersama-sama dari kunjungan di wilayah Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Mereka hendak pulang ke rumahnya di Desa Driyorejo dengan naik perahu tambang yang ada di Desa Banjarpertapan, Kecamatan Taman, Sidoarjo itu menuju Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik.

"Saat itu, suami saya naik motor dengan anak saya. Sedangkan saya sendiri naik motor lainnya dengan adik saya. Kejadian itu sangat cepat sekali dan terus berada di ingatan saya," ungkapnya.

Saat kejadian, putra korban Erlangga tiba-tiba menarik gas motornya hingga terjatuh ke dalam sungai. Seketika itu, suami Een kaget dan langsung berusaha menyelamatkan anaknya sambil memanggil nama Erlangga.

"Suami saya langsung terjun ke sungai (Kalimas). Saya lihat anak saya sudah sempat diangkat ke permukaan air. Saya mendengar suami saya berteriak meminta pertolongan," urainya.

Bersama penumpang lainnya, Een berupaya menolong dengan mencari pelampung sebagai pengaman untuk mengevakuasi korban. Namun sayang, pelampung di perahu tambang itu dalam kondisi terikat sehingga semua kesulitan untuk melepasnya.

"Seketika itu, korban Nanda (bapak) dan Erlangga (anak) saya hilang ditelan di Sungai Kalimas itu," jelasnya.

Warga berharap pembangunan jembatan penghubung Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik segera dibangunkan Gubernur Jawa Timur. Hal itu, untuk meminimalisir kejadian tragis itu terulang lagi.

"Karena kasus seperti ini bukan hanya sekali. Ini sudah kasus kesekian kalinya. Dua bulan lalu, juga ada sepeda motor yang jatuh. Beruntung orangnya tidak ikut masuk sungai dan terselamatkan. Belum lagi peristiwa perahu tambang yang terbalik di wilayah Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo yang menghubungkan Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik beberapa tahun lalu. Warga minta dibangunkan jembatan oleh Gubernur Jatim agar keselamatan dan keamanan warga terjamin," pintanya.

Sementara Kanit Reskrim, Polsek Taman, AKP Isbahar Baumona bersama petugas piket patroli Polsek Taman, tim SAR dari Basarnas Surabaya, Polairud Polda Jatim, BPBD Mojokerto, BPBD Sidoarjo dan BPBD Pemkab Gresik telah melakukan pencarian penulusuran terhadap kedua orang yang tenggelam selama dua hari hingga kedua korban ditemukan, Sabtu (20/04/2024) kemarin.

"Untuk sepeda motor Honda Beat warna hitam bernopol W 5880 FL milik korban ditemukan sehari sebelum kedua korban ditemukan atau pada Jumat sore ditemukan lebih dahulu. Motor korban diangkat dengan ditarik menggunakan tali yang diikatkan pada jangkar. Selanjutnya sepeda motor diangkat dan diamankan ke Polsek Taman guna proses hukum lebih lanjut," papar mantan Kapolsek Candi ini.

Kapolsek Taman Kompol Anggono Jaya membenarkan jenazah kedua korban yang tenggelam di Sungai Kalimas Desa Pertapan Maduretno ditemukan. Kedua korban langsung dievaluasi dan di bawa Rumah Sakit Pusdik Porong untuk diotopsi tim medis.

"Jenazah kedua korban langsung dibawa ke rumah duka usai diotopsi agar bisa segera dimakamkan. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan bisa tabah dan bersabar atas musibah yang melimpah kali ini," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Momen "Ngopi Pintar" Pemkab Sidoarjo dan Kemendagri, Sinyal Kuat Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Tanpa Kompromi

Momen "Ngopi Pintar" Pemkab Sidoarjo dan Kemendagri, Sinyal Kuat Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Tanpa Kompromi

Rabu, 05 Agu 2026 16:52 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen perbaikan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sidoarjo kian berhembus kencang. Mengusung konsep diskusi yang santai…

Angin Segar Bagi Pekerja Rentan Sidoarjo, 42.000 Ojol Hingga Guru TPQ Kini Dikaver BPJS Ketenagakerjaan

Angin Segar Bagi Pekerja Rentan Sidoarjo, 42.000 Ojol Hingga Guru TPQ Kini Dikaver BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 05 Agu 2026 16:02 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembangunan daerah tidak melulu soal megahnya gedung atau mulusnya jalan raya. Kesejahteraan dan rasa aman para pejuang nafkah…

Sapu Bersih Miras Ilegal di Sidoarjo, Berkedok Distributor Hingga Sembunyi di Toko Sembako, Pemilik Divonis Bersalah

Sapu Bersih Miras Ilegal di Sidoarjo, Berkedok Distributor Hingga Sembunyi di Toko Sembako, Pemilik Divonis Bersalah

Rabu, 05 Agu 2026 14:14 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Genderang perang terhadap peredaran minuman keras (miras) ilegal di Kabupaten Sidoarjo terus ditabuh. Tiga pemilik usaha dan …

Teror Ulat Resahkan Siswa TK di Pucanganom Sidoarjo, DLHK dan Kelurahan Gerak Cepat Penyemprotan Hama

Teror Ulat Resahkan Siswa TK di Pucanganom Sidoarjo, DLHK dan Kelurahan Gerak Cepat Penyemprotan Hama

Selasa, 04 Agu 2026 22:15 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 22:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lingkungan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Pucanganom, Jalan Raden Patah, Kecamatan Sidoarjo, sempat digegerkan kemunculan kawanan…

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Selasa, 04 Agu 2026 21:41 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:41 WIB

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan…

Dari Lahan Tidur dan Niat Tulus Prajurit TNI, Teh Kumis Kucing Wonokupang Balongbendo Curi Perhatian Wabup Sidoarjo

Dari Lahan Tidur dan Niat Tulus Prajurit TNI, Teh Kumis Kucing Wonokupang Balongbendo Curi Perhatian Wabup Sidoarjo

Selasa, 04 Agu 2026 21:21 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:21 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah inovasi UMKM berbasis herbal berhasil menyita perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Produk Teh Daun Kumis…