Dijelaskan Tim Banggar, Para Kades Ngaku Tak Buat Format Surat Dukungan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
HEARING - Sejumlah anggota dan pimpinan Banggar DPRD Sidoarjo memberikan pemaparan kepada sejumlah Kades dan Camat yang mendukung pembangunan Gedung Terpadu berlantai 17 dan RSUD Barat dengan skema KPBU, Rabu (29/08/2018).
HEARING - Sejumlah anggota dan pimpinan Banggar DPRD Sidoarjo memberikan pemaparan kepada sejumlah Kades dan Camat yang mendukung pembangunan Gedung Terpadu berlantai 17 dan RSUD Barat dengan skema KPBU, Rabu (29/08/2018).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah anggota dan pimpinan Badan Anggaran (Banggar) mendapat kesempatan menjelaskan alasan terkait rencana pembangunan Gedung Terpadu berlantai 17 dan RSUD Barat (Krian) di depan para Kepala Desa (Kades) dan Camat Wonoayu, Prati Kusdijanti, Rabu (29/08/2018). Sayangnya, pandangan dan argumentasi tim Banggar terbelah antara anggota Fraksi PKB sebagai pendukung rencana pembangunan Pemkab Sidoarjo dan mayoritas fraksi lainnya yang penolak rencana pembangunan dengan skema anggaran yang diajukan Pemkab Sidoarjo itu.

Pertemuan perwakilan Kades dan Camat dengan tim Banggar ini setelah para Kades dan Camat mengirimkan surat dukungan kepada Bupati Sidoarjo untuk membangun Gedung Terpadu 17 lantai dan RSUD Barat di Krian dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). Namun setelah dijelaskan tim Banggar para Kades dan Camat itu justru kebingungan dan kelimpungan.

Salah seorang perwakilan Kades mengakui jika redaksi surat dukungan sudah ada yang membuatkannya. Pihaknya, hanya membubuhkan tandatangan dan stempel desa saja untuk mendukung kedua bangunan itu.

"Kami hanya tandatangan dan stempel saja. Karena draf (format) surat dukungan sudah ada yang membuatkan," kata salah satu Kades di Kecamatan Porong ini seusai hearing dengan tim Banggar, Rabu (29/08/2018).

Adanya surat dukungan kepada Bupati Sidoarjo dengan tembusan ke DPRD Sidoarjo itu mendorong tim Banggar DPRD Sidoarjo mengambil inisiatif mengundang para Kades dan Camat. Mereka diundang untuk menunjukkan sikap wakil rakyar itu terhadap kedua program pembangunan itu termasuk skema pembiayaan hingga dampak hukumnya.

Salah seorang anggota Banggar, Hadi Subiyanto menguraikan pihaknya tidak ingin menolak program itu. Akan tetapi, pihaknya mengingatkan agar harus dilihat dasar hukumnya. Menurutnya, selama ini Bupati Sidoarjo mengajukan pembangunan RSUD Barat dengan skema pembiayaan KPBU. Namun Banggar justru menginginkan menggunakaj dana APBD.

"Skema KPBU itu, selain membebani anggaran daerah, juga tidak ada dasar hukumnya. Dengan KPBU akan menelan biaya Rp 1,98 triliun. Dana itu akan diangsur APBD selama 10 tahun," ungkapnya.

Bagi politisi Golkar ini, keterlibatan swasta dalam sistem KPBU itu melawan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pemenkes Nomor 56 Tahun 2014. RSUD harus berbentuk lembaga teknis daerah yang harus dikelola UPTD dengan pola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Dari aspek yuridis, teknis dan anggaran, penggunaan KPBU dalam membangun rumah sakit barat itu tidak bisa dibenarkan. Bagaimana kami (dewan) menyetujui kalau pakai skema KPBU. Oleh karena itu, mayoritas fraksi meminta pembangunan RSUD Barat dibangun dengan APBD 2019 dengan anggaran Rp 360 miliar. Dana itu hendaknya dicantumkan di KUAPPAS. Selain itu, mayoritas fraksi menolak anggaran Rp 550 miliar yang disediakan Pemkab Sidoarjo di KUAPPAS untuk pembangunan Gedung Terpadu berlantai 17 itu," tegas Ketua Fraksi Bintang Persatuan ini.

Sedangkan anggota Banggar lainnya, M Nizar menilai sebaiknya Kades dan Camat mempelajari kembali surat dukungan yang dikirimkan ke Bupati Sidoarjo itu. Pihaknya mengingatkan agar jangan sampai surat dukungan itu akan bermasalah hukum ketika pembangunan proyek itu menyalahi regulasi.

"Perlu kehati-hatian dalam pembangunan. Kalau menjadi masalah hukum maka aparat akan menelusuri semuanya termasuk surat dukungan para Kades dan para Camat ini. Karena mendukung pembangunan dengan mengabaikan regulasi yang ada," paparnya.

Sementara anggota Banggar lainnya, Abdillah Nasih dari Fraksi PKB menilai anggaran pembangunan bisa dicarikan dari berbagai sumber. Beberapa proyek di Sidoarjo saat ink ada yang melibatkan pihak swasta. Dia menyebutkan seperti BTO Pasar Krian, BOT Sun City Plaza.

"Jadi keterlibatan swasta bukan sesuatu yang baru. Kami yakin tidak ada pimpinan yang menjerumuskan anak buahnya (Kades)," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Sidak Dewan Sidoarjo di Sejumlah Karaoke di Eks Tol Jabon Diduga Bocor, Karaoke Segelan Buka Lagi Usai Petugas Pergi

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 17:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Upaya penertiban tempat hiburan malam (karaoke) tak berizin di kawasan eks Tol Jabon oleh tim gabungan Komisi A DPRD Kabupaten…

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Luruskan Tuduhan Proyek Paving Rp 352 Juta, Kades dan Warga Tanggul Wonoayu Buka Suara

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Minggu, 25 Okt 2026 10:27 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggul, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo memberikan klarifikasi resmi meluruskan tuduhan miring …

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 17:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Lapangan Pasmar 2 Gedangan, Sidoarjo tampak semarak dan penuh keceriaan, Sabtu (24/10/2026). Tidak kurang dari 5.000…

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dugaan pelanggaran prosedur dan semrawutnya data penerima bantuan pangan beras 30 kilogram di Desa Kalimati, Kecamatan Tarik,…

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 14:06 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo resmi meluncurkan program …

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sentuhan Hangat di Waru, Bupati Subandi Turun Langsung Bedah Rumah dan Bagikan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 09:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam mempercepat program jaring pengaman sosial dan perbaikan…