Gus Muhdlor Ingatkan Ibu-Ibu Soal Pentingnya Peran Ibu Dalam Mencetak Anak Berakhlak

republikjatim.com
PENGAJIAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali bersama istri Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor saat menghadiri Tahlil Kubro yang digelar PAC Muslimat NU Kecamatan Tarik di Masjid At Toyibah, Minggu (19/03/2023).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pendidikan anak dimulai dari rumah. Ibu memiliki peran dominan dalam memberi pendidikan serta mendidik akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Karena itu, seorang ibu diharapkan dapat memberikan edukasi berbudi pekerti luhur dan baik kepada anak-anaknya.

Hal ini disampaikan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali saat menghadiri Tahlil Kubro yang digelar PAC Muslimat NU Kecamatan Tarik di Masjid At Toyibah, Minggu (19/03/2023).

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini menghadiri acara ini bersama istrinya, Ny Sa’adah Ahmad Muhdlor. Bagi Bupati alumni Fisip Unair ini, seorang ibu memiliki peran strategis dalam mencetak generasi bangsa yang berakhlak. Caranya, dengan memberi pendidikan moral kepada buah hatinya.

"Sedari dini ibu diharapkan dapat mengajarkan agama. Dengan ini, saya yakin anak-anak akan memiliki budi pekerti yang baik. Ajarkan selalu anak-anak berbudi pekerti yang baik, ajarkan agama, ajarkan shalat dan mengaji. Karena ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Minggu (19/03/2023).

 

Selain itu, Gus Muhdlor menjelaskan momentum seperti ini menjadi momen yang baik mengajarkan anak berbudi pekerti yang baik. Karena itu, Muslimat NU dapat memanfaatkannya dengan mengajak anak-anak ikut di dalam pengajian rutin seperti ini.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Saya berharap ibu-ibu muslimat agar anaknya atau putra dan putrinya diarahkan untuk bisa mengikuti organisasi IPNU dan IPPNU. Begitu juga harapan saya kepada Camat juga bisa membantu ranting-ranting muslimat untuk bisa menggeliatkan IPNU dan IPPNU yang diketahui dalam muslimat ada 400 ranting. Tetapi untuk organisasi IPNU dan IPPNU tidak banyak," ungkap Bupati Alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Bagi Gus Muhdlor, jika anak disibukkan dengan hal-hal yang baik, akan menjauhkan anak dari kegiatan yang negatif. Karena itu, orang tua harus bisa mengarahkan anak-anaknya kepada kegiatan yang bersifat positif. Salah satunya dengan mengikuti pengajian.

"Seorang ibu memiliki peranan yang sangat dominan karena merupakan pendidikan pertama bagi putra putrinya. Jangan sampai anak-anak terjerumus pada hal yang kurang baik. Apa pun zamannya, ibu harus bisa mengarahkan anak-anak pada hal-hal yang baik," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

 

Sementara itu, Gus Muhdlor menekankan kepada ibu-ibu agar benar-benar mendidik anaknya dengan agama. Yakni mulai sholat serta mengaji harus diajarkannya kepada anaknya sejak dini. Hal ini agar tidak sampai anak-anak meninggalkan mushola dan menjauhi masjid.

"Anak-anak sekarang harus dikenalkan dengan masjid. Ajak mereka ke masjid. Anak-anak harus dibiasakan mencintai masjid, menghiasi masjid dengan suara anak-anak mengaji serta kegiatan anak-anak dalam kajian agama," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru