Surabaya (republikjatim.com) - Meski telah menyandang sebagai Satuan Kerja (Satker) berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), tapi Kanwil Kemenkumham Jatim tetap berkomitmen untuk membangun dan menjaga Zona Integritas (ZI). Pembangunan ZI itu, disampaikan Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari saat memberi sambutan usai Penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Tahun 2023 di Ruang Raden Wijaya Kanwil Kemenkumham Jatim, Kamis (19/01/2023).
Kegiatan itu diikuti para Pimti Pratama, Pejabat Administrasi dan pegawai kantor wilayah.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari mengatakan Reformasi Birokrasi ini bagian dari urat nadi pelayanan publik.
"Dalam pencapaian tujuan dan program prioritas harapan masyarakat akan berjalan dengan baik kalau pelayanan birokrasinya baik pula," ujar Imam Jauhari kepada republikjatim.com, Kamis (19/01/2023).
Dalam membangun Zona Integritas (ZI) sebagai miniatur Reformasi Birokrasi (RB), Kanwil Kemenkumham Jatim memiliki peran ganda. Selain sebagai pembina, juga sebagai pelaksana. Karena Kanwil Kemenkumham Jatim harus membina 63 UPT jajaran.
"Pada saat bersamaan, kanwil juga harus melaksanakan pembangunan zona integritas sebagai sebuah Satker. Apalagi tahun ini, kita harus mempertahankan predikat WBBM yang kita raih pada Tahun 2021 kemarin," tegasnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim juga mengingatkan kembali pesan dari Sekjen Kemenkumham bahwa Kanwil harus lead by example atau memimpin dengan memberi contoh.
"Jadi, kalau Kanwil sudah meraih WBBM, tidak ada alasan lagi dari UPT untuk bermalas-malasan melakukan pembangunan zona integritas. Semua harus bergerak, karena contohnya sudah ada," tandasnya. Kem/Hel/Waw
Editor : Redaksi