Tebar Ribuan Benih Lele, Gus Muhdlor Yakin Budidaya Ikan Jadi Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Pangan Keluarga

republikjatim.com
TEBAR - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Kepala Dinas Perikanan M Bachruni Aryawan menebar benih ikan lele ke kolam di Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Fish Boster Centre Desa Karanganyar, Kecamatan Sedati, Senin (24/10/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah ancaman resesi dunia, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengajak masyarakat Sidoarjo membangun ketahanan pangan. Salah satunya, dengan melakukan kegiatan budidaya ikan lele.

Harapannya, ketersediaan pangan yang cukup dalam rumah tangga akan selalu terpenuhi.

Baca juga: Abadikan Semangat Kartini, KGPS Luncurkan Buku Antologi Puisi ke 15 Bertema Perempuan Pencerah Hati

Ajakan itu disampaikan Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor saat menebar benih ribuan ikan lele di Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Fish Boster Centre di Desa Karanganyar, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Senin (24/10/2022).

Baca juga: Para Mantan Narapidana Korupsi Kembali Lolos Cakades di Sidoarjo, PMD Ngaku Syarat Sudah Terpenuhi Semua

Gus Muhdlor mengatakan resesi dunia semakin mendekat. Ditambah laju perekonomian yang tidak menentu. Bahkan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memberikan dampak yang cukup luar biasa beratnya hingga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Karena itu, pihaknya meminta budidaya lele dapat menjadi alternatif pemenuhan ketersediaan pangan dalam rumah tangga.

"Dinas Perikanan dan Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Sidoarjo mempertahankan lahan perikanan produktifnya di Sidoarjo. Tujuannya agar Sidoarjo mampu mewujudkan swasembada pangan itu," ujar Gus Muhdlor.

Baca juga: Dikunjungi Bupati Karangasem, Bupati Subandi Bongkar Strategi Dongkrak PAD Sidoarjo yang Jadi Rujukan Daerah Lain

Sementara dalam kesempatan ini Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dan Kepala Dinas Perikanan, Pemkab Sidoarjo Ir M Bachruni Aryawan menebarkan benih ikan lele ke dalam kolam yang sudah menggunakan metode budidaya modern itu. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru