Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus mendukung kegiatan seni Al Banjari yang dilakukan masyarakat Sidoarjo. Kesenian Islam yang juga dikenal dengan hadrah itu, saat ini perkembangannya sangat pesat. Bahkan, Al banjari dapat menjadi sarana menggemakan lantunan shalawat kepada junjungan nabi besar Muhammad SAW.
Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor ini akan berupaya hadir jika diundang dalam kegiatan Al Banjari. Seperti kehadirannya pada Festival Al Banjari se Jatim yang dilaksanakan di Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (09/10/2022) malam. Kegiatan ini juga dibarengi pengajian umum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Karena itu, Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengapresiasi pelaksanaan lomba Al Banjari ini. Menurutnya Festival Al Banjari juga sebagai upaya melestarikan budaya leluhur. Selain sebagai ikhtiar mengajak masyarakat dan generasi milenial untuk menggemakan shalawat.
"Saya melihat Al Banjari diikuti anggota masyarakat yang masih muda-muda. Kader-kader muda yang akan menggantikan kita di masa depan. Mereka yang melestarikan warisan budaya leluhur kita selanjutnya," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Minggu (09/10/2022) malam.
Gus Muhdlor menjelasksn Al Banjari menjadi salah satu cara mengajak orang untuk tetap bershalawat. Bahkan bacaan-bacaan shalawat yang diiringi alat musik terbang menjadi identitas dari Al Banjari. Gus Muhdlor berharap kearifan lokal seperti ini sudah sepatutnya dapat dilestarikan.
"Kegiatan ini dapat dikaji lebih dalam untuk menelusuri nilai-nilai sejarahnya. Ini merupakan representasi dari generasi muda islami, calon penerus masa depan dan kader-kader muda yang akan menggantikan kita di masa depan. Mereka yang melestarikan warisan budaya leluhur kita selanjutnya," tegasnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara Gus Muhdlor berharap para peserta yang menjadi juara maupun yang belum untuk terus mampu menjadi pemersatu di dalam kehidupan masyarakat. Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini merasa bangga jika itu dapat dilakukan orang yang mencintai dan melestarikan budaya Al Banjari.
"Saya bangga dengan semua finalis lomba. Tetap semangat, tidak perlu berkecil hati bagi yang belum meraih juara. Insyaallah akan jadi juara di kesempatan selanjutnya," pungkas Gus Muhdlor yang juga alumni SMAN 4 Sidoarjo ini seraya menitipkan spirit dan semangat kepada seluruh peserta Festival Al Banjari. Hel/Waw
Editor : Redaksi