Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Al Muslim memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Sekolah Sang pemimpin ini memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW saat banyak generasi kehilangan identitas dalam menentukan keteladanan. Karena itu, pada bulan Rabiul Awal 1444 Hijriyah ini sebagai momentum bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, SMA Al Muslim menggelar pembinaan akhlak generasi khalifah fil ardl yang rahmatan lil álamin dengan tema menarik.
Acara ini diikuti seluruh siswa dan siswi SMA Al Muslim beserta para ustadz dan ustadzah akademika SMA yang berdomisili di JL Raya Wadungasri Nomor 39F, Kecamatan Waru, Sidoarjo ini. Acara ini menghadirkan KH Dr Ilhamullah Sumarkhan yang tak lain adalah dosen Fakultas Syariah dan Hukum UINSA Surabaya.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Sebelum memasuki acara setelah anak-anak melaksanakan shalat Duha, pra acara dengan membaca Al Matsurat dipimpin Ustadz Agus Salim dan pembacaan QS Al Kahfi dipimpin Aldiez Rizkia Centrinova siswa kelas XII MIPA 2. Para siswa dengan tertib mengikuti pra acara ini dengan hikmat. Tepat pukul 08.30 WIB, acara inti dibuka MC sekaligus moderator Keisha Zaynabia Karindra siswi kelas X Al Alim dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Quran. Qori dan saritilawah M Balya Firjaun Barlsman siswa kelas XII IPS 1 dan Raihana Mumtaz Syafudin siswi kelas XII MIPA 1 yang melantunkan QS Al Ahzab (33): 21-24 dengan tartil lagu hijaz.
Bacaan ini terdengar menggema memenuhi aula lantai empat sekolah peduli lingkungan itu. Para siswa menyimak dengan seksama dan meresapi kandungan ayat tentang rasulullah sebagai uswatun hasanah dan teladan kehidupan orang beriman yang mengharap bertemu Allah di hari akhir. Bahkan selalu banyak berdzikir kepada Allah agar menjadi orang-orang yang shidiq, benar keimanan dan keislamannya.
"Kegiatan ini sangat penting bagi peserta didik. Karena acara ini untuk meningkatkan keimanan dalam membentuk kesadaran beribadah kepada Allah," ujar Kepala SMA Al Muslim, Ustadzah Dr Mahmudah kepada republikjatim.com, Sabtu (08/10/2022).
Doktor Manajemen Pendidikan ini menilai keteladanan rasulullah SAW itu sangat dibutuhkan. Karena itu, pihaknya meminta semua peserta kegiatan menyimak seksama paparan KH Dr Ilhamullah Sumarkhan itu.
"Harapan kami usai mengikuti acara ini anak-anak peserta didik bisa memetik motivasi spiritual yang akan disampaikan. Apalagi materi disampaikan sang kiai dengan cukup komunikatif saat pemaparan materi soal generasi hebat itu," pintahnya.
Saat menyampaikan materi kiai yang juga dosen Fakultas Syariah dan Hukum UINSA Surabaya ini mengawali dengan doa dan berharap acara bermanfaat. Beberapa hal yang disampaikan diantaranya generasi hebat adalah meneladani rasulullah SAW dan menyadari sepenuhnya jika yang Maha Hebat adalah Allah Al Adhiim. Menurutnya, manusia hebat itu Rasulullah sebab sebelum dilahirkan sudah disebut-sebut oleh nabi sebelumnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Nabi Isa yang diutus untuk membenarkan kitab sebelumnya (Taurat dan Zabur) dan mengabarkan kedatangan seorang nabi setelahnya yang bernama Ahmad, yaitu Nabi Muhammad SAW," tegasnya.
Selain itu, Ilhamullah Sumarkhan memaparkan soal nikmat besar adalah iman kepada Allah. Tentu dalam mengenal nikmat iman ada peran besar Nabi Muhammad SAW. Sehingga semua patut mengenalkan pribadi beliau melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Serta terkahir Dr Sumarkhan memberi tips menjadi manusia hebat dengan cukup komunikatif.
"Yakni TELKOMSEL, terus lakukan komunikasi selalu dengan jaringan 24434 (shalat Subuh, Dluhur, Ashar, Maghrib dan Isya) serta jangan lupa gemar bershalawat. EXSIS yakni ektra istiqomah dalam beribadah dan aktivitas kebaikan. INDOSAT yakni intensif doa selalu bertawakkal dan indahnya doa saat tahajud. Harapannya kita mendapat Smart Frend, semangat meraih prestasi keren," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi