Konfercab Alumni GMNI, Gus Muhdlor Dorong Politik Partisipatoris Ikut Kawal Kebijakan dan Pembangunan di Sidoarjo

republikjatim.com
DORONG - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mendorong GMNI dan para alumninya ikut terlibat dalam pembangunan Sidoarjo di Luminor Sidoarjo, Sabtu (26/09/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peran dan kontribusi ide maupun gagasan dari para aktivis dalam mengawal pembangunan menjadi harapan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali. Karena itu, Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini terus mendorong penerapan politic partisipstories (partisipasi politik) dalam mengawal kebijakan Pemkab Sidoarjo. Terutama soal kebijakan pembangunan.

"Karena kami ingin kebijakan serta pembangunan berjalan lebih progresif lagi dan tepat sasaran. Para ktivis GMNI dan para alumni menjadi bagian dari itu. Kami ingin para aktivis muda ikut andil dalam mengawal kebijakan pembangunan di Sidoarjo," ujarnya Gus Muhdlor saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sidoarjo di Hotel Luminor Sidoarjo, Sabtu (24/09/2022).

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Sebagai wadah gerakan para mahasiswa, keberadaan GMNI ini dapat memberikan feedback yang baik bagi keberlangsungan pembangunan di Sidoarjo.

"GMNI menjadi salah satu Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek) yang selama ini memberikan kontribusi besar bagi pembangunan bangsa Indonesia dan Sidoarjo," imbuh Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Gus Muhdlor juga menilai keberadaan Ormek seperti ini dapat menjadi satu kekuatan dalam pembangunan. Karena keberadaannya penting dalam proses pembangunan di Sidoarjo. Termasuk, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Gus Muhdlor menekankan sebagai bupati, dirinya bukan milik individu maupun organisasi tertentu saja.

"Tapi, saya ini bupati bagi seluruh masyarakat maupun organisasi yang ada di Sidoarjo. Saya sering menyampaikan yang namanya bupati bukan bupati satu agama dan bukan bupati organisasi tertentu. Tapi bupati bagi seluruh masyarakat Sidoarjo dan seluruh Ormas maupun Ormek. Semua akan dirangkul untuk dapat menjadi satu kekuatan utuh bagi pembangunan di Sidoarjo," tegas alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Namun saat ini, Gus Muhdlor melihat regenerasi Ormek mengalami penyusutan. Padahal, di tengah arus digitalisasi seperti ini keberadaannya sangat dibutuhkan. Gus Muhdlor meminta ada inovasi yang dilahirkan para pemuda Sidoarjo.

"Melalui inovasi, GMNI akan terus beregenerasi melahirkan karya-karya bagi pembangunan. Ini sangat relevan di masa gempuran Drama Korea (Drakor) dan sebagainya," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru