Pemkab Sidoarjo Sinergi dengan USAID Bangun Sistem Tata Kelola Pelayanan Publik yang Efektif, Efisien dan Kuat

republikjatim.com
LOKAKARYA - Lokakarya Peningkatan Pelayanan Publik 2 hari mulai tanggal 13-14 September 2022 diikuti 105 peserta ASN perwakilan OPD, kecamatan, kelurahan, puskesmas, RSUD Sidoarjo dan Sidoarjo Barat di Hotel Swiss Bell Inn, Malang, Selasa (13/09/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo terus berbenah dalam menata dan meningkatkan pelayanan publik. Hal ini karena Pemkab Sidoarjo berkomitmen menjaga dan meningkatkan pelayanan publik yang prima.

Seperti dengan menggelar Lokakarya Peningkatan Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo di Hotel Swiss Bell Inn, Malang, Selasa (13/09/2022) sore. Lokakarya digelar selama dua hari mulai tanggal 13-14 September 2022 ini diikuti 105 peserta ASN perwakilan OPD, kecamatan, kelurahan, puskesmas serta RSUD Sidoarjo dan RSUD Sidoarjo Barat.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Kegiatan yang diinisiasi Pemkab Sidoarjo lewat Bagian Organisasi ini mengajak sinergi organisasi internasional Amerika USAID lewat programnya, USAID Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif, Efisien dan Kuat atau yang disingkat ERAT.

Lokakarya peningkatan kinerja pelayanan publik melalui peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat itu dibuka Asisten III (Administrasi Umum) Setdakab Sidoarjo, Ahmad Zaini.

Ahmad Zaini mengatakan pelayanan publik di Pemkab Sidoarjo secara umum baik dan sudah diakui pemerintah pusat. Namun, pihaknya minta itu tidak menjadikan ASN berpuas diri. Pelayanan publik yang prima harus selalu dihadirkan kepada masyarakat.

"Pelayanan publik di Sidoarjo sudah bagus dan sudah prima. Tapi kita harus terus berinovasi dan tidak boleh berpuas diri dengan capaian ini," ujar mantan Sekda Sidoarjo, Ahmad Zaini kepada republikjatim.com, Selasa (13/09/2022) sore.

Zaini berharap sejumlah inovasi pelayanan publik ditelurkan para ASN dengan produktif. Yakni dengan terus mengembangkan inovasi, pihaknya meyakini standart pelayanan publik di Sidoarjo semakin meningkat. Standar pelayanan publik prima yang diminta Kemenpan RB serta pelayanan publik menuju zona hijau seperti yang diharapkan Ombudsman untuk bisa hadir di tengah-tengah masyarakat.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Cari inovasi lain agar pelayanan publik kita semakin meningkat. Harus ada lompatan dari kabupaten lain. Yakni gali pengalaman dari kabupaten lain dan harus selalu ada penyesuaian terhadap pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat," imbuhnya.

Sementara Koordinator Provinsi USAID ERAT, Dina Limanto menegaskan program kerja sama USAID ERAT sebagai upaya untuk membenahi dan memantapkan tata kelola pemerintah daerah. Lewat kerjasama seperti ini, diharapkan pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat.

"Untuk itu, kami meminta dukungan semua pihak agar pelayanan publik meningkat. Mari bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan publik yang ada di unit kerja kita masing-masing," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Dina berharap melalui lokakarya seperti ini akan memperkuat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi diantara semua tingkatan pemerintahan. Selain itu, akan diperoleh informasi untuk merencanakan pelayanan publik yang efektif.

"Kegiatan ini bisa menjadi pencerahan dan perbaikan terhadap peningkatan pemenuhan standar pelayanan publik. Selain itu, meningkatan penilaian kepatuhan terhadap pemenuhan standar pelayanan publik," tandasnya.

Dalam lokakarya ini menghadirkan anggota DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori (Fraksi PKB) dan Deny Haryanto (Fraksi PKS) serta Kepala Biro Organisasi Setdaprov Jatim Dr Ramliyanto sebagai narasumber. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru