Sidoarjo (republikjatim.com) - Kolaborasi antara pemerintah dan pers (media) dalam membangun Kabupaten Sidoarjo bisa berjalan dengan baik, ketika bisa menyamakan gerak langkah bersama melibatkan hati nurani. Selama ini, branding khusus Sidoarjo, agar saat wisatawan datang dan melihat ciri khas Sidoarjo belum ditemukan.
Ungkapan tegas itu, disampaikan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali saat memberikan sambutan Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Sidoarjo Periode 2022 - 2025 di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (24/08/2022).
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
"Momentum pelantikan PWI ini bisa dimanfaatkan untuk menjalin hubungan kolaborasi bersama antara pemerintah, DPRD beserta pers Sidoarjo tanpa mengesampingkan kritik. Kritik ini adalah kritik konstruktif untuk membangun Kabupaten Sidoarjo yang kita cintai bersama," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini kepada republikjatim.com, Rabu (24/08/2022).
Putra KH Agoes Ali Masyhuri itu juga berpesan, tugas sebagai pengurus adalah amanah. Baginya, diberi amanah itu pasti berat tanggung jawabnya. Apalagi, ada dua sisi yang harus dipertanggungjawabkan, khususnya ketua yang baru.
"Pertama harus memastikan anggota PWI bisa professional dalam mengemban tanggung jawab dan kedua memastikan setiap yang dideliver (beritakan) oleh anggotanya ada hal bagus. Artinya sesuai dengan fakta dan memang konstruktif untuk membangun Sidoarjo," tegas alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Ketua PWI Sidoarjo, Mustain usai dilantik menjelaskan wartawan yang tergabung di PWI Sidoarjo ada 34 orang. Selain itu, ada 3 calon anggota. Semua anggota PWI adalah wartawan professional yang sudah mengantongi Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
"Untuk menjadi anggota PWI kita harus ujian dulu sertifikasi sehingga ada nanti kategori wartawan UKW muda, madya dan utama," jelasnya.
Mustain menilai PWI Sidoarjo menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kabupaten Sidoarjo.
"Kami akan terus berupaya dan bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta stakeholder lain. Kolaborasi ini menjadi kontribusi dalam pembangunan melalui sumbangsih ide dan gagasan agar Sidoarjo dapat menjadi sebuah kabupaten yang lebih baik," paparnya.
Selain itu, Mustain juga mengutarakan wartawan juga akan memberikan kritik membangun manakala ada proses-proses pembangunan yang belum selesai dan belum sesuai dengan harapan.
"Kami mengkritik lewat tulisan itu memang semata-mata untuk kecintaan kami kepada Kabupaten Sidoarjo. Agar pembangunan sesuai harapan warga Sidoarjo," urainya.
Untuk pelantikan 20 Pengurus PWI Periode 2022-2025 dilantik langsung Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim. Turut menyaksikan Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Pimpinan Forkopimda dan kepala OPD Sidoarjo serta Pengurus PWI lainnya. Diantaranya Wakil Ketua Bidang Organisasi, Mahmud Suhermono dan Bendara Umum, Andy Setyawan.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Sampai hari ini, kami (pengurus) propinsi belum melihat kritik konstruksi dalam sebuah karya tulis yang dilakukan teman-teman anggota dari Sidoarjo. Padahal, kritik konstruktif terutama soal potensi Sidoarjo sangat besar dibandingkan Surabaya dan Gresik sebagai Kota dan Kabupaten tetangga. Tapi, tulisan itu harus dikemas semenarik mungkin dengan gaya menulis panjang (berseri)," tandas Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim.
Pelantikan kali ini juga dilengkapi santunan bagi 50 anak yatim piatu. Mereka berasal dari 5 panti asuhan yang ada di Sidoarjo. Puluhan anak yatim piatu ini mendapatkan paket sembako dan uang tunai. Hel/Waw
Editor : Redaksi