Perbaiki Pola Komunikasi, Gus Muhdlor Ajak Penguatan SDM Pengusaha dan Serikat Buruh di Sidoarjo

republikjatim.com
BIMTEK - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali membuka acara Bimtek Pemberdayaan SDM bagi pengusaha dan pengurus Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (SP dan SB) di Kantor Disnaker, Pemkab Sidoarjo, Selasa (23/08/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pengusaha dan pengurus Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (SP dan SB) di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Sidoarjo, Selasa (23/08/2022). Kegiatan yang digelar Disnaker Pemkab Sidoarjo ini bertujuan memberdayakan SDM bagi pengusaha dan pengurus pekerja di tingkat perusahaan yang ada di Sidoarjo.

Acara dihadiri Kepala Disnaker Pemkab Sidoarjo, Fenny Apridawati serta anggota DPRD Sidoarjo dan perwakilan 30 perusahaan pengurus SP dan SB.

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, era industrialisasi mengakibatkan persaingan semakin ketat bagi serikat pekerja dan serikat buruh.

"Saya minta agar para peserta dapat mengikuti dengan baik kegiatan kali ini," ujar Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.

Bupati yang juga alumni SMAN 4 Sidoarjo ini menilai kegiatan ini penting untuk meningkatkan kemampuan dari SDM. Bahkan bisa menciptakan ekosistem ekonomi yang sustainable. Apalagi, pemerintah, pengusaha dan SP/SB menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Kalau terjadi sesuatu pada satu elemen dalam ruang lingkup itu, maka akan berpengaruh pada elemen-elemen lainnya. Artinya kalau terjadi sesuatu maka dapat diselesaikan dengan cara yang tidak melanggar norma dan peraturan. Yakni secara musyawarah dan diskusi," pintahnya.

Gus Muhdlor juga menggarisbawahi SP/SB agar tidak gampang terprovokasi oknum diluar 3 elemen itu. Agar bisa saling menjaga.

"Kuncinya adalah harmonisasi pabrik harus menjadi itikad bersama. Komunikasi adalah kunci dalam menyelesaikan masalah," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sementara Gus Muhdlor berharap dengan adanya kegiatan ini tidak hanya menambah kuantitasnya saja. Tetapi juga kualitas manajemen diupgrade.

"Termasuk memperbaiki sistem dan pola komunikasi," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru