Sidoarjo (republikjatim.com) - Meski memiliki kekurangan fisik anggota tubuh yakni kedua tangan dan kaki sejak kecil mengalami kelainan, tidak menghalangi Purwasih untuk istiqomah membaca Al-Qur'an setiap hari. Hal itu terlihat jelas dari pancaran wajah warga Dusun Jatisari, Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo ini.
Apalagi ketika Purwasih, tidak mampu membendung air matanya. Titik-titik bening mengambang di sudut mata dan sebagian mulai jatuh di pipinya yang berkerut.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Wanita 54 tahun berhijab ini bukan sedang bersedih. Tetapi dia merasa bahagia, terbaru dan merasa tidak percaya bercampur di dalam hatinya.
"Saya tidak menyangka mendapatkan uang bantuan sebanyak ini," ujar Purwasih sambil menggenggam amplop berlogo Baznas yang berisi uang tunai Rp 1,5 juta ini kepada republikjatim.com, Senin (15/08/2022).
Dia pun tidak banyak berharap selain hanya doa. Kejutan itu datang saat petugas Baznas Sidoarjo didampingi Pemdes Watesari mendatangi rumah yang berukuran 4 x 5 meter itu. Sebelum rombangan masuk ke rumahnya disambut salah satu kakak perempuannya yang berjualan toko kelontong di depan rumahnya. Saat itu, Purwasih sedang duduk dan langsung menyambut salam petugas Baznas.
"Mana Gus Muhdlor (Ahmad Muhdlor Ali) Bupati Sidoarjo? Karena saya idolanya Gus Ali (Abah Gus Muhdlor). Saya sering dengar ceramahnya (KH Agoes Ali Masyhuri) di Youtube," akunya.
Salah seorang petugas Baznas menyahuti pertanyaan Purwasih.
"Kami datang kesini sebagai suruhan Gus Muhdlor. Beliau hanya titip salam kepada anda (panjenengan)," timpal petugas Baznas Sidoarjo ini.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Selama ini, tidak pernah terpikir Purwasih jika dia mendapat bantuan uang bantuan Rp 1,5 juta itu. Doanya selama ini tembus ke langit barokah istiqomah membaca Al Qur'an.
"Alhamdulilah, mugi rezeki meniko saget barokah (Semoga rejeki ini membawakan barokah)," pungkas Purwasih sembari mengusap air mata. Zak/Waw
Editor : Redaksi